Selasa, 14 Juli 2015

Filosofi Kata Bubur Pedas (Makanan Khas Sambas)


Bubur Pedas Sambas
Waduuuhhh,,, berat judulnya yah, kayak orang kuliah jurusan bahasa aja…. Heheheheee
Karena Iseng nggak bisa tidur,,, teringat makanan bubur pedas… jadi pengen berbagi info tentang bubur pedas nih…

Yaaa.. bagi anda yang pernah mencoba bubur pedas makanan asli Sambas, Kalimantan barat ini pasti akan terheran2 “kenapa nggak pedas yah padahal namanya aja bubur pedas?” seperti kata Vj Daniel saat berkunjung ke sambas dan mencoba makanan khas ini…

Akhirnya, saya sendiri orang asli Sambas juga bertanya2, kenapa bisa jadi namanya bubur pedas, padahal nggak pedas? Saya pun mencari tokoh adat budaya, kemudian kakek-nenek atau sesepuh yang paham benar tentang makanan yang satu ini… dan akhirnya saya mendapatkan 2 jawaban yang berbeda, namun tetap satu jua… heheheeee

Pertama, katanya nih “bubur pedas itu bahan utamanya tumbuhan pakis (kalo dalam bahasa sambas disebut midding) yang apabila dimasak airnya akan berubah kemerahan layaknya air pada cabe yang digiling… juga adanya Merica, lada, sahang pada bahan pembuatannya yang dapat merubah rasanya menjadi agak terasa pedas juga menghangatkan...

Kedua, ini yang menurut saya sangat unik. kata “pedas” pada bubur pedas ini bukanlah mengandung arti pedas yang sebenarnya, namun kata “pedas” dimaksudkan yaitu adanya campuran sayuran seperti ; kangkung, cambah, kacang panjang, jagung muda, kacang tanah. Kalo mau nambah ikan teri, mau pake daging (ayam, sapi, kambing) juga boleh-boleh aja asalkan bahan dasar utamanya yaitu midding, beras sama kelapa tua yang sudah diparut yang sudah di olah. Namun apabila bahannya midding (tumbuhan pakis), beras dan kelapa yang sudah diparut aja rasanya nggak bakalan enak makanya dimasukin deh tuh bahan-bahan campuran sayuran lain sehingga menjadi BUBUR PEDAS…
Kata nenek narasumber saya “bukkan bubbor paddas namenye mun se’an camporan sayok-sayok an yang laingnye”  Hehehehe nggak ngerti yaaaa,,, artinya “bukanlah bubur pedas namanya jika tidak ada campuran dari sayur-sayuran lain” yang menambah kelezatan BUBUR PEDAS…..

Oh ya... pada zaman dahulu, pembuatan Bubur Pedas akan lebih lengkap jika disertai 40 pucuk sayur atau 40 jenis sayur yang berbeda sehingga memperkuat statement ini bahwa maksud kata PEDAS pada makanan khas sambas ini adalah "banyaknya jenis sayur-sayuran yang menambah kenikmatan bubur pedas itu sendiri", selain bahan pokok utamanya adalah pakis, beras dan kelapa parut yang telah diolah...

sedangkan untuk kata BUBUR itu sendiri, karena bentuk massanya yang lembut seperti bubur-bubur biasanya, namun jenis buburnya terdiri dari sayuran...

Okay ngerti yah makna kata Bubur pedas???  bukan dari rasa yang menyebabkan namanya menjadi bubur "pedas" namun dari bahan olahannya itu sendiri...

Kalo masih nggak ngerti juga, tanyakan aja sama rumput yang bergoyang,, 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...