7 Nama Jin Yang Mendarah Daging Pada Manusia

Di alam ini Allah Subhanahu wata’ala telah menciptakan makhluk-makluknya untuk menjadi khalifah di dunia ini yaitu “manusia”. Allah Swt., menciptakan makhluknya yaitu malaikat, setan (jin), manusia, hewan dan tumbuhan. Semua itu tiada lain untuk merawat dunia ini. Sebelum mengenal Tuhan (Allah) manusia menyebah selain-Nya. Misalnya pohon, batu, bintang, matahari, kuburan, dan lain sebagainya. Setelah Islam datang yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, maka berkuranglah penyembahan kepada yang bukan Allah. Akan tetapi kebiasaan-kebiasaan tersebut masih ada yang mempercayainya, meskipun ia sudah beragama Islam khususnya. Dalam agama lain juga masih meyakini hal tersebut.

Indonesia, sebelum Islam masuk, masyarakatnya menganut ajaran hindu atau kristiani. Setelah agama Islam masuk, oleh para wali ajaran-ajaran hindu tersebut mulai berkurang. Akan tetapi masih ada juga yang mempercayainya. Mereka masih mendewakan “Jin” atau mempercayai atau minta pertolongan kepada Jin tersebut. Ada beberapa jin yang masih atau selalu digunakan oleh manusia selain jin-jin yang lain. Sedangkan pula nama jin-jin itu pada setiap daerahnya berbeda-beda. Di bawah ini penulis ambil nama 7 Jin dalam bahasa Kalimantan Barat khususnya “Sambas”. Diantaranya ialah :

1.      Jin Liu. Jin Liu ini biasanya digunakan untuk mengetahui demam “tungkal”. Jin Liu ini tempatnya di tempat bakaran (tempat di mana orang membakar sampah dan sejenisnya), menurut kepercayaan orang sambas, tidak boleh bakar sampah sembarangan, nanti dapat penyakit “tungkal” atau demam panas yang sangat panas. Jadi mantranya menggunakan nama Jin Liu ini.
2.      Jin Panglima Hitam. Jin Panglima Hitam adalah Jin penunggu alam ini. Di mana pun kita berada, kita harus permisi kepada Jin Panglima Hitam ini yang dikenal dengan nama “Datok Panglima Hitam”. Jika kita ke suatu tempat yang belum pernah kita datangi maka kita harus permisi kepada “Datok Panglima Hitam” tersebut agar tidak diganggu oleh jin-jin yang lainnya (anak buahnya).
3.      Jin Panglima Buasem. Jin Panglima Buasem ini juga menguasai tanah, jika kita ingin memulakan akan membakar lahan atau sampah kita juga harus permisi. Jika kita menawari orang yang sakit, kita juga membaca mantra dengan memanggil namanya.
4.      Jin Si Merah Mata. Selanjutnya Jin Si Merah Mata, jin ini biasanya menunggu hutan sagu. Ia mengngagu orang-orang yang suka masuk ke dalam hutan tanpa permisi kepadanya. Nanti biasanya orang itu akan tersesat atau tidak bisa pulang. Maka ketika masuk hutan biasanya orang akan salam terlebih dahulu.
5.      Jin Kuntilanak. Jin Kuntilanak ini suka makan anak kecil. Petuanya adalah ketika ada istri kita yang hamil besar dan akan melahirkan atau punya anak kecil, maka bentengilah rumah kita dengan sebuah labu (kundur) yang berwarna putih. Letakkan atau taruh di bawah rumah atau di bawah tempat tidur atau dipojok kamar. Agar tidak diganggu oleh Jin Kuntilanak anak bacakan mantranya.
6.      Jin Jimbalang. Jin Jimbalang Tanah ini, biasanya ia tinggal di dalam tanah. Jika tanah tersebut kita buat bangunan, maka orang yang ada di dalam rumah tersebut akan sakit, setelah itu “mati”. Makanya diobati dulu tanah tersebut dengan ritual-ritual tertentu. Untuk mengusir atau memindahkan jin tersebut ke tempat lain.
7.      Jin Tungkal. Jin Tungkal ini suka menyerang orang yang suka bakar sampah sembaranga. Akan tetapi juga bagi siapa yang lemah semangatnya akan terserang sakit panas atau lainnya. Jika tidak diobati secara kampung maka bisa berakibat fatal.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours