Manusia diciptakan dari segumpal tanah atau dari saripati tanah yang busuk sesuai dengan firman Allah swt. dalam Al-Quran surah An-Najm ayat 32 yang artinya; “(yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya. dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa” (QS. An-Najm: 32).

Dan perhatikan firman Allah swt. dalam Al-Quran surah Al-Mu’min ayat: 67 yang artinya “Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya) (QS. Al-Mu’min: 67).

Lihat pula perkataan Iblis kepada Allah swt. yang mengatakan bahwa Dia (Adam) berasal dari tanah dalam surah Shaad ayat 76 yang artinya “Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah” (QS. Shaad: 76).

Setelah mengetahui tentang asal manusia, maka penulis akan mengkhabarkan tentang “air mani manusia”. Air mani manusia tersimpan di dalam tempat penyimpanan yang kokoh, yang tidak bias keluar begitu saja tanpa ada rangsangan dari luar ataupun dari dalam baik sendirian atau berduaan. Apakah itu melihat, mendengar, atau menghayal (berfantasi), dan lain-lainnya.

Selain dari tanah, manusia juga berasal dari air mani, sebagaimana firman Allah swt dalam Al-Quran surah Al-Ma’aarij ayat 39, yang artinya “sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani)* (QS. Al-Ma’aarij: 39). 

Keterangan*: Yang dimaksud dengan ayat ini ialah, bahwa mereka, orang-orang kafir, diciptakan oleh Allah dari air mani untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasul. Jadi kalau mereka tidak beriman tidak berhak masuk syurga.
Jadi kesimpulan dari artikel ini adalah, bahwa air mani manusia adalah untuk menciptakan manusia baru (regenerasi), dan jangan disalh artikan atau salah gunakan untuk hal-hal diluar kaidah yang telah ditentukan oleh syariat agama.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours