Selasa, 19 Mei 2015

Budaya Mudik Tradisi Merayakan Kemenangan Melawan Nafsu

Sebentar lagi umat Islam akan merayakan hari raya Idul Fitri 1434 H, banyak dari masyarakat yang berada atau bekerja di luar negeri atau pada pulau yang lain, maka semuanya mudik atau pulang kampung, ke kampung halamannya masing-masing. 

Mereka mudik untuk merayakan kemenangan karena selama satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa dalang rangka melawan hawa nafsu yang sangat besar.

Namun ketika dalam mudik dalam rangka pulang kampung dan merayakan kemenangan karena melawan hawa nafsu. Segala persiapan untuk mudik telah disiapkan oleh lapisan masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya masing-masing. 

Setelah tiba di kampung, masyarakat pesta pora bersama keluarga, makan, minum bersama keluarganya. Ketika dalam mudik perlu hati-hati karena banyak pencopet atau penjabret, barang-barang dilindungi, takut-takutnya barang akan hilang.

Para pemudik memakai berbagai kendaraan yang murah dan meriah, seperti kereta api, kapal laut, pesawat terbang (mahal tu), dan banyak lagi yang lainnya. 

Namun sebelum berangkat, para pemudik lama menunggu kereta api atau kapal laut, sehingga uang sudah banyak habis sambil menunggu kapal laut atau kereta api. Setelah dua-tiga hari barulah kapal laut datang. Dan akhirnya dapat pulang kampung dengan aman dan selamat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...