Sabtu, 10 Januari 2015

Lima dari Tiga Puluh Kesalahan Dalam Sholat Wajib


“Sesungguhnya yang pertama kali akan dihisab atas seorang hamba pada hari kiamat adalah perkara shalat. Jika Shalatnya baik, maka baikpula seluruh amalan ibadah lainnya, kemudian semua amalannya akan dihitung atas hal itu” (HR. An Nasa’i: 463).


Banyak orang yang lalai dalam shalat, tanpa sengaja melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak diketahuinya, yang mungkin bisa membuat amalan shalatnya tidak sempurna. Kesalahan- kesalahan yang sering terjadi dalam shalat itu banyak sekali. Menurut Ustazd Feri lima diantaranya ialah:

1.            Menunda-nunda Shalat dari waktu yang telah ditetapkan. Hal ini merupakan pelanggaran berdasarkan firman Allah, “Sesungguhnya shalat suatu kewajiban yang telah ditetapkan waktunya bagi orang-orang beriman” (QS. An-Nisa: 103).

2.            Tidak shalat berjamah di masjid bagi laki-laki. Rasullah bersabda, “Barang siapa yang mendengar panggilan (azan) kemudian tidak menjawabnya (dengan mendatangi shalat berjamaah), kecuali uzur yang dibenarkan”. (HR. Ibnu Majah Shahih) Dalam hadits bukhari dan Muslim disebutkan. “Lalu aku bangkit (setelah shalat dimulai) dan pergi menuju orang-orang yang tidak menghadiri shalat berjamaah, kemudian aku akan membakar rumah-rumah mereka hingga rata dengan tanah”.

3.            Tidak tuma’minah dalam shalat. Makna tuma’minah adalah, seseorang yang melakukan shalat, diam (tenang) dalam ruku’, i’tidal, sujud dan duduk diantara dua sujud. Dia harus ada pada posisi tersebut, dimana setiap ruas-ruas tulang ditempatkan pada tempatnya yang sesuai. Tiak boleh terburu-buru di antara dua gerakan dalam shalat, sampai dia seleasi tuma’ninah dalam posisi tertentu sesuai waktunya. Nabi bersabda kepada seseorang yang tergesa dalam shalatnya tanpa memperlihatkan tuma;minah dengan benar, “Ulangi shalatmu, sebab kamu belum melakukan shalat”.

4.            Tidak khusu’ dalam shalat, dan melakukan gerakan-gerakan yang berlebihan di dalamnya. Rasulallah bersabda, “Sesungguhnya, seseorang beranjak setelah megnerjakan shalatnya dan tidak ditetapkan pahala untuknya kecuali hanya sepersepuluh untuk shalatnya, sepersembilan, seperdelapan, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga atau setengah darinya” (HR. Abu Dawud, Shahih) mereka tidak mendapat pahala shalatnya dengan sempurna disebabkan tidak adanya kekhusyu’an dalam hati atau melakukan gerakan-gerakan yang melalaikan dalam shalat.

5.            Sengaja mendahului gerakan iman atau tidak mengikuti gerakan-gerakannya. Perbuatan ini dapat membatalkan shalat atau rakaat-rakaat. Merupakan suatu kewajiban bagi mukmin untuk mengikuti imam secara keseluruhan tanpa mendahuluinya atau melambat-lambatkan sesudahnya pada setiap rakaat shalat. Rasulallah bersabda, “Sesungguhnya dijadikan imam itu untuk diikuti keseluruhannya. Jika ia bertakbir maka bertakbirlah, dan jangan bertakbir sampai imam bertakbir, dan jika dia ruku’ maka ruku’lah dan jangan ruku’ sampai imam ruku’“ (HR. Bukhari).

Itulah lima dari tiga puluh kesalahan dalam sholat kita sehari semalam. Apakah kita merasakan hal semacam itu? Tepuk dada Tanya selera…..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...