Doa Adalah Senjata Orang Mukmin
Pengertian Do’a:
Doa adalah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan. Itulah pengertian doa secara syar’i yang sebenanya.

Doa ini setiap hari kita ucapkan, paling tidak lima waktu sehari semalam. Barang siapa yang tidak berdo’a kepada Allah setelah selesai ia sholat, maka ia dibilang oleh Allah adalah orang yang sombong. Kita (manusia) berdo’a kepada Allah Swt. pada saat berdiri, tegak ataupun berbaring. Namun pula, kebanyakan dari kita, ketika susah baru mengeluh akan Allah, ketika senang, suka, bahagia, kita lupa akan Allah yang telah menciptakan kita, memberi kita rezki dan lain sebagainya.   

Doa dalam pengertian pendekatan diri kepada Allah dengan sepenuh hati, banyak juga dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan Al-Qur’an banyak menyebutkan  pula bahwa tadharu’ (berdoa dengan sepenuh hati) hanya akan muncul  bila di sertai keikhlasan. Hal tesebut merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang shalih. Dengan tadharu’ dapat menambah kemantapan jiwa, sehingga doa kepada Allah akan senantiasa dipanjatkan, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah, dalam penderitaan maupun dalam kebahagiaan, dalam kesulitan maupun dalam kelapangan. Dalam Al-Qur’an Allah telah menegaskan : “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharapkan keridhaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena

Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours