Agustus 2014

Bacaan Mandi Wajib Bagi Mahasiswa Yang Laki Laki

Hidup semakin tua, usia semakin bertabah, ibarat pelepah kelapa yang paling bawah dan sudah kering. Usia tidak lagi muda, sebentar lagi habis kuliah akan kawin, karena pacar sudah minta lamar. Pacar sudah tidak sabar untuk merasakan rudal yang pertama untuk masuk ke dalam gua. Tapi, mungkin sudah lama masuknya. Anak-anak sekarang tidak terkecuali mahasiswa (maaf), karena jauh dari orang tua, (kuliah) mereka kos di tempat kuliah. Laki-laki dan perempuan kadang-kadang satu tempat kos. Banyak waktu yang mereka habiskan dengan pacar. Selalu berduan hingga pagi, hinggga siang dan hingga ke malam lagi.   

Ketika mereka di kos dan jauh dari orang tua, mereka dengan santainya membawa pacar mereka ke kosnya masing-masing. Dan maaf mereka melakukan “sek” kenikmatan dunia yang selama ini mereka inginkan. Makanya ada yang kecolongan 1 bulan, 4 bulan, 6 bulan, baru dinikahkan, dan bahkan hanya suka-suka (kumpul kebo), memakai alat kontra sepsi. Hanya suka dan nikmatnya saja dengan sang pacar, esok atau tiga bulan kemudian “putus”. Tapi tidak masalah jika putus, karena sudah saling merasa, “iya khan?”.

Selaku orang tua, tidak bisa untuk memantau anaknya setiap hari, yang bisa dilakukan oleh orang tua hanya dengan menanamkan kepercayaan, nilai-nilai agama kepada anak, ingat dosa, ingat nama baik keluarga, ingat nama diri, masa depan dan cita-cita. Jika semua itu sudah kita lakukan, tergantung anaknya lagi, mau ke mana ia mengarahkan dirinya. Mereka asik dengan kenikmatan dunia, hinga mereka lupa untuk membersihkan dirinya, dari najis yang dibuat setiap hari (maaf, tidak semuanya). Apa yang mereka lupa itu? Yang mereka lupa adalah “bacaan mandi wajib, baik laki-laki atau perempuan”. Meskipun mereka sudah mahasiswa, bacaan mandi wajib belum tentu seluruh mahasiswa tahu, karena latar belakang mereka berbeda.  

Jika mereka lupa dengan yang namanya mandi wajib, atau kasai langger, maka dari itu saya mengingatkannya, bacaan dari mandi wajib yang saya ketahui dan yang saya pelajari ini adalah sebagai berikut; “nawaitu rusla liraf-‘il hadasil akbarian jami-‘il badani likhurujil maniyyi minal janabati fardolillahi ta’ala. Artinya aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari seluruh tubuhku karena keluar mani dari jinabat fardu karena Allah Ta’ala”.     
       
Itulah bacaan dari mandi wajib buat mahasiswa, jika ada mahasiswa yang lebih tahu, silakan berikan komennya, karena penulis hanyaah manusia biasa, dan bukannya seorang dosen ataupun seorang guru, apalagi seorang ustaz. Penulis hanya orang biasa (manusia biasa) yang masih serba kekurangan. Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua, dan dengan saling berbagi semoga ilmu kita semakin bertambah, wawasan kita semakin jauh, kita semakin banyak sahabat.

Dan semoga apa-apa yang kita cita-citakan selama ini terkabul hendaknya. Hari ini harus lebih baik dari hari kemaren, hari esok harus lebih baik dari hari ini. Dan jangan lupa di amalkan bacaan tadi, setiap habis melakukan intim harus mandi wajib, agar sholat dan ibadah lainnya diterima oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Amin Ya Rabbal Alamain.






Bacaan Mandi Wajib Anak Smp Yang Perempuan

Istilah anak sekarang banyak menyebut yang namanya ABG. ABG dengan kata lain “anak baru gede” atau “anak yang baru tumbuh besar”. Anak yang baru gede diperkirakan pada usianya 12-13 tahun baru mengalami haid yang pertama di sebut minarche. Anak yang baru gede itu yang mengalami haid pertama (minarche), perlu bimbingan dari orang tuanya (khususnya ibu). Seorang ibu haruslah lebih dekat dengan anak perempuannya agar apa-apa hal dalam masalah kewanitaan seorang anak akan curhat kepada ibunya. Misalnya masalah haid, darah haid, cowok, atau masalah sek. Anak yang baru gede itu pastinya sudah mengenal sek dan akan mengenal sek.

Ketika anak perempuan haid yang pertama, orang tua perepuan harus mengajari anaknya bagaimana bacaan mandi wajib, bagaimana merawat vagina, bagaimana cara membersihkan vagina, apa yang harus dilakukan dengan vagina agar terhindar dari keputihan, dan menjelaskan kepada anak tersebut jangan melakukan sek sebelum nikah, dan jika terlanjur melakukan sek, gunakanlah alat kontrasepsi (kondom dan sejenisnya), agar tidak hamil atau tertular penyakit kelamin atau pula AIDS. Karena AIDS itu penyakit yang ditakuti yang membawa pada kematian. Siapa sih yang mau mati secepat itu, jika masih belum menikmati enaknya surga dunia.

Anak pada usis SMP hanya ingin serba tahu dan enaknya saja. Jika mereka sudah keenakkan maka mereka akan melakukan hal-hal diluar batas orang dewasa. Maka dari itu peranan orang tualah yang paling utama. Soalnya lingkungan kita saat ini sudah semakin rusak dan berbahaya bagi anak-anak kita. Saat ini peran orang tua menjadi sakit, jika dituruti kemauan anak, anak semakin jauh perjalanannya, anak semakin ngelunjak. Akan tetapi, jika tidak dituruti, maka anak akan ketinggalan zaman, kampungan, norak, dan lain sebagainya. Disekolah pelajaran agama Islam sangat minim, waktu yang diberikan hanya sedikit, dan pula tidak ada pelajaran yang menyangkut mandi wajib, yang ada hanya bersuci, wuduk dan tayamun. Sedangkan bacaan mandi wajib bagi anak perempuan tidak ada.

Bacaan yang dibaca untuk mandi wajib anak SMP yang perempuan adalah sebagai berikut;  “nawaitu rusla liraf-‘il hadasil akbarian jami-‘il badani likhurujil maniyyi minal janabati fardolillahi ta’ala. Artinya aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari seluruh tubuhku karena keluar mani dari jinabat fardu karena Allah Ta’ala”. Do’a ini atau bacaan ini dibaca sebelum mandi, ini adalah niatnya, setelah itu basahi tubuh keseluruhannya, jika ingin keramas juga bisa. Untuk adat atau tradisi dari suku Melayu Sambas yang penulis ketahui, jika mereka ingin mandi wajib baik laki-laki atau perempuan, mereka akan menggunakan kasai langgir. Kasai langgir ini terbuat dari beras, dicampur langgir, daun pandan yang diiris-iris, atau bunga kenanga, kemudian bahan-bahan itu dipipis hingga lumat, dan diberi kunyit sedikit agar kuning. Setelah sebati lalu dijemur hingga kering, setelah kering gunakan untuk mandi sebagai lulur keseluruh tubuh, khasiatnya juga bisa menghaluskan kulit anda, karena terbuat dari beras. Lagi pula tubuh anda akan menjadi wangi, sebagai menghilangkan bau badan.

Mulai sekarang sejak dinilah kita mendidik anak kita agar tau akan bacaan mandi wajib, baik anak laki-laki atau anak perempuan. Karena anak ini adalah amanah dari Allah Subhanahu Wata’ala. Anak kita harus kita bekali dengan ilmu, karena dengan ilmu itu ia akan mendapatkan harta dan kebahagiaan, jika kita bekali dengan harta, maka harta itu akan habis, tidak ada lagi yang akan tersisa.


Dunia semakin tua, sekarang ini manusia kembali ke zaman jahiliyah lagi. Mengapa? Karena banyak manusia yang telah melakukan hal-hal seumpama di zajam kebodohan, misalnya membunuh anak sendiri, menghilangkan nyawa seseorang dengan begitu mudahnya, setelah itu dimutilasi, seperti manusia canibal layaknya. Apakah manusia yang bertamadun seperti itu? Tentu tidak bukan?

Siapakah yang salah semua ini? Mari kita saling introspeksi diri, mari kita saling bahu membetulkan semua yang telah terjadi, dan jangan lagi perkeruh suasana yang telah kacau ini. Jika tiada lagi tempat untuk kita mengeluh, mengapa kita lupa akan satu hal...! Coba minta pertolongan kepada-Nya, Ia pasti akan menolong kita, akan tetapi mohon ampun dan minta maaf dulu kepada-Nya, dan niscaya Ia akan membantu kita.

Dengan kemajuan teknologi, untuk menyampaikan aspirasi kepada Allah, gunakanlah teknologi. Sms atau add lah Nabi Muhammad saw. agar dunia ini aman dan sentosa. Namun, mampukan atau bisakah Allah dan Nabi Muhammad saw. di sms? Tentu tidak bukan? Yang penulis maksudkan bukan dengan menggunakan handpone seperti punya SBY atau Sultan Hasanah Bolqiah atau Barrac Obama, akan tetapi dengan do’a, istirfar sebanyak-banyaknya,mohon ampun kepada Allah, bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. sebanyak-banyaknya agar Nabi Muhammad memberikan safaatnya kepada kita semua. Maka damailah dunia ini. Selagi kita diberi waktu oleh Allah, maka kembalilah kepangkal jalan, jangan hanya sms teman, sahabat, serta pacar, namun lupa ‘tuk sms Allah dan Nabi.


Nabi muhammad saw. adalah nabi yang terakhir dalam agama Islam. Nabi Muhammad adalah nabi penutup para nabi. Nabi Muhammad membawa umat manusia pada zaman kecerahan dan kebahagiaan. Nabi Muhammad telah melepaskan manusia dari zaman jahiliyah (zaman kebodohan). Namun sekarang ini, ternyata manusia lebih bodoh dari zaman jahiliyah, lebih kejam dari zaman jahiliyah, lebih parah dari zaman jahiliyah, lebih... lebih ... dan lebih.

Mengapa dikatakan lebih? Jika di zaman jahiliyah, anak perempuan yang lahir akan dibunuh, karena akan membawa aib atau tidak berguna bagi pihak keluarga. Sekarang, tanpa terkecuali, baik anak laki-laki atau anak perempuan dibunuh, dan bahkan sebelum lahir saja, anak tersebut sudah dibunuh, dan bahkan lebih kejam dari direbus dibuat sop dan lain sebagainya. Dulu arak dimandikan, diminum sembarangan, dan mabuk-mabukkan sepuasnya, dan sekarang ini, arak beragam-ragam namanya, mabuk-mabukan sudah tidak heran lagi, baik laki-laki atau perempuan, dan bahkan anak diusia remaja (bawah umur) sudah mabuk-mabukkan.

Dengan keadaan Indonesia dan seluruh manusia yang ada di dunia seperti itulah, aku ingin sms Nabi Muhammad, aku ingin mengatakan bahwa akhlak manusia sudah semakin rusak, akhlaq manusia semakin hancur, semakin bablas, manusia lebih rendah derajatnya dibanding hewan. Derajat manusia dapat lebih tinggi dari para malaikat, akan tetapi akan dapat pula menjadi paling rendah derajatnya dari pada hewan. Ya Rasulullah, tolonglah umat-umatmu, termasuk aku... ya Rasulullah saw., Ya Allah hamba-hamba-Mu semakin jauh dari-Mu Ya Allah. Bantulah kami Ya Rahman.... bantulah kami ya Rahim.....   

Insya Allah setelah aku sms Nabi Muhammad saw., kedudukan kita semakin tinggi, semua manusia akan berubah menjadi baik, dan semua hewan dan manusia tetap bersahabat.

Aku Ingin Sms Dan Telpon Allah tentang Indonesiaku

Dengan kemajuan teknologi saat ini, tidak ada yang mustahil lagi bagi manusia. Bahkan manusia pun kini telah menciptakan manusia dengan pengetahuannya. Untung saja, Allah tidak memberikan kekuasaan kepada manusia untuk menciptakan nyawa atau sprit. Namun, manusia tidak kekurangan akal, mereka menciptakan robot seumpama manusia. Robot tersebut dapat diperintah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh tuannya. Dan bahkan robot untuk melayani sek saja, sudah diciptakan oleh manusia.

Dengan kemajuan teknologi seperti itulah aku ingin sms dan telepon Allah swt untuk mengatakan keluhan atau kegalauan yang aku alami, dan bahkan ingin kukatakan tentang keadaan dunia dan Indonesiaku saat ini. Mau dibawa ke mana Indonesiaku? Namun, bagaimana caranya untuk aku bisa meng-sms atau meng­-cal Allah swt.?

Bagaimana dengan Indonesiaku saat ini? Indonesia saat ini sudah merdeka 68 tahun. Indonesia sudah merdeka dari penjajah. Soekarno mengatakan bahwa, “perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, sedangkan perjuangamu akan sulit, karena melawan bangsamu sendiri”. Indonesiaku kacau Ya Allah, bantu kami Ya Rabbi, bantu aku untuk menyelamatkan Indonesiaku dan agamaku serta kami semua.

Bagaimana kita menyikapi tentang judul di atas jika kita hubungkan dengan agama? Sms itu kita kaitkan dengan zikir dan istirfar serta bermohonlah setelahnya, sedangkan telepon Allah itu adalah sholat, yang lima kali sehari semalam kita lakukan. Karena setiap kita sholat, kita bermunajat (bermohon) kepada Allah swt. Dan semoga apa yang kita mohonkan dikabulkan oleh Allah swt. agar negara Indonesia ini aman dan sejahtera.

Bacaan Mandi Wajib Anak Smp Yang Laki

Remaja saat ini hanya suka hura-hura, atau poya-poya. Mereka hanya tahu suka saja, tidak memikirkan beras dan bbm yang mahal. Mereka hanya asik pacaran satu sama lain, pergi dari rumah dan bahkan lari dari rumah demi kepuasan diri. Sedangkan orang tua sibuk kerja cari uang buat anak-anaknya, demi masa depan anaknya. Ada yang gara-gara facebook minggat, ada yang gara-gara twitteran “minggat”, gara-gara sms-an “kabur”, gara-gara BBM-an “lari”, dan banyak lagi hal lainnya. Saat ini dengan sibuknya orang tua mencari uang untuk kebutuhan hidup dan untuk anak-anaknya, hingga bacaan mandi wajib saja tidak diajarkan ke anaknya. Begitu juga dengan guru agama Islam di sekolah, tidak sempat lagi untuk mengajarkan bacaan mandi wajib buat siswa-siswanya yang laki atau yang perempuan. Mengapa semua itu bisa terjadi? Karena tidak ada pelajarannya, guru terikat dengan kurikulum, apalagi dengan kurikulum sekarang (kurikulum 2013), pelajaran agama hanya sedikit waktunya. Entah apa maunya pemerintah tu.

Apalagi anak dibelikan motor, mereka semakin jauh perjalanannya. Hingga sholat ataupun ibadah lainnya tidak lagi dikerjakan apalagi bacaan mandi wajib. Mereka pikir mereka belum nikah, padahal mandi wajib itu sejak akil baliqh, berarti paling tidak udah sunat, harus hafal di dalam kepala. Disini peran orang tualah yang paling utama, akan tetapi orang tuanya juga tidak hafal, karena dulu saja pakai catatan mau nikahnya. Dan dibantu oleh Pak Lebai atau Pak Haji. Sedangkan pada saat anak usia 7 tahun harus sudah diajari untuk sholat, disuruh sholat, berarti pelajaran agama harus sejak dini kita berikan pada anak. Maka bacaan mandi wajibpun sudah kita ajarkan pada anak kita. Jadi bagaimana upaya yang harus kita lakukan selaku orang tua? Dan upaya apa yang harus dilakukan oleh guru agama Islam di sekolah untuk mengatasi masalah tersebut? Jika anak-anaknya atau murid-muridnya tidak tahu membaca do’a mandi wajib!

Upaya yang harus dilakukan oleh orang tua adalah, menyuruh anaknya belajar kepada orang lain yang lebih tahu, jika orang tua tidak tahu atau tidak ada waktu untuk mengajari anak-anaknya. Diprivatkan atau dileskan pada Pak Haji atau Pak Ustad, atau menyekolahkan anak-anaknya pada sekolah agama (MI, MTs, MA, dan sejenisnya, hingga kuliahnya). Sedangkan upaya dari guru agama Islam di sekolah adalah mengajarkan bacaan mandi wajib ke anak meskipun tidak termuat di dalam silabus atau kurikulum, mengajukan pertanyaan kepada anak (siswa) apakah ada yang sudah hafal bacaan mandi wajib tersebut, kemudian berikan catatan di papan tulis bacaan tersebut, 3 hari kemudian ditanya di depan kelas, atau anak-anak di leskan (privatkan) pada sore hari atau alam hari (terserah memilih waktu).

Lalu apa bacaan mandi wajib tersebut setelah saya bicara panjang lebar? Bacaannya adalah sebagai berikut; Do’a mandi wajib laki-laki, “nawaitu rusla liraf-‘il hadasil akbarian jami-‘il badani likhurujil maniyyi minal janabati fardolillahi ta’ala. Artinya aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari seluruh tubuhku karena keluar mani dari jinabat fardu karena Allah Ta’ala”.     
       
Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua,

Bacaan Mandi Wajib Anak Sma Yang Perempuan

Perempuan merupakan makhluk yang terindah, bahkan bang Haji Rhoma Irama mengatakan bahwa “setiap ke indahan, di dalam dunia, hanya istri saleha, istri yang shaleha”. Nah, seorang istri adalah seorang perempuan. Jadi perhiasan yang paling indah adalah “perempuan”. Dan perempuan pula sangat diistimewakan oleh Allah Swt, begitu juga Rasulullah SAW. Rasulullah SAW., mengatakan bahwa “ibumu, ibumu, ibumu” setelah itu baru “bapakmu”. Ibu merupakan “perempuan”. Dan nama perempuan juga diabadikan di dalam Al-Quran yaitu surah An-Nisaa’ (perempuan).

Perempuan apabila ia haid atau nifas diberi keringanan oleh Allah agar tidak melaksanakan puasa. Dibolehkan seorang wanita jika haid atau nifas meninggalkan (berbuka) puasa, dengan syarat nanti setelah selesai maka dibayarlah puasa tersebut pada bulan yang lain. “Tuhan sayang lebih” kata kak Ros bilang ke Upin dan Ipin masalah “palang merah” ini atau “tamu yang tidak diundang”. Selama satu minggu seoerang wanita atau gadis normalnya mengalami haid. Sedangkan haid ini merupakan suatu yang wajib bagi seorang gadis. Kenapa begitu? Karena setiap bulannya pasti ia akan datang, jika ia tidak datang, maka hati-hatilah, perlu dicurigai itu. Apakah main serong, atau penyakit.

Perhatikan Firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 222 yang artinya “Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran." Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri[137] dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci[138]. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri” (QS. Al Baqarah: 222). Keterangan; [137]. Maksudnya menyetubuhi wanita di waktu haidh. [138]. Ialah sesudah mandi. Adapula yang menafsirkan sesudah berhenti darah keluar.

Perhatikan Firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran surah Ali 'Imran ayat 42 yang artinya “Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)” (QS. Ali 'Imran: 42).

Berdasarkan beberapa ayat di atas dan banyak lagi ayat-ayat lain yang membahas tentang wanita atau perempuan, sudah jelas bahwa perempuan itu sangat istimewa. Akan tetapi jangan lupa, jika kamu haid atau nifas, atau keluar mani, maka hendaknya bersuci, jika tidak bersuci, maka tidak boleh disentuh, jika disentuh “haram” hukumnya. Dan pula tidak boleh untuk sholat. Lalu apa bacaannya mandi wajib bagi anak SMA? Bacaannya adalah sebagai berikut;  Do’a mandi wajib “nawaitu rusla liraf-‘il hadasil akbarian jami-‘il badani likhurujil maniyyi minal janabati fardolillahi ta’ala. Artinya aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari seluruh tubuhku karena keluar mani dari jinabat fardu karena Allah Ta’ala”.     

Keterangan: bacaan mandi wajib bagi laki-laki atau perempuan itu sama saja, jika ada mantranya dalam bahasa daerah masing-masing juga tidak apa, yang penting niatnya, dan baca do’a di atas, jangan lupa baca basmalah dan shalawat, agar kita selamat dunia dan akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.


Bacaan Mandi Wajib Anak Sma Yang Laki
Sebagaimana hadits Rasulullah SAW., yang berbunyi “annazhofatu minal iman” yang artinya “kebersihan adalah sebagian dari iman”. Semua orang pastinya suka akan kebersihan, baik itu di sekolah, di rumah atau pun di kantor, di mobil, di taman, di hotel, di tempat hiburan, pasar dan lain sebagainya. Lalu bagaimana jika tidak bersih? Pastinya kita tidak suka, begitu juga dengan orang lain.

Bagaimana jika badan kita kotor karena tanah, debu, cat atau tinta? Kita pastinya mandi bukan! Kita akan mandi dan pasti akan menggunakan sampo, sabun, dan lain sebagainya. Semua itu kita lakukan agar bersih dan wangi. Kemudian, mengenai judul di atas, perhatikan firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran surah An Nisaa' ayat 43 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub[301], terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Pengampun” (QS. An Nisaa': 43). Keterangan: [301]. Menurut sebahagian ahli tafsir dalam ayat ini termuat juga larangan untuk bersembahyang bagi orang junub yang belum mandi.

Perhatikan firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran surah Al Baqarah ayat 222 yang artinya “Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran." Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri[137] dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci[138]. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri” (QS. Al Baqarah: 222). Keerangan: [137]. Maksudnya menyetubuhi wanita di waktu haidh. [138]. Ialah sesudah mandi. Adapula yang menafsirkan sesudah berhenti darah keluar.

Perhatikan firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran surah Al Maa'idah ayat 6 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit[403] atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh[404] perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur” (QS. Al Maa'idah: 6). Keterangan: [403]. Maksudnya: sakit yang tidak boleh kena air. [404]. Artinya: menyentuh. Menurut jumhur ialah: menyentuh sedang sebagian mufassirin ialah: menyetubuhi.

Nah, setelah membaca ayat di atas, betapa penting mandi, baik bagi laki-laki dan perempuan. Namun yang penulis maksudkan disini adalah mandi wajib. Mandi wajib disebabkan oleh beberapa hal diantaranya; mimpi basah, keluar mani dengan sengaja ataupun tidak (onani, nonton Bf, menghayal), nifas (melahirkan), haid, dan intim, atau pelecehan sek sual. Jadi harus mandi wajib. Mandi wajib itu ada bacaanya, bacaanya adalah sebagai berikut; Do’a mandi wajib baik laki-laki, “nawaitu rusla liraf-‘il hadasil akbarian jami-‘il badani likhurujil maniyyi minal janabati fardolillahi ta’ala. Artinya aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari seluruh tubuhku karena keluar mani dari jinabat fardu karena Allah Ta’ala”.     

Bacaan Bersatunya Vagina Dan Penis

Setiap makhluk yang Allah ciptakan di dunia ini berpasang-pasangan, ada laki-laki dan ada yang perempuan. Baik itu Jin (setan), tumbuhan, hewan, dan manusia. Dan bahkan selain dari itu, semuanya berpasang-pasangan. Misalnya atas-bawah, hulu-hilir, pulang-pergi, tinggi-rendah, kaya-miskin, cantik-jelek, langit-bumi, dan lain sebagainya. Sebagaimana firman-Nya di dalam Al-Quran surah Asy- Syuura ayat 11 yang artinya “(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasang-pasangan dan dari jenis binatang ternak berpasang-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat” (QS. Asy Syuura: 11).

Dan firman Allah SWT dalam surah Ar Ra'd ayat 3, yang artinya “Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan [765], Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan” (QS. Ar Ra'd: 3). Keterangan: [765]. Yang dimaksud berpasang-pasangan, ialah jantan dan betina, pahit dan manis, putih dan hitam, besar kecil dan sebagainya.

Dan firman Allah SWT dalam surah Yaasiin ayat 36 yang artinya “Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasang-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” (QS. Yaasiin: 36).

Dan firman Allah SWT dalam surah Az Zukhruf ayat 12 yang artinya “Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi” (QS. Az Zukhruf: 12).

Dan firman Allah SWT dalam surah Adz Dzaariyaat ayat 49 yang artinya “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah” (QS. Adz Dzaariyaat: 49).

Dan firman Allah SWT dalam surah An Najm ayat 45 yang artinya “dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita” (QS. An Najm: 45).

Dan firman Allah SWT dalam surah An Naba' ayat 6-8 yang artinya “6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, 7. dan gunung-gunung sebagai pasak?, 8. dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan” (QS. An Naba': 6-8).

Nah, setelah membaca ayat di atas, kita (manusia) berpasang-pasangan, jadi kita demi melangsungkan hidup sebagai khalifah tentunya akan menciptakan manusia yang baru (anak). Cara untuk menciptakan manusia yang baru tentunya dengan melakukan intim (menyatunya alat kelamin).

Dan firman Allah SWT dalam surah Al Baqarah ayat 187 yang artinya “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf[115] dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa” (QS. Al Baqarah: 187).

Dan firman Allah SWT dalam surah Al Baqarah ayat 223 yang artinya “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman” (QS. Al Baqarah: 223).

Nah, setelah membaca beberapa dalil di atas, maka sudah sewajarnyalah kita membaca do’a ketika kita menancapkan rudal (senjata) kita pada alat kelamin istri kita (vagina), agar anak yang diberikan menjadi anak yang sholeh, pandai, pintar, cerdas, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya, mengabdi pada bangsa dan negaranya, serta selalu menjalankan perintah agama (Tuhan).

Do’a yang dibaca adalah Do’a bersetubuh buat “bismillahi allahumma janibna syaitona wajan-nibis syaitona fima rozaktana. Artinya dengan menyebaut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari campur tangan setan, dan jauhkanlah pula syaiton dari apa-apa yang Engkau karuniakan kepada kami”.