Victoria Djie 64 tahun sekarang ini telah sukses, dan hidupnya kini serba berkecukupan. Sedangkan dulu ia hanyalah seorang petani


Anak petani lahirkan 3 Dokter Specialis yang hebat
Dokter
Victoria Djie 64 tahun sekarang ini telah sukses, dan hidupnya kini serba berkecukupan. Sedangkan dulu ia hanyalah seorang petani miskin yang selalu diusir oleh orang-orang tempatan (penduduk setempat). Karena pada waktu lalu sekitar tahun 1967 karena terjadi demontrasi besar-besaran hingga mereka terusir. Mereka sekeluarga terusir, sedangkan waktu itu ia masih sekolah Bidan di Pontianak. Ia tidak bisa konsen untuk belajar, karena memikirkan bagaimana dengan nasib keluarganya di Singkawang.

Meskipun hidupnya sebagai pengungsi dan tidak terpandang karena hidupnya yang begitu miskin. Dengan keadaan seperti itulah yang membuat Victoria bertekad harus dapat mencapai cita-citanya. Ia berjuang dengan separuh tenaganya, ia terus belajar dan belajar. Ia juga bertekad, jika ia kawin dan mempunyai anak-anak akan terus disekolahkannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Setelah beliau kawin dan mendapatkan lima orang anak, ia bertekad akan menjadikan anak-anaknya sukses dikemudian hari. Waktu terus berlalu, pada tahun 1971 ia sudah menjadi PNS dan ditugaskan di Sintang, kemudian pindah ke Tumbang Titi, dan Ketapang. Pada tahun 1974 di Ngabang Kabupaten Landak. Ia berkeliling untuk menggencar-gencarkan program pemerintah betapa pentingnya kesehatan bagi manusia.

Pada tahun 1977 beliau (Victoria) dipindah tugaskan ke kota kelahirannya yaitu Kota Singkawang yang pada waktu itu masih Kabupaten Sambas. Ia bekerja disalah satu puskesmas Kota Singkawang Kabupaten Sambas sebagai penyuluh KB (Keluarga Berencana). Ia berkeliling dengan sepeda bututnya untuk menemui ibu-ibu akseptor-akseptor KB, masuk kampung keluar kampung, masuk gang keluar gang, masuk sawah keluar sawah, dan lain-lainnya.

Victoria bekerja keras tiada henti hingga usianya saat ini, dengan kegigihannya itu, kini anak-anaknya telah berhasil dan sukses. Dengan itu pula pada tahun 2012 ia mendapatkan penghargaan karena pengabdiannya yang panjang di dunia kesehatan. Victoria meraih predikat bergengsi ditingkat nasional yakni, Runner Up Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia. Karena dengan kegigihannya yang berawal dari Bidan Kampung membuka klinik bersalin yang sederhana menjadi sebuah Rumah Sakit yang ada di Kota Singkawang dengan nama “Rumah Sakit Harapan Bersama”.

Kini anak-anaknyalah yang melanjutkan impiannya, karena lima dari anaknya 3 orang menjadi dokter specialis, dan 2 orang menjadi apoteker.
Share To:

Basendra Samsul

Post A Comment:

0 comments so far,add yours