Rabu, 29 April 2015

Goresan buat Ustaz Jefri


Allah swt. berfirman dalam Al-Quran surah Yunus ayat 4 yang artinya “Hanya kepadaNyalah kamu semuanya akan kembali, sebagai janji yang benar daripada Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah berbangkit), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh dengan adil. Dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka.” (QS. Yunus: 4).

Dan pula firman Allah swt dalam surah Al-Baqarah ayat 156 yang artinya “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun"*.” (QS. Al-Baqarah: 156).

Keterangan* Artinya: Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali. kalimat ini dinamakan kalimat istirjaa (pernyataan kembali kepada Allah). Disunatkan menyebutnya waktu ditimpa marabahaya baik besar maupun kecil.


Ustaz Uje atau Ustaz Jefri Al-Bughari telah meninggalkan kita semua pada tanggal 26 April 2013 yang lalu. Indonesia menangis karena para ulama satu persatu meninggal kita tanpa sebab yang dapat kita ketahui sama sekali, dan bahkan yang pergipun tidak mengetahuinya, akan tetapi dapat merasakannya.

Setelah meninggalnya ustaz kita yang tercinta (Ustaz Uje), apa hikmahnya bagi kita yang ditinggalkannya? Allah swt. punya rahasia yang kita tidak mengetahuinya. Namun, saat ini kita dapat melihat beberapa perobahan atau keadaan yang nyata, misalnya:
  1. abang ustaz Uje dikenal masyarakat secara luas.
  2. begitu juga dengan anak Ustaz Uje,
  3. pesantern Ustaz semakin maju dan berkembang,
  4. masyarakat sangat cinta dengan Ustaz baik dari Indonesia atau dari luar negeri.

Dan banyak lagi, rahasia-rahasia Allah yang tidak kita ketahui, walupun itu sangat menyedihkan hati kita, kita yang bukan saudara Ustaz-pun merasakan sedih yang amat dalam, apalagi keluarga beliu, semoga beliau selalu dicucuri rahmat oleh Allah swt. Saying saya tidak bias dating, karena rumah saya jauh dengan ustaz, ongkosnya saja berjuta-juta pulang pergi.

Semoga kita yang ditinggalkan akan selalu ingat dengan pesan dan nasehat ustaz dan melaksanakannya. Agar amal ibadahnya selalu mengalir tiada henti-hentinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...