Kamis, 19 Februari 2015

Menurut Islam Manusia itu apa?


Sugianto, S.Pd.I
Manusia Menurut Islam, Makhluk yang diciptakan oleh Allah swt. di dunia ini adalah malaikat, setan, jin, manusia, tumbuhan dan hewan. Manusia diciptakan oleh Allah swt berasal dari yang satu yaitu Nabi Adam. Kemudian Nabi Adam mempunyai istri yang bernama Siti Hawa yang juga berasal dari Nabi Adam. Siti Hawa diciptakan oleh Allah swt berasal dari tulang rusuk Nabi Allah Adam di sebelah kirinya.

Siti Hawa yang berasal dari tulang rusuk Nabi Allah Adam, bukan berarti tulang rusuk Nabi Adam dipatahkan atau hilang satu. Itu semua hanya makna konotasi saja. Lihatlah firman Allah swt dalam Al-Quran surah An-Nisaa’ ayat 1 yang artinya 1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

Keterangan; [263] Maksud dari padanya menurut jumhur mufassirin ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim. di samping itu ada pula yang menafsirkan dari padanya ialah dari unsur yang serupa Yakni tanah yang dari padanya Adam a.s. diciptakan.
[264] Menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau memintanya kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti :As aluka billah artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.

Manusia atau orang dalam kamus bahasa Indonesia dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai homo sapiens. Dalam bahasa latin sebagaimana yang diketahui bahwa "manusia yang tahu".

Manusia ada yang laki-laki dan ada pula yang perempuan. Semua itu bertujuan untuk saling mengasihi dan menyayangi serta untuk melangsungkan generasi berikutnya (manusia itu sendiri) atas nama pernikahan. Manusia yang ada didunia ini harus mempunyai tuhan. Jika menurut Islam, tuhannya adalah Allah. Lihatlah surah Ar-Ruum ayat 30 yang artinya Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui[1168], (QS. Ar-Ruum: 30).

Keterangan: [1168]. Fitrah Allah: maksudnya ciptaan Allah. Manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. Kalau ada manusia tidak beragama tauhid, maka hal itu tidaklah wajar. Mereka tidak beragama tauhid itu hanyalah lantara pengaruh lingkungan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...