Puisi Galau Kecewa Sedih Pecundang “Sikit Sikit Om Sikit Sikit Om Aku Kemana”

Lagi-lagi galau gan, lagi-lagi galau gan, kapan lagi akan bahagia, kisah galau terus. Kapan baru senang, kecewa terus. Kapan baru suka, kecewa terus. Ini dia puisi galau berjudul Puisi Galau Kecewa Sedih Pecundang “Sikit Sikit Om Sikit Sikit Om Aku Kemana”. Selamat membaca ya...

Dia baru muncul dikehidupanmu
Satu purnama terlampaui sudah
Aku sudah lama hadir dalam kehidupanmu
Puluhan purnama terlampaui kini

Hari berganti
Waktu berjalan
Dingin memanas
Embun menetes
Aku tetap seperti ini

Kacang hijau muncul
Kacang tanah tersendul
Kacang hijau nan gagah
Kacang tanah yang lemah

Puluhan purnama hilang terbang
Dekat menjauh
Satu purnama dikandung badan
Erat mendekat

Tidak layak sikacang tanah mendekat
Tidak layak untuk dipekap
Kacang tanah hanya sebuah penghambat
Lebih baik pergi minggat

Sikit-sikit Om,
Sikit-sikit Om,
Aku kemana,

Aku diam
Aku nangis
Aku sedih
Aku pecundang
Cengeng

Sikit-sikit Om,
Sikit-sikit Om,
Aku dimana,
Aku raib dari matamu

Aduh gan, kisah sedih terus ni, kapan baru senang ya, itulah nasib badan gan, semoga kalian tidak mengalami perkara seperti ini.






  
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours