Dasar wajib puasa: Sugianto, S.Pd.I
  1. Dasar Wajib Puasa
Puasa pada bulan Ramadhan merupakan suatu amal ibadah yang diwajibkan bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Adapun dalil atau dasar wajib puasa adalah:
Firman Allah Swt. dalam surah Al-Baqarah ayat 183 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa” (QS. Al-Baqarah: 183).
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Musli dari Ibnu Umar ra., ia berkata bahwasanya Nabi Muhammad Saw. bersabda: “Dirikanlah agama Islam itu atas lima dasar, yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan Nabi adalah utusan Allah, mendirikan sholat lima waktu, mengeluarkan zakat, puasa pada bulan Ramadhan dan melaksanakan haji ke Baitullah bagi yang mampu menjalankannya”.     
Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Mutaqun Alaihi dari Thalhah bin Ubaidilah, ia berkata: “Ada seorang Badui yang datang kepada Nabi Muhammad Saw dengan rambut yang kusut seraya berkata: “Beritahukanlah kepadaku wahai Rasulullah, apa saja yang diwajibkan oleh Allah?”. Beliau menjawab: “Hanya sholat lima waktu, kecuali kamu menambahnya dengan sholat sunnat”. Orang Badui itu bertanya kembali: “Beritahukanlah kepadaku zakat apa yang dibayarkan?”. Maka beliau pun menerangkan kepadanya tentang syariat Islam. Kemudian orang Badui itu berkata: “Demi Allah yang telah mengutuskan dengan kebenaran, sedikitpun aku tidak akan menambah atau pun mengurangi kewajiban yang telah difardhukan oleh Allah Swt. atas diriku”. Maka Nabi Muhamad Saw. bersabda: “Beruntunglah jika ia benar atau akan dimasukkan ke dalam surga jika benar”.
Mula-mula puasa Ramadhan disyari’atkan pada bulan Sya’ban tahun kedua Hijriyah. Selain itu puasa sudah dikenal oleh bangsa-bangsa terdahulu, tetapi kewajiban puasa Ramadhan belum pernah disyari’atkan sebelumnya.

Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours