Kamis, 19 Maret 2015

Dadah Narkotika Sudah Tersirat Di Dalam Al Quran


Dadah Narkotika Sudah Tersirat Di Dalam Al Quran
Dadah Narkotika
Dadah Narkotika Sudah Tersirat Di Dalam Al Quran, Selama ini kita mengenal yang namanya narkotika. Apa itu narkotika? Narkotika adalah “neraka akan ramai ketika orang tidak ingat kepada Allah”. Sedangkan narkoba adalah “neraka akan ramai ketika orang berbuat angkara” dan boleh juga dibilang “naga sari korket bakwan”. Lalu bagaimana dengan dadah? Dadah ialah bahan yang digunakan untuk merawat penyakit mengurangkan simptom atau mengubasuai proses kimia di dalam badan untuk tujuan-tujuan tertentu. Walau bagaimanapun, bukan semua bahan yang dimakan dianggap dadah/drug. 

Dalam artian lain Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam undang-undang ini atau yang kemudian ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan.

Apapun namanya, jika sudah membahayakan tubuh, buat apa harus dikonsumsi (makan). Yang nantinya akan dapat merugikan diri sendiri dan pihak keluarga, serta mencoreng nama keluarga yang selama ini punya pangkat dan kedudukan yang terhormat di masyarakat. Sebenarnya dadah ataupun apanamanya sudah ada di dalam Al-Quran semisal khamer (minuman keras, arak dan sejenisnya).

Perkatikan firman Allah swt dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 219 yang artinya “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya." Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: " Yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,” (QS. Al-Baqarah: 219). Keterangan: [136]. Segala minuman yang memabukkan.
Kalau kata “dadah” ini terdapat dalam kaliamat atau ayat yang berbunyi “allazi zama amalau wa-ad-dadah” yang artinya “yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung[1600],” QS. Al Humazah: 2). Keterangan: [1600]. Maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karenanya dia menjadi kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Allah.

Nah, itulah dia….jangan dekati dadah “berbahaya”.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...