Rabu, 29 April 2015

Sambas Bumi Terigas kebanjiran, geratak (jembatan) Sabbok bepatahan



jembatan Sabbo
Sambas tempo dulu masih begitu asri, banyak jembatan di Sambas masih menggunakan kayu sebagai bahan-bahannya. Contohnya jembatan Sabbo (sabbok). Jembatan atau gerattak Sabbok didirikan pada jaman Kesultanan Sambas, jadi jika dihitung tuanya berdasarkan sejarah, gerattak Sabbok ini sudah sangat terlalu tua. Jika kita ibaratkan pada manusia, ia sudah menjadi kakek-kakek yang berusia ratusan tahun, dan mungkin sudah almahrum. Karena orang yang telah membuatnya pada jaman Kesultanan Sambas, semuanya sudah pergi meninggalkan Bumi Terigas ke Sukabumi (alam barzah).

Dahulu, pada tahun 70an di Sambas terjadi banjir besar yang mengakibatkan Sungai Sambas meluap. Sungai Sambas kebanjiran selama tujuh hari tujuh malam sehingga orang Sabbok kebabbangan (kebingungan) untuk bepergian kesusahan. Dengan bajirnya Sungai Sambas mengakibatkan lanting dari Desa Sembarang (rumah terapung di Sungai Sambas) hanyut dan menghantam Gerattak Sabbok (Jembatan Sabo’). Gerattak Sabbok pun bebettahan (Jembatan Sabok patah (roboh).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...