Rabu, 29 April 2015

Menerangkan Kejahatan Hawa Nafsu : Kultum Subuh Bulan Syawal Minggu Kedua



Para Jama’ah sholat subuh yang berbahagia dan dirahmati Allah swt. Musuh kita yang paling jahat adalah nafsu kita sendiri yang berada diantara kedua sisi kita, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra dari Rasulullah saw. yang artinya “Musuhmu yang paling jahat adalah nafsumu sendiri yang berada diantara kedua sisimu.”

Saudara-saudara sekalian yang berbahagia dan dirahmati Allah swt. Setan bisa menjadi kuat menguasai kita disebabkan karena pertolongan nafsu dan segala kesenangannya. Untuk itu janganlah sekali-kali kita tertipu oleh hawa nafsu kita sendiri. Dan jangan sampai pula nafsu kita sendiri kita jadikan tuhan. Nafsu kita akan membawa kita kepada tindakan kebatilan (kejahatan). Barang siapa diantara kita mengikuti perintah nafsu dan merasa puas dengannya, tentu dia akan celaka dan terjerumus ke dalam neraka. Bagi nafsu tidak ada hal-hal yang bisa dikembalikan ke arah kebaikan.

Orang yang berperang melawan orang-orang kafir bisa melihat musuhnya dan akan dapat menumpasnya dengan mudah, akan tetapi orang yang berjihad melawan hawa nafsunya sama sekali tidak dapat melihat musuhnya, yaitu setan yang durjana. Seperti halnya dalam puasa, pada bulan puasa, kita memerangi hawa nafsu kita yang dirasuki oleh setan-setan yang dilaknat oleh Allah swt.

Jika kita mati dalam pertempuran melawan orang-orang kafir, tentu kita akan tercatat sebagai syuhada’, dan kita akan mendapatkan ganjaran surga. Akan tetapi, jika kita mati dibunuh setan , karena kalah melawan nafsu kita sendiri dan menurutinya, niscaya setan akan menyeret kita ke dalam siksaan Tuhan. Na’uzubillahi min dzalik. Semoga kita selalu diberi kemenangan oleh Allah swt. Dalam memerangi (melawan) hawa nafsu kita sendiri.   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...