Pada bulan Ramadhan atau bulan puasa ini, banyak mulut-mulut yang berbau lebih harum dari minyak kasturi, benarkah?

Hadist Rasulullah SAW mengatakan yang artinya ..... klik di sini “Atasi bau mulut saat berpuasa ala Rasulullah SAW”. Berdasarkan hadist di atas, bahwa benar mulut orang yang berpuasa disisi Allah lebih harum dari minyak kasturi.

Namun sebenarnya, bau mulut atau nama lainnya dalam bahasa orang (halitosis) pada bulan tidak puasa pun berbau. Apalagi bulan puasa, yang tidak berludah-ludah tu, ada orang yang begitu, disimpan saja di dalam mulut, ada yang suka memain-mainkan air ludah, ihhhhh jijik rasanya. Lebih baik dibuang, jika di telan juga tidak apa-apa, tapi jangan yang dimain-mainkan, itu juga sudah tidak baik, yang normal-normal saja lah. Yang biasa-biasa aja.

Sebenarnya jika diteliti secara ilmiah, bau mulut orang berpuasa atau tidak berpuasa itu juga tetap bau. Mengapa ya? Karena orang tersebut tidak menjaga kebersihan mulut dan giginya, giginya ompong berlobang, mulutnya rastong (penyakit bau mulut). Karena di dalam mulut itu dapat berupa makanan sisa yang tersangkut diantara gigi, yang dapat membusuk dan kemudian menjadi tempat tumbuh kembang bakteri yang baik. Tentunya juga mekanisme tersebut menimbulkan bau mulut menjadi tidak sedap. Penyakit lokal dalam mulut dapar berupa penyakit gigi dan jaringan lunak dalam rongga mulut seperti gusi dan lidah.

Makanan yang tersangkut di dalam gigi, selayaknyalah harus dibersihkan dengan tusuk gigi atau disikat dengan sikat gigi (siwak) tiga kali sehari. Dan jangan lupa untuk berkumur-kumur sehingga bau mulut orang yang berpuasa dapat dikurangi.  

Jika ingin mengetahui infolebih banyak klik disini ya:

  1. Atasi bau mulut saat berpuasa ala Rasulullah SAW
  2. Bau Mulut Orang berpuasa TIDAK lebih harum dari minyak Kasturi
  3. Bolehkah Berkumur dan Menyikat Gigi pada saat berpuasa?
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours