Jumat, 01 Mei 2015

12 Rabiul Awal Bukanlah Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW


Para pembaca, sanak saudara, teman, para sahabat yang ada di dunia maya di manapun berada, sebelum penulis menerangkan atau menjelaskan artikel atau materi di atas mengenai “12 Rabiul Awal Bukanlah Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW” penulis mohon maaf dengan kerendahan hati yang tulus serta yang sebesar-besarnya jika dalam artikel atau materi ini nantinya akan menyinggung atau menyakiti hati dan perasaan sanak saudara, teman-teman para sahabat dan siapa saja yang telah membaca artikel ini.

Penulis menyadari, penulis penuh dengan kekurangan dan pula penulis bukannya seorang ustazd atau guru spiritual atau dosen, penulis bukan siapa-siapa, penulis hanyalah orang awam yang tidak mengerti soal agama, namun dalam hal judul di atas penulis hanya ingin mengemukakan persepsi tentang judul artikel atau materi tersebut, jika dipantau atau diteliti dengan sofwer kalender horoskop ciptaan Johan Wijarko.

Selamat membaca....
Diceritakan, ketika Nabi Muhammad SAW akan dilahirkan ke dunia oleh Ibunya, tentara bergajah yang dipimpin oleh Abrahah akan mengancurkan Kakbah. Namun dengan perteolongan Allah SWT, tentara Abrahah semuanya mati dilempar oleh Burung Ababil dengan bebatuan dari Neraka Sijjil. Sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah SWT dalam Quran Surah Al-Fiil ayat 1-5 yang artinya “1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah*? 2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia? 3. dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, 4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, 5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat)” (QS. Al-Fiil: 1-5).

Keterangan* Yang dimaksud dengan tentara bergajah ialah tentara yang dipimpin oleh Abrahah Gubernur Yaman yang hendak menghancurkan Ka'bah. sebelum masuk ke kota Mekah tentara tersebut diserang burung-burung yang melemparinya dengan batu-batu kecil sehingga mereka musnah.

Dengan kejadian seperti di atas sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah SWT, maka kelahiran Nabi Muhammad SAW disebut dengan tahun gajah. Serta dipercayai secara umum kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah pada tanggal 12 Rabiul Awal hari Senin (pendapat Jumhur Ulama dari kalangan Ahlussunnah Wal Jama’ah). Akan tetapi,  banyak pula yang berpendapat bahwa Rasulullah SAW lahir pada tanggal 9, bahkan tanggal 17, seperti pendapat kalangan Syiah Imamiyyah.

Dengan adanya perbedaan pendapat, jadi kapankah Nabi Muhammad SAW lahir? Dengan kemajuan teknologi dan berkembangnya IQ manusia, kini banyak para peneliti yang memcoba memberikan sumbangsihnya pada peradaban agama khususnya sejarah. Dengan ini, mari kita coba telusuri dengan sofwer kalender horoskop karya atau ciptaan Johan Wijarko.

Selama ini, di rumah, di sekolah, di lingkungan masyarakat dan diperguruan tinggi, mengatakan bahwa pada tanggal 12 Rabiul Awal hari Senin pada tahun Gajah Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Dan pada tanggal yang sama itu pula Beliau diwafatkan oleh Allah SWT, (yang diketahui dan telah dipelajari) sejak dibangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi, serta menjadi guru atau tokoh masyarakat.

Namun benarkah demikian? Mengenai pertanyaan di atas, banyak pula pendapat untuk menjawab pertanyaan tersebut. Setiap aliran yang penulis ketahui masing-masing mengemukakan pendapatnya. Begitu pula dengan halnya penulis, yang mencoba untuk menyesuaikan kalender horoskop karya atau ciptaan Johan Wijarko.

Setelah penulis melakukan penelitian kecil, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1.            Materi yang selama ini dipelajari bahwa Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun gajah bertepatan 20 April 571 Masehi.
2.            Jika kita mengacu pada tanggal di atas (20 April 571), berdasarkan kalender horoskop ciptaan Johan Wijarko, pada tanggal 20 April 571 bukan hari Senin, dan bukan 12 Rabiul Awal, melainkan 6 Rabiul Awal hari Sabtu -52 Hijriyah.
3.            jika kita mengacu pada tanggal 12 Rabiul Awal -52 H, bukan hari Senin, tapi hari Jum’at 26 April 571 Masehi,
4.            jika kita ingin mengacu pada hari Senin, maka tanggal 22 April 571 Masehi sama dengan atau bertepatan 8 Rabiul Awal -52 Hijriyah.
5.            Jika:
a.       Nabi Muhammad lahir 20 April 571 Masehi = 6 Rabiul Awal -52 H, yaitu hari Sabtu.
b.      Nabi Muhammad lahir 12 Rabiul Awal -52 H = 26 Aprl 571 Masehi, yaitu hari Jum’at.
c.       Nabi Muhammad lahir hari Senin = 22 April 571 M, bertepatan tanggal 8 Rabiul Awal -52 H.

Setelah melihat perbandingan atau perbedaan pada kalender (materi) di atas, bagaimana pendapat anda? Jauh sekali bukan? Penulis tiada niat untuk menggurui, namun penulis hanya mengatakan apa adanya. Jika disepakati maka, Nabi Muhammad SAW lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal hari Jum’at  tahun -52 Hijriyah, bertepatan dengan 26 April 571 Masehi.

Saran dan kritik yang sifatnya membangun penulis harapkan, wasalamualaikum wr...wb...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...