Asal muasal hewan Naga Merah

Seribu tahun lalu, hiduplah seekor naga merah. Ia sudah bosan hidup di Bumi. Di bumi, banyak manusia yang memburunya. Naga itu mengajak binatang-binatang lain pergi ke awan. Di balik awan, ada tempat indah dan aman. Binatang-binatang itu pun naik ke punggung naga. Akan tetapi, naga tidak kuat membawa semuanya. Naga meminta agar sebagian binatang turun. Ia akan kembali lagi untuk membawa mereka. Sebagian binatang pun turun dari punggung naga. Naga pun terbang.

Akan tetapi, naga tidak kuat lagi menahan beban. Ia tidak kuat membawa binatang-binatang itu. Mereka terlalu berat. Naga pun sadar. Jika ia tidak menjatuhkan binatang-binatang yang ada di punggungnya, ia akan jatuh. Naga pun menggoyangkan punggungnya. Maka berjatuhanlah binatang-binatang itu dari punggung naga. Peristiwa jatuhnya binatang-binatang itu telah membuat tubuh mereka menjadi berubah. Kita dapat melihatnya hingga kini.

Buaya jatuh pada ke empat kakinya. Kaki-kaki itu mengerut sehingga menjadi pendek sekali. Gajah menarik nafas dalam-dalam ketika jatuh. Lalu, ia mengembuskannya kuat-kuat sehingga hidungnya panjang. Leher jerapah terjepit pada dua batang pohon. Sedangkan ular melata karena kehilangan kaki-kakinya. Taring badak menembus hidungnya dan berubah menjadi cula. Itulah sebabnya, mengapa binatang-binatang menjadi seperti itu. Bagaimana nasib si naga merah? Tidak ada seorangpun yang mengetahuinya.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours