Apakah Pembangunan Jembatan Sabok Akan Memerlukan Tumbal


Sebagaimana yang kita ketahui selama ini, sejak dari zaman penjajahan hingga saat ini, jika ada pemerintah yang membangun jembatan untuk menghubungkan beberapa kampung atau desa serta antar pulau, pastinya memerlukan tumbal. Biasanya tumbal yang dibutuhkan oleh penunggu tempat tersebut adalah anak kecil (berusia 7-12 tahun), orang hamil sulung (yang pertama sekali), gadis perawan ting-ting, sepasang suami istri pengantin baru, dan banyak lagi nama yang lainnya.

sumber gambar: http://www.panoramio.com/photo/39951824

Setelah proses ritual berjalan atau dijalankan (dilaksanakan) oleh paranormal, maka pembangunan jembatan baru dapat diselesaikan dengan lancar tanpa rintangan sesuatu apapun. Banyak kejadian aneh yang pastinya akan terjadi jika proses tumbal tidak dilaksanakan. Kita boleh percaya boleh juga tidak, biasanya proses itu dilaksanakan pada malam hari pada saat orang sedang tidur.

Lalu bagaimana dengan proses pembangunan Jembatan Sabok ini, apakah pembangunan Jembatan Sabok ini akan memerlukan tumbal? Biasanya tumbal dicari tidak dikabupaten tersebut, biasanya diluar kabupaten tersebut. Misalnya Kota Singkawang, Kota Pontianak, Mempawah, Landak, dan lain sebagainya.

Sekarang saja pembangunan jembatan sabok tersebut dalam proses pembangunan. Banyak besi-besi sudah disiapkan, tiang-tiang juga sudah menumpuk. Entah kapan jembatan itu akan selesai. Menurut informasi biaya yang dikeluarkan untuk jembatan tersebut sebanyak 3 milyar.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours