pantangan Bulan Muharram dibeberapa tempat di pedesaan khususnya di Kabupaten Sambas yang penulis ketahui,



Pantangan pada bulan Muharram???
Bulan Muharram
Pantangan Bulan Muharram dibeberapa tempat di pedesaan khususnya di Kabupaten Sambas yang penulis ketahui, bahwa pada bulan Muharram ini, yaitu pada satu hari bulan Muharram, tidak boleh keluar ke manapun. Misalnya ke kebun atau ke sawah untuk bekerja. Apa alasan dari para leluhur? Karena hari itu adalah hari suci yang harus dihormati, barang siapa yang masih menantang atau melanggar pantang larang tersebut, maka orang tersebut susah akan tertolong. Karena di hari itu, bala akan selalu terjadi, misalnya dipatuk oleh ular, kalajengking dan lain sebagainya. Contoh lain, jatuh, terkena parang (luka), ketabrak, dan lain sebagainya.

Apabila kita cermati dengan mata agama Islam, semua itu hanya “mitos” belaka, itu hanya sebuah kepercayaan. Namun, di desa penulis, masih memegang adat tersebut. Hanya ada beberapa orang saja yang keluar untuk bekerja, itupun hanya melakukan aktivitas yang tidak terlalu memakan tenaga seperti biasanya. Misalnya hanya menjenguk padi di sawah, atau memburu burung pipit yang sedang memakan padi, atau mencari mentimun di sawah, dan lain sebagainya.

Kebiasaan di desa penulis, pada satu hari bulan Muharram, itu dirayakan seperti layaknya hari raya “idul adha atau hari raya idul fitri”. Jadi di desa saya ada tiga kali lebaran. Diantaranya (1) lebaran Syawal, (2) Lebaran Haji (Idul Adha), dan (3) Lebaran Muharram. Akan tetapi lebaran atau memperingati 1 Muharram ini hanya dirayakan satu hari saja, hanya pada 1 hari Muharram. Sedangkan hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha secara umumnya dilaksakan 3 hari.

Setelah mengetahui pantangan pada satu hari di bulan Muharram, ada juga pantangan pada 10 hari bulan Syafar, dengan pantangan yang sama.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours