Segala apa yang diperintahkan oleh Allah atau Rasulullah saw pada kita (umat) nya, semua itu mengandung hikmah atau manfaat untuk kita. Misalnya sholat, zakat, haji, sedekah, menolong orang, puasa, dan lain sebagainya.

Begitu halnya dengan cantik, jelek, cacat, dan apalagi lah namanya, semua itu ada hikmahnya. Nah, lalu bagaimana dengan hikmah puasa pada bulan Muharram atau puasa 10 hari pada bulan Muharram yang disebut puasa Asyura, yang dilakukan pada hari kesepuluh atau hari kesembilan.

Hikmah puasa hari Asyura (puasa hari kesepuluh pada bulan Muharram) dan puasa Thasu’a (sehari sebelum hari Asyura, berarti hari kesembilan pada bulan Muharram), adalah supaya seseorang lebih berhati-hati, karena dimungkinkan sejak awal tahun ada kesalahan (dosa). Dan supaya orang Islam berbeda dengan orang Yahudi, karena biasanya pada tanggal 10 Muharram orang-orang Yahudi juga berpuasa. Oleh sebab itu, jika tanggal 9 Muharram tidak berpuasa, maka disunatkan mengganti pada tanggal 11 Muharram (setelah hari Asyura).   
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours