Sabtu, 06 Juni 2015

Terbongkarnya Satu Hal yang Tidak Allah Ketahui



Sebelumnya penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pembaca yang budiman, bukan maksud penulis untuk menghina atau menyudutkan serta menyinggung perasaan bapak-ibu haji atau para da’i tentang artikel penulis yang lalu yang berjudul “Allah Maha Mengetahui, namun ada 1, Allah yang tidak tau!”. Dengan adanya artikel penulis tersebut, banyak pula komentar yang berdatangan, dengan ini maka penulis akan menjelaskan sebuah fakta bahwa Allah tidak tahu akan satu hal itu. Mungkin selama ini kita tidak mengetahui serta memikirkan hal itu.

Selama ini kita mengetahui bahwa Allah itu Maha Mengetahui dan mempunyai nama sembilan puluh sembilan. Sembilan puluh sembilan nama tersebut yang kita ketahui disebut dengan “Asmaulhusna” yang mempunyai makna “Nama-nama Allah yang baik”. Dengan adanya nama-nama Allah yang baik itu, maka kita selayaknyalah memohon kepada-Nya dengan nama-nama-Nya tersebut.

Perhatikan firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran surah Al-Mu’min ayat 60 yang artinya “dan Tuhanmu berfirman: "Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku* akan masuk neraka Jahannam dalam Keadaan hina dina” (QS. Al-Mu’min: 60). Keterangan* Yang dimaksud dengan menyembah-Ku di sini ialah berdo’a kepada-Ku.

Untuk mengetahui info lebih banyak klik di sini “Kapan Allah Akan Mengabulkan Do’a, Harapan & Impian Hambanya?

Firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran yang artinya “….. sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji” (QS. Ar-Ra’d: 31).

Berdasarkan terjemahan ayat di atas, bahwa Allah akan selalu menepati janjinya. Sebagaimana apa yang telah kita janjikan kepada Allah sewaktu kita masih kecil. Allah SWT berjanji akan memberi kita rezki lewat ibu kita, yaitu air susu.

Dengan begitu, apa yang telah Allah SWT sampaikan kepada kita sewaktu kita dalam kandungan ibu kita, hingga kita hidup di dunia, Allah selalu menepati janjinya. Begitu juga dengan imbalan orang-orang yang berinfak atau sedekah, maka rezkinya akan selalu bertambah karena ditambah oleh Allah SWT.

Lalu, apa hubungannya janji Allah dengan judul artikel penulis sebelumnya, yang mengatakan bahwa Allah Maha Mengetahui, namun ada 1, Allah yang tidak tau!”. Hubungannya adalah, bahwa sebenarnya yang Allah SWT tidak ketahui adalah BERBOHONG”. Apakah selama ini Allah SWT telah membohongi kita? Apakah selama ini Allah tidak memperkenankan do’a kita? Orang-orang Non Muslim saja diberi rezki oleh Allah SWT, karena Allah sudah berjanji kepadanya akan memberi rezki. Oleh sebab itulah Allah maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah kasih mereka, namun tidak Allah sayangi. Jika kita ingin dikasihi dan disayangi oleh Allah Subhanahu Wata’ala, maka laksanakanlah perintah-Nya dan jauhilah larangan-Nya. Jadi yang penulis maksudkan bahwa Allah SWT tidak tahu adalah Allah tidak “tahu berbohong”, karena Allah selalu memenuhi janjinya, sedangkan kita, selalu membohongi Allah SWT dan diri kita sendiri, serta orang lain, baik itu orang tua kita, sanak saudara kita, keluarga kita, teman kita, guru kita, dan siapa saja. Kita telah membohongi diri kita dan orang lain, rakyat membohongi pejabat, dan pejabat menipu rakyat.

Itulah penjelasan penulis mengenai artikel yang lalu, sekali lagi bahwa penulis bukanlah siapa-siapa, penulis hanya mengatakan yang sebenarnya, Al-Qur’an dan Hadits saja mempunyai makna konotasi, dan bukan denotasi, terkadang penulis juga terilham demikian. Bahasa pada Al-Quran dan Hadits kadang bermakna kiasan. Ilmu penulis hanya setitik tinta disamudra luas, bukan setetes, setetes itu terlalu banyak bagi penulis. Jadi sebenarnya penulis membuat judul di atas adalah makna konotasi, akan tetapi benar khan... bahwa Allah tidak tau berbohong,,, manusia lah yang selalu membohongi ALLAH SWT. 

Mudah-mudahan jawaban artikel yang lalu dapat memberikan kepuasan pada pemirsa di manapun berada. Sekali lagi penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Wasalam penulis.

Jadikan informasi ini semakin bermanfaat dengan  mem-Bagikan atau men-Share artikel ini lewat sosial media Facebook, Twitter dan lainnya.... Terima Kasih 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...