Senin, 30 Maret 2015

Bagaimana Cara Shalat Dhuha yang Baik dan Benar?


Bagaimana Cara Shalat Dhuha yang Baik dan Benar?
Sujud Sholat
Cara Shalat Dhuha, Ada seorang siswa bertanya, bagaimana cara shalat dhuha? Sebelum membahasa pertanyaan murid tersebut, akan penulis sampaikan arti dari dhuha. Dhuha artinya adalah waktu pagi hari ketika matahari naik sekitar sepenggalah. Sedangkan mengenai shalat dhuha merupakan shalat sunat yang dilakukan oleh seorang musim ketika waktu duha (pagi hari ketika matahari sepenggalah naik). Jika jika artikan sepenggalah naik itu atau waktu duha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu luhur (zuhur) paling tidak pukul 10.30. (jika sudah mau sholat luhur atau zukur sekitar pukul 11.00, lebih baik sholat mutlaq atau sholat tahyatul masjid (pergi ke masjid sambil nunggu sholat luhur). Mengenai jumlah rakaat dalam salat duha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Dalam pelaksanaannya dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam.

Sebelum membahasa pertanyaan siswa tersebut, terlebih dahulu penulis jelaskan pengertian dari shalat dhuha. Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 7.00 hingga pukul 10.30 atau 11.00 pagi). Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah, dan lain sebagainya. Berdasarkan sebuah hadits yang penulis peroleh bahwa Allah swt. berfirman: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (Shalat Dhuha) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya “ (Hadits Riwayat Hakim dan Thabrani).
Nah, sekarang akan penulis jelaskan mengenai Cara melaksanakan Shalat Dhuha:
Cara mengerjakan sholat dhuha tidak jauh beda dengan sholat-sholat yang lain. Yang membedakan hanyalah pada niatnya dan waktunya saja. Shalat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat, dilakukan secara Munfarid (tidak berjamaah), caranya sebagai berikut:
1.      Niat shalat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul ihram:
“Ushalli Sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”
 Artinya:
“Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta’ala
2.      Membaca doa Iftitah
3.      Membaca surat al Fatihah
4.      Membaca satu surat didalam Alquran. Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam  dan rakaat kedua surat Al Lail  
5.      Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
6.      I’tidal dan membaca bacaannya
7.      Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
8.      Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaanya
9.      Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
10.  Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas.

Nah, sudah selesaikan, kemudian berdoa dengan doa sholat duha atau dengan doa lainnya. Sesuai dengan keinginan dan hajat kita kepada Allah swt. Semoga dikabulkan-Nya. Amin…..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...