7 Surah Yang Panjang Di Dalam Al Quran

Al-Quran diturunkan 114 surah, terdiri dari surah Makiyah dan Madaniyah. Disebut surah Makiyah karena surah tersebut turun di Mekkah, sedangkan disebut dengan surah Madaniyah karena surah tersebut diturunkan di Madinah. Dan pula secara umumnya surah-surah yang pendek diturnkan di Mekkah, sedangkan surah yang panjang-panjang diturunkan di Madinah. Namun ada juga yang panjang diturunkan di Mekkah, seperti Surat Al An'aam (binatang ternak: unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyah, karena hampir seluruh ayat-ayat-Nya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah. Dinamakan Al An'aam karena di dalamnya disebut kata An'aam dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka. Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Dari 114 surah yang ada di dalam Al-Quran terdapat 7 surah yang panjang. Surah apa sajakah itu? Ari kita lihat sama-sama, surah itu adalah sebagai berikut; Al-Baqarah, Ali Imran, Al-Maaidah, An-Nissa', Al 'Araaf, Al An'aam dan Al-Anfaal atau At-Taubah. Ada sebagian ahli tafsir mengatakan tujuh ayat yang berulang-ulang dibaca selain dari surah Al-Fatihah adalah surah-surah di atas. Semua keterangan itu terdapat di dalam tafsir Al-Quran surah Al-Hijr ayat 87, yang artinya “Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang[814] dan Al Quran yang agung” (QS. Al Hijr: 87).

Keterangan: [814]. Yang dimaksud tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang ialah surat Al-Faatihah yang terdiri dari tujuh ayat. Sebagian Ahli tafsir mengatakan tujuh surat-surat yang panjang yaitu Al-Baqarah, Ali Imran, Al-Maaidah, An-Nissa', Al 'Araaf, Al An'aam dan Al-Anfaal atau At-Taubah.

Dari ketujuh ayat tersebut surah Al-Baqarah (sapi betina) turunnya di Madinah (surah Madaniyah), surah Ali Imran (keluarga Imran) turunnya di Madinah (Madaniyah), surah Al-Maaidah (hidangan) diturunkan di Madinah (Madaniyah), surah An-Nisaa’ (perempuan) diturunkan di Madinah disebut surah Madaniyah, kemudian surah Al-‘Araaf (tempat yang tinggi) diturunkan di Mekkah (Makiyah), kemudian surah Al-An’aam (binatang ternak) diturunkan di Mekkah (Makiyah), surah Al-Anfaal (harta rampasan perang) diturunkan di Madinah (Madaniyah), dan yang terakhir adalah surah At-Taubah yang artinya pengampunan, diturunkan di Madinah.

Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah. Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dalam surat ini. Dinamakan juga dengan Baraah yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin. Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat dari surat ini. Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah. Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad s.a.w. kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H. Pengumuman ini disampaikan oleh Saidina 'Ali r.a. pada musim haji tahun itu juga.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours