7 Macam Herbal Obat Malaria

Sekarang sudah mulai musim penghujan, sebulan atau dua bulan yang lalu musim panas atau kemarau. Semuanya kering kerontang, tumbuhan banyak yang mati. Sekarang hujan dating, tumbuhan segar kembali. Namun, kita harus hati-hati, karena nyamuk dapat bersarang dimana saja, yang penting ia aman. Jika ada air yang tergenang bekas hujan, maka akan menjadi sarang nyamuk. Jika kita mengetahui tempat yang menjadi sarang nyamuk, segera dibersihkan agar nyamuk-nyamuk naka tidak bersarang disekitar rumah kita. Nanti bias kita terserang demam berdarah. Jika musim penghujan ini, banyak pula pasien demam berdarah.

Lagi-lagi nyamuk menjadi latar belakang penyakit ini, selain DBD dan chikungunya, malaria pun ditularkan/diinfeksikan kepada manusia melalui gigitan nyamuk. Nyamuk ini akan terus menularkan virusnya ke orang-orang. Orang-orang yang dapat terinfeksi penyakit malaria itu adalah “Orang yang mempunyai imunitas rendah terhadap malaria, Anak-anak dan bayi, Pelancong yang datang dari wilayah tanpa malaria, dan Wanita hamil dan janinnya”. Nah, itulah beberapa orang yang dapat terinfeksi dari penyakit malaria tersebut. Mudah-mudahan kita tidak terjangkiti oleh demam malaria tersebut.

Sedangkan gejala orang yang terinfeksi dari demam malaria tersebut adalah sebagai berikut “Sakit kepala, Mual, Muntah, Diare, Menggigil, Demam tinggi, Berkeringat secara berlebihan seiring menurunnya suhu tubuh, dan Mengalami ketidaknyamanan dan kegelisahan (malaise)”. Jika sanak saudara kita atau kita sendiri yang mengalami kedelapan gejala tersebut, maka segera periksakan diri ke dokter, atau makan obat tradisional di bawah ini. Namun sebelumnya akan kami sebutkan gejala yang ditimbulkan oleh malaria pada anak-anak, yaitu “Pernapasan dangkal dan cepat, Batuk, dan Demam yang disertai kejang”. Nah, jika semuanya sudah mengalaminya atau mengetahuinya, maka gunakanlah obat tradisional di bawah ini:

1.      Daun kates atau bunga kates (pepaya). Ambil daun atau bunga dari pepaya sebanyak segenggam, kemudian direbus dengan 3 gelas air, di campur garam sedikit, rebus hingga menjadi dua atau satu gelas, kemudian di minum 3 x sehari. Atau jadikan lalap saja, biar tiap hari.    
2.      Sambiloto. Ambil daun sambiloto sebanyak segenggam, kemudian direbus dengan 3 gelas air, di campur garam sedikit, rebus hingga menjadi dua atau satu gelas, kemudian di minum 3 x sehari. Bisa juga di tambah madu untuk mengurangi rasa pahitnya.   
3.      Pasak bumi. Ambil pasak bumi, tarah hingga halus, atau menjadi potongan kecil, sebanyak segenggam, kemudian direbus dengan 3 gelas air, di campur garam sedikit, rebus hingga menjadi dua atau satu gelas, kemudian di minum 3 x sehari. Bisa juga di tambah madu untuk mengurangi rasa pahitnya.   
4.      Biji oyom (lappang bahasa daerah sambas).
5.      Rimpang temu lawak ¾ jari atau secukupnya cuci. Ambil Rimpang temu lawak ¾ atau secukupnya, kemudian direbus dengan 3 gelas air, di campur garam sedikit, rebus hingga menjadi dua atau satu gelas, kemudian di minum 3 x sehari. Bisa juga di tambah madu untuk mengurangi rasa pahitnya.   
6.      Daun pare (peria). (sama)
7.      Ekstrak teripang. Yang sudah menjadi obat yaitu jelly gamat. Selamat mencoba. Semga sembuh.   
Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours