MAIN VOLLYBALL

Sore nan cerah
 Sore nan indah
  Allah mengabulkan do’a ku
   Terima kasih Allah

Tadi pagi jam 10-an
 Hujan begitu deras
  Sedangkan anak-anak 4 orang mau izin pulang
   Kata mereka mau main volly di SMA Negeri 3 Singkawang

Mereka adalah Sinta, Desti, Sri, dan Desti
 Mereka tetap mau pulang
  Meskipun hujan turun dengan deras
   Salah seorang dari teman mereka melarang
    Takut mereka akan sakit
      Begitu juga dengan aku
       Andaikan mereka tau ,,,

Aku kasihan sama mereka
 Kalian mau pulang tanya ku
  Ya ,,, jawab Sinta
    Baiklah akan Abang bantu kalian
     Akan Abang hentikan hujan ini

Kemudian aku berjalan dengan yakinnya menuju luar 
 Mulut ku komat-kamit membaca do’a
  Layaknya Mbah Dukun aja ,,,
   Tak lama kemudian hujan pun mengecil
     Mereka ku suruh pulang
      Namun sebelumnya minta surat izin dulu
       Sama guru piket

Mereka mengajak ku nonton
 Insya Allah mudah-mudahan hari bagus kata ku
  Aku tahu mereka akan kalah
   Tandingan mereka kuat
     Tapi tidak seberapa juga kuatnya

Beberapa menit telah berlalu
 SMA N 10 kalah dengan skor 2 – 1
  Mereka selalu dimotivasi oleh pelatihnya
   Tapi, entah apa juga yang dikatakan oleh coach-nya
    
Kalau ku perhatikan yang salah itu pada mereka
 Mereka tidak kompak dan konsen terhadap pertandingan
  Motivasi dari Gurunya juga kurang
   Semangat menurut ku
   ( maaf ini penilaian ku saja berdasarkan mata hati ku )

Aku hanya diam jadi seorang penonton
 Sinta menoleh ke arah ku
  Aku hanya diam

Aku penonton yang fasif
 Aku ingin membantu
  Tapi aku canggung dan ragu
   Aku bukan siapa-siapa
    Aku sungkan ,,,
     Aku malu ,,,
      Mau teriak aj malu ,,,
       Aku hanya mampu diam seribu bahasa

Tidak lama kemudian
 Ada cewek cantik tinggi semampai
  Dengan baju merah, body yang aduhai menghampiri ku
   Lalu dia salaman dan cium tangan

Tangannya erat ku genggam
 Ibarat ada lem yang melekat ( lem gila )
  Dia diam saja
   Aku jadi grogi
    Karena aku tidak pernah yang begini-gini
     Entah mengapa pada hari ini
      Begini ,,,

Awww ,,, jantung ku copot,,,
 Aku tak pernah begini-gini
  Lantas aku guraukan ,,,
   Jabat tangannya menggunakan lem gila
    Lengket dan lengket ,,,

Tangannya halus
 Lembut, mungil, kecil dari tangan ku
  Tapi, tangannya berair ,,,
    Kenapa tangan mu ,,, tanya ku
     Entahlah Pak, sudah biasa seperti ini
      Bahkan tapak kaki ku juga
       Apa ya Pak ,,, tanya-nya

Itu biasanya gejala paru-paru basah, jawab ku
 Jantung tidak kan Pak, tanya-nya lagi
  Tidak,,, jawab ku
    Kayak Dokter aja ,,,,

Kalau rasa kesemutan, tangan dan kaki serta jemari
 Rasa kebas, apa Pak, tanya-nya lagi
  Itu biasanya asam urat atau rematik, jawab ku

Ah ,,, sudahlah ,,,
 Ayo kita bantu kawan-kawan kita
  Kita sudah kalah ni

Lalu kami mendekati lapangan
 Dia “ M “ teriak-teriak mensopport temannya
  “ M “ menyuruh aku untuk teriak
   Agar teman-temannya semangat
    Tapi aku masih diam
      Malu ,,,
       Dan ragu ,,,
        Takut dibilang angkat-angkatnye
          (artinya : seperti dia yang main atau seperti SMA 10 miliknya, atau
            bagaikan SMA 10 siswa-siswanya)

Gurunya aja tidak gitu
 Jadi aku takut aja ,,,
  Maaf ya “ M “

Beberapa menit kemudian
 Wasit meniup peluit panjang
  Pertandingan dimenangkan oleh SMA MODITA

Senin, 28 Nopember 2011

Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours