Pada saat berpuasa, mulut kering dan berbau, bau asam atau bau tidak sedap lainnya. Namun, bagi Allah Swt, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari wanginya minyak misik atau kasturi. Hebat bukan? Dengan bau yang tidak sedap pada mulut kita, membuat kita tidak pede (PD) untuk berbicara dengan orang lain, sama pacar, teman, kepala sekolah, guru, dan lain sebagainya. Kadang-kadang orang yang menjadi lawan kita bicara akan menutup mulut atau menghindar agak jauh dari kita karena bau mulut kita yang bagaikan bau “asem”

Jadi, apakah ada solusi untuk menghilangkan bau tersebut agar kita merasa PD ketika berbicara dengan orang lain? Di bawah ini akan kami berikan beberapa trik atau cara untuk megatasi bau mulut ketika kita sedang berpuasa. 

Cara atau trik tersebut adalah sebagai berikut:
  1. makan sahur jangan yang mengandung atau beraroma bau-bau seperti petai, jengkol, cencalok, tempuyak.
  2. ketika sahur makan dan minumlah yang segar-segar, sayur dan buah yang fress,serta minum air hangat-hangat kuku. Susu, sari kurma dan sejenisnya. 
  3. pada siang harinya, sikat gigi 3 kali sehari, kumur-kumur ketika wuduk, bila perlu gunakan laserin (tidak apa-apa, jangan berlebihan). Laserin tidak membatalkan puasa, lihatlah apa saja yang membatalkan puasa. Makan dan minum serta muntah dengan sengaja, tidak ada kan yang namanya laserin, atau kukur-kumur dengan laserin.

Itulah tiga cara yang dapat penulis sajikan, lebih lanjut kita teman, sanak saudara ingin menambahkan silakan, mungkin teman punya amalan tersendiri dalam menjalankan ibadah puasa ini...

Anda ingin membutuhkan informasi lebih banyak tentang bau mulut saat puasa? Silakan klik di bawah sini:

Semoga artikel ini memberikan pencerahan bagi kita semua.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours