7 Nabi Palsu Yang Hebat

Sebagaimana yang kita ketahui selaku agama Islam umatnya Nabi Muhammad SAW bahwa jumlah nabi dan rasul yang kita yakini dalam ajaran Islam berjumlah 25 orang. Bagi seorang muslim yang wajib mengetahui bahwa 25 nabi dan Rasul itu termuat di dalam Al-Quran. Namun ada yang mengatakan (pendapat) bahwa jumlah Nabi tidak hanya 25 melainkan 124.000 Nabi, jumlah Rasul juga tidak hanya 25 tapi sebanyak 313 ada juga yang meriwayatkan 315.

Mungkin Kita sering mendengar atau mendapatkan beberapa kisah (cerita) selain 25 Nabi dan Rasul itu, seperti Nabi adanya nabi SYITS AS putra Nabi Adam AS, Nabi KHIDIR AS seorang guru Nabi Musa AS, Nabi SAMUEL AS yang mengkhabarkan kedatangan pemimpin Bani Israel yaitu Thalut untuk melawan Jalut, Nabi UZAIR AS yang dimatikan selama 100 tahun kemudian dihidupkan lagi oleh ALLAH SWT, dan cerita atau kisah Nabi-Nabi yang lain.

Mengenai judul di atas, 7 Nabi Palsu yang Hebat, mari lihat: Di dalam Al-Quran Allah SWT berfirman, yaitu Surah Al-Ahzab ayat 40 yang berbunyi “makana muhammadun a-ba ahadin minrizalikum walkin Rosulallahi wa khosamal nayana wakanallahu bikulli syai-in ‘aliman” yang artinya “ Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu[1223]., tetapi Dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (QS. Al-Ahzab: 40). Dan pula dalam hadits sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, yang artinya “Akan muncul dari tengah umatku pendusta semuanya mengaku nabi, padahal aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku. Dan akan senantiasa ada sekelompok dalam umatku yang berada di atas kebenaran” (HR. Abu Daud dan Ahmad). Dari Ali Karim, keberadaan nabi palsu ini memang sudah diramalkan oleh Rasulullah SAW sebelum Beliau meninggal.

Namun setelah beliau wafat, manusia sesudahnya seolah-olah mereka lebih hebat dari Rasulullah, bahkan lebih dari tujuh orang yang mengaku nabi setelah Rasulullah (Muhammad SAW). Diantaranya ialah:
1. Abhalah bin Ka'ab bin Ghauts Al Kadzdzab alias Al Aswadi Al Ansi.
Pada masa Rasulullah SAW. Berasal dari Yaman dan dia berhasil dibunuh oleh istrinya sendiri yang bekerjasama dengan kaum muslimin.
2. Thulaihah bin Khuwailid bin Naufal.
Pada zaman Rasulullah SAW. Berasal dari Bani Asad. Dia bersama istrinya kabur ke Syam, hingga dia akhirnya kembali ke pangkuan Islam.
3. Musailamah bin Tsumamah bin Habib Al Kadzdzab.
Berasal dari Yamamah. Dia mati sesudah dilempar tombak oleh Musilamah bin Harb pada kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq.
4. Sajah binti Al Harits bin Suwaid.
Pada Masa Khalifah Muawiyah bin Abi Sufyan. Seorang perempuan yang berasal dari Bani Tamim. Dia diusir oleh sang khalifah.
5. Al Mukhtar bin Abi Ubaid.
Berasal dari Thaif, penganut Syiah yang mengaku nabi. Dia adalah saudara ipar Abdullah bin Umar bin Khattab. Mati dibunuh oleh Mush'ab bin Az-Zubair.
6. Mirza Ali Mohammad.
Pada abad 19. Pendiri agama Babisme. Dihukum mati oleh pemerintah Iran pada 1843.
7. Mirza Husein Ali.
Pendiri agama Bahaisme, penganut syiah. Mati pada tahun 1892. Dilanjutkan oleh anknya yang bernama Abbas Efendy yang bermarkas di Chicago, USA.
8. Mirza Ghulam Ahmad.
Berasal dari India. Mati terkena penyakit kolera. Pendiri agama Ahmadiyah, tapi kitabnya bukan Al Qur'an melainkan Tadzkirah.
9. Rashad Khalifa.
Dari Mesir 1835-1908. Mati dicincang oleh pengikutnya sendiri dengan pisau dapur.
10. Asy Syaikhah Manal Wahid Manna.
Seorang wanita mengaku nabi. Dipenjari oleh pemerintahan Mesir.
11. Tsurayya Manqus.
Seorang wanita dari Yaman. Mati dibunuh oleh pengikutnya sendiri dan disalib.
12. Muhammad Abdur Razak Abul 'Ala.
Muhammad Abdur Razak Abul ‘Ala berasal dari Sudan.

Sedangkan nabi palsu di Indonesia adalah sebagai berikut:
1.      Lia Aminuddin alias Lia Eden. Lia Aminuddin mendeklarasikan dirinya sebagai nabi dan Rosul sekaligus Imam Mahdi. Dengan cirri khas berpakaian putih dan bermahkotakan rangkaian bunga.
2.      Dedi Mulyadi alias Eyang Ended. Nabi palsu Dedi Mulyana yang berasal dari Banten adalah nabi berperilaku bejat. Eyang Ended berasal dari Lampung, dan pada Juni 2005 silam ia dibekuk dan dipenjarakan.
3.      Ahmad Musaddeq alias Abdul Salam. Sosok Ahmad Musaddeq tenar di penjuru negeri dengan predikat nabi palsu pada tahun 2006. Nabi palsu ini berasal dari Bogor di gunung Bunder.
4.      Asriyanti Samuda. Nabi palsu yang perempuan ini berasal dari Kepulauan Sula, Maluku. Di usianya yang masih muda, Ashriyanti Samuda (30) sudah percaya diri mengatakan bahwa dirinya adalah n
5.      Sutarmin dari Gunung Lawu. Diketahui bernama Sutarmin adalah seorang guru agama yang meneruskan ajaran pendahulunya Rochmad, pada tahun 2013.
6.      Cecep Solihin. Cecep Solihin beserta tujuh orang pengikutnya oleh polisi di kediamannya di Jalan Cinta Asih RT 01/11, Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu 2 April 2014 malam menguak tabil ajaran aliran sesat ini. 
Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours