Marhaban ya bulan haji, marhaban ya bulan Dzul Hijjah. Sebentar lagi bulan haji akan datang, sebentar lagi bulan haji akan muncul. Bulan Syawal baru saja



Apakah Wajib Memasang Titel Haji Di Depan Nama?
Ilustrasi: Pak Haji 
Marhaban ya bulan haji, marhaban ya bulan Dzul Hijjah. Sebentar lagi bulan haji akan datang, sebentar lagi bulan haji akan muncul. Bulan Syawal baru saja meninggalkan kita, dan kini akan menyambut lagi bulan haji yang tidak kalah pentingnya bagi umat Islam khususnya. Pada bulan yang mulia ini, semua orang-orang diseluruh dunia bagi yang mampu melaksanakan ibadah ke tanah suci Mekkah Al-Mukaromah.

Semua orang mau ke tanah suci Mekkah, walaupun itu hanya Umroh. Untuk umroh saja menghabiskan uang yang berjuta-juta mulai dari harga 17 juta-an hingga 25 juta-an perpaketnya. Sekarang haji saja juga sudah dibisniskan orang dan dijadikan sebagai kedok didunia politik. Semua orang berlomba-lomba unuk pergi naik haji, apakah semua itu karena Allah atau pula karena jabatan, kedudukan, atau hanya sebuah nama serta gengsi. Bagi yang banyak uang, mungkin bisa dua atau tiga kali bahkan sepuluh kali pergi naik haji, akan tetapi bagi yang tidak mampu, hanya menghayal di dalam mimmpi untuk naik haji.

Setelah orang naik haji, ia naik pangkat dengan gelar “pak haji” dan istrinya mendapat gelar “bu haji”, anaknya mendapatkan gelar “anak haji”. Dan jika seseorang itu mempunyai nama (ya pasti punya namalah gay), ndak...maksud saya tulisannya “H. Sugianto, S.Pd.I” kan seperto itu tulisannya atau “H. Sulandra, A.Md. Kes”. Apabila ia seorang Prop. Dr. (...................), MA., maka menjadi “H. Prop. Dr. Sugianto, MA.”, atau “Prop. Dr. H. Sugianto, MA”. Klik di sini “Ibadah Haji Dijadikan Ajang Pamer Tittle (Titel).” Dan klik disini juga ya gays “Umroh Wisata Religi Atau Penyucian Dosa?”.

Jika kita mengetahui, sebenarnya tidak wajib untuk memasang titel haji di depan nama. Akan tetapi, di Indonesia sudah seperti itu layaknya. Jika sudah haji, maka gelar haji itu diawal namanya tersebut. Sebenarnya tidak ditulis juga tidak apa-apa. Tidak ada aturan tertentu yang baku mengenai titel haji ini, dan titel haji ini tidak diakui secara administrasi kependidikan atau kepangkatan pegawai negeri sipil. Dan bagi yang belum haji, saya do’akan semoga cepat-cepat naik haji, dan bagi yang sudah naik haji, betul-betullah berbuat, bertindak, berkata, dan lain sebagainya. Semoga gelar hajinya semakin harum dimata masyarakat serta di hati rakyatnya.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours