Rabu, 16 Desember 2015

Di Tanah Borneo Bubur Pedas, Menu Wajib Saat Berbuka Puasa



sumber foto : oreoandsugar.blogspot.com
Puasa telah menjelang, semua umat muslim di penjuru dunia melaksanakan ibadah puasa. Allah Subhanahu Wata’ala telah berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 183). Bulan puasa (Marhaban Ya Ramadhan) disambut dengan suka cita oleh umat Islam seluruh dunia.

Pada bulan yang penuh berkah ini rezki selalu melimpah, makanan dan minuman banyak sekali. Kue-mueh, minuman, sayur-mayur di jual dipasar Ramadhan. Orang-orang berdatangan dari berbagai desa atau kelurahan hanya sekedar untuk membeli kue-mueh atau jalan-jalan melihat orang ramai. Begitulah keadaan masyarakat selama bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Begitu pula dengan masyarakat yang ada di Tanah Borneo. Pada bulan yang penuh berkah ini masyarakat di Tanah Borneo sering mengadakan buka puasa bersama-sama di pondok pesantren atau di panti.

Biasanya menu utama dalam acara tersebut adalah “bubur pedas”, karena bubur pedas adalah makanan favorit saat buka puasa masyarakat di tanah Borneo. Seolah-olah bubur pedas ini menjadi menu wajib pada saat berbuka puasa, bukan hanya di Kalimantan Barat akan tetapi di Negara Jiran (Sarawak-Malaysia) juga menyukainya. Para pejabat atau pengurus IPHI serta PHBI juga menyukai masakan bubur pedas ini yang sering mengadakan acara buka bersama tersebut. Di samping itu pula, kue-kue dan minuman serta buah-buahan disajikan dalam kegiatan tersebut.

Ramadhan bulan yang mulia, bualn yang penuh rahmat dan berkah serta ampunan. Bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat muslim di dunia. Marhaban Ya Ramadhan.... Marhaban Ya Ramadhan.... pada bulan ini mari kita saling berlomba mencari pahala sebanyak-banyaknya, serta mohon ampunan atas dosa dan kesalahan kita selama ini. Pada bulan yang penuh rahmat ini jangan lupa kita berbagi rezki pada sesama, begitu pula dengan bubur pedas. Bubur pedas yang telah dibuat, disedekahkan kepada tetangga, agar tetangga ikut merasakan nikmatnya bubur pedas masakan asli daerah Sambas, Kalimantan Barat.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang bubur pedas klik di sini:
  1. Bubur Pedas Khas Sambas (West Borneo) Di Klaim Oleh Malaysia (Sarawak)
  2. Otak Bubur Pedas Mencundangi Para Otak Keju
  3. Mengapa disebut bubur pedas? Tapi tidak pedas!
  4. Bubur Pedas (Makanan Khas Sambas) Apa Muntahan Kucing?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...