Jumat, 01 Mei 2015

Kultum Subuh Apakah yang dimaksud Dosa Jariah?


Apakah yang dimaksud Dosa Jariah

Assalamulaikum warahmatullahi wabarkatuh, para jamaah sholat isya, tarawih, witir yang dirahmati oleh Allah. Pada bulan ini, bulan yang penuh berkah, semua orang berlomba-lomba mengejar pahala sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara, diantaranya; puasa, sholat wajib atau sholat sunnat, sedekah, infak, senyum yang ramah, sopan dan santun, baik hati, membuang kaca yang ada di tengah jalan (buang ketepi), dan banyak lagi perbuatan-perbuatan yang baik yang akan mendapatkan imbalan pahala yang besar dari Allah SWT.meskipun amal yang kita lakukan hanya sebesar zarrah, akan tetapi Allah akan membalasnya juga. Allahu akbar. Allah Maha Hebat.

Namun demikian, banyak pula orang-orang yang berbuat dosa, mereka menurunkan dosa mereka kepada orang lain karena perbuatannya. Misalnya ia tidak puasa, makan seenaknya di jalan, di warung kopi, di toko makan, dan perbuatannya ini diikuti oleh orang lain, meskipun ia tidak menyuruh orang untuk melakukan hal yang sama. Maka ia akan membadapat dosa dari orang tersebut. Contoh lain, di rumah misalnya, bapaknya tidak puasa, anaknya usianya kira-kira 11 tahun, juga tidak puasa, atau usia anaknya sudah SMP, atau SMA, juga tidak puasa karena mengikut bapaknya atau orang tuanya tidak puasa, maka bapaknyapun akan mendapat dosa dari perbuatannya tersebut.

Jadi, Dosa jariah adalah dosa yang selalu mengalir kepada orang tersebut (pelaku) meskipun ia sudah tiada. Apa contohnya; contohnya adalah seseorang yang mengajarkan ilmu yang tidak baik, pakaian yang tidak bagus (tidak menutup aurat bahkan bikini dan sejenisnya, zina, mencuri atau merampok dan lain sebagainya).

Piker-pikir dulu dech ya, jika mau mencoba dosa jariah. Banyak contoh lainnya yang selalu berkembang dimasyarakat kita, silakan saja cari sendiri. Pasti saudara/i mengetahuinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...