Kurikulum 2013 Belum Layak Untuk Di Indonesia

Kurikulum baru lagi, sekarang apalagi namanya. Setiap ganti pejabat, pasti akan ganti nama-nama. Nama-nama apa saja, pasti ganti. Namun yang sangat nampak jelas, adalah kurikulum. Kurikulum kok coba-coba. Ada yang namanya kurikulum suplemen 1994, cbsa (cara siswa belajar aktif), ktsp (kate siape), kurikulum kbk (kasih buku kabur) siapa coba, gurunya. Apalagi sekarang, yang dituntut siswanya, guru hanya menjadi fasilitator, siswa yang bekerja, ia jika sekolahnya sudah mafan. Jika belum, ceramah, ceramah, dan ceramah. 

Apa yang penulis maksudkan di sini, tidak semuanya. Ada yang perlu dirobah ada yang tidak tapi diperbaiki. Bukan buat yang baru.... coba bayangkan yang kita contoh orang yang maju dan dasar kenegaraannya saja berbeda, apalagi agamanya. Mencontoh yang maju tidak salah, tidak salah. Tapi yang mana nya dulu yang harus dicontoh. Mata pelajaran dihilangkan, secara otomatis jam mengajar berkurang, guru  honor, siap-siap akan digusur oleh guru Pn, karena untuk mencukupkan jam wajib mengajar bagi yang sudah PN, yaitu 36 jam.

Setiap pergantian kurikulum, pasti ada pro dan kontra, itu pasti. Saya yang kontra, karena ada yang tidak sesuai dengan saya. Jika sependapat dengan saya sukur, jika tidak juga tidak apa-apa, tapi kasihan anak-anak kita. Kita juga yang repot, jika guru seperti itu, guru juga semakin enak, jika guru dikampung, pola mereka kan sangat santai. Jika tidak percaya coba di surfei,

Tapi tidak semuanya, ada juga sih yang betulnya. Sudahlah hubungi saja saya jika tidak berkenan dengan pendapat saya, maaf jika ada yang tersinggung dengan artikel saja. Wasalam..............................
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours