HUJAN DI PAGI HARI

Pagi ini mendung
Udaranya dingin menyayat tulang
Orang-orang menggunakan mantel
Sedangkan mantel ku sudah jelek
Sudah usang

Sesaat hujan reda
Aku dan adik ku pergi ke sekolah
Dia ku antar ke SDN 3 Condong

Aku langsung ke Kuala
Baru saja aku sampai di BI hujan begitu deras
Aku berteduh dengan anak-anak SMP N 4
Di garasi mobil orang

Hari ini anak-anak SMP N 4 ulangan yang pertama
Ramai sekali mereka yang berteduh
Ada di kantin
Ada di pinggir rumah orang
Di pinggir gang
Ada di warung kopi
Termasuk aku di garasi

Ku lihat jam tangan ku sudah jam 07.30 menit
Kemudian ku mendongak ke langit
Mulut ku komat-kamit berdo’a
Ya Allah ,,, redakanlah hujan ini ,,,
Karena adik-adik SD, SMP, dan SMA mau ulangan
Aku mau piket di Kuala
Tolonglah ya ALLAH ,,,


Aku berdo’a tiada henti
Sepuluh menit kemudian
Hujan reda
Aku bergegas ke Kuala

Setelah tiba di Kuala
Anak-anak belum masuk
Bapak ibu dewan guru masih di luar
Anak-anak masih ramai yang terlambat

Ku buka rain coat
Ku jemur dipagar sekolah
Ternyata baju dalaman ku basah juga
Mungkin karena rain coat ku sudah tua

Aku duduk ditepi jendela kaca
Melaihat sekelompok awan hitam nan berarak lalu
Kapan hujan akan reda
Bagaimana dengan dagangan ibu ku
Keluh kesah ku ,,,

Aku teringat ibu ku di kampung
Ibu ku dagang kecil-kecilan
Nyewa kantin orang
Kadang laku
Kadang tidak
Tapi cukuplah buat belanja mereka sehari-hari
Cukup tidak cukup
Di cukup-cukupkan

Tak lama kemudia hujan pun reda
Mentari dengan malunya muncul dibalik awan-awan hitam
Mentari semakin tinggi
Anak-anak sudah ada yang keluar
Mereka sudah selesai

Tak lama kemudian
Dengan tiba-tiba ada enam siswa yang terlambat
Entah kemana mereka sembunyinya
Pada saat hujan turun dengan deras

Padahal waktu ulangan sebentar lagi
Bahkan sudah habis waktu
Akhirnya mereka mengerjakan soal di kantor guru
Kasihan mereka ,,,

Senin, 12 Desember 2011

Catatan: semua ini adalah kisah benar, ketika penulis menjadi mahasiswa (Guru PPL)  di SMA Negeri 10 Singkawang. Kemudian kisah benar ini penulis buat sebuah buku yang berjudul “setitik noktah buatmu yang tersayang”.

Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours