Sabtu, 02 Mei 2015

Benarkah Isra Mi’raj Terjadi Tanggal 27 Rajab?


Benarkah Isra Mi’raj Terjadi Tanggal 27 Rajab?

Umat Islam diseluruh dunia sebentar lagi akan memperingati Isra’ dan Mi’raznya Nabi besar Muhammad Saw. Kita mempercayai akan adanya Isra’ Mi’raz tersebut. Namun, apakah benar Isra’ Mi’raz itu terjadi pada tanggal 27 Rajab?

Jawabnya adalah “Wallahu A’lam”. Sebab, tidak ada kesepakatan para ulama hadits dan para sejarawan muslim tentang kapan peristiwa ini terjadi, ada yang menyebutnya Rajab, dikatakan Rabiul Akhir, dan dikatakan pula Ramadhan atau Syawal. (Imam Ibnu Hajar, Fathul Bari, 7/242-243).  
Meskipun demikian, umat Islam khususnya yang ada di Indonesia selalu memperingati hari Isra’ Mi’raz itu pada tanggal 27 Rajab, dan pada hari itu masuk hari libur nasional.

Imam Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, bahwa banyak ulama yang melemahkan pendapat bahwa peristiwa Isra terjadi pada bulan Rajab, sedangkan Ibrahim Al Harbi dan lainnya mengatakan itu terjadi pada Rabi’ul Awal. (Ibid Hal. 95).

Beliau juga berkata: “Telah diriwayatkan bahwa pada bulan Rajab banyak terjadi peristiwa agung dan itu tidak ada yang shahih satu pun. Diriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dilahirkan pada awal malam bulan itu, dan dia diutus pada malam 27-nya, ada juga yang mengatakan pada malam ke-25, ini pun tak ada yang shahih. Diriwayatkan pula dengan sanad yang tidak shahih dari Al Qasim bin Muhammad bahwa peristiwa Isra-nya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam terjadi pada malam ke-27 Rajab, dan ini diingkari oleh Ibrahim Al Harbi dan lainnya.” (Lathaif Al Ma’arif Hal. 121. Mawqi’ Ruh Al Islam).  

Sementara, Imam Ibnu Hajar mengutip dari Ibnu Dihyah, bahwa: “Hal itu adalah dusta.” (Tabyinul ‘Ajab hal. 6). Imam Ibnu Taimiyah juga menyatakan peristiwa Isra’ Mi’raj tidak diketahui secara pasti, baik tanggal, bulan, dan semua riwayat tentang ini terputus dan berbeda-beda.

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, penulis menyimpulkan bahwa isra’ dan Mi’raz itu pernah terjadi pada bulan Rajab. Masalah tanggal dan harinya, itu urusan Allah, Allah-lah yang Maha Mengetahui. Kita hanya melaksanakannya, apa yang bisa kita lakukan. Selama apa yang kita kerjakan tidak menyalahi aturan agama (Allah). Namun pula, semua orang mempercayai bahwa terjadinya Isra’ Mi’raz itu terjadi pada bulan Rajab (tanggal 27 Rajab). Penulis juga mempercayai hal itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...