Juli 2013


Sebentar lagi Raya Natal akan tiba, semua umat Kristiani akan merayakan natal dan tahun baru 2014. Dengan bertambahnya tahun Masehi ini,maka usia bumi (dunia) semakin tua. Begitu juga dengan usia kita, apakah kita sudah cukup bekalnya untuk meninggalkan dunia ini? Setiap agama di dunia ini mempunyai hari-hari besar, diantaranya Islam hari Raya Idul Adha, Idul Fitri, 1 Muharram, Maulid, dan Isra’ Mi’raz Nabi Muhammad saw. Hari Raya Natal dan kenaikan Isa Al Masih,  bagi umat Kristiani, hari raya waisyak, nyepi, dan banyak lagi bagi agama yang lainnya.

Jika terjadi hari besar suatu agama, para sahabat saling mengucapkan kata ucapan selamat, apakah selamat natal, selamat hari raya idul fitri, idul adha, selamat nyepi, selamat waisyak, selamat hari raya china (gong xhi facai).

Namun, timbul pertanyaan apakah kita boleh mengucapkan ucapan selamat kepada agama lain selain agama kita (khusus yang beragama Islam)?
Perkatikan firman Allah swt dalam surah Al-Baqarah: 120 yang artinya “orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.”

Dalam surah Al-Furqaan ayat 52 Allah swt. berfirman yang artinya “Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al Quran dengan Jihad yang besar.”

Dari beberapa ayat di atas, maka dapat disimpulkan bahwa memberikan ucapan natal atau sebagainya kepada agama lain itu dilarang, karena sama dengan kaum tersebut.


Pada bulan yang mulia ini, semua manusia berlomba-lomba memperbanyak pahala, karena pada bulan yang mulia ini pahala dilipatgandakan. Ibaratnya satu berbanding sepuluh, bahkan sepuluh berbanding seratus. Walaupun perbuatan yang kita perbuat seujung kuku atau sebiji sawi, maka Allah Subhanahu Wata’ala akan membalasnya dengan berlipat ganda banyaknya. Namun sayang, jika pahala dapat dilihat, maka menggunung sudah pahala yang kita lakukan dan bahkan tujuh gunung tujuh lautan banyaknya pahala kita.

Pada bulan ini banyak orang yang infak dan sedaqah meskipun itu hanya 25 rupiah. Meskipun hanya 25 rupiah maka pahalanya kita kira-kira menjadi 2.500 banyaknya. Apalagi jika sepuluh ribu atau sejuta (bagi yang mampu). Setelah berinfak atau sedekah, apa manfaatnya bagi kita dan orang lain, dan berapa pahalanya dimata Allah Subhanahu wata’ala? Manfaat infak, sedekah bagi kita adalah membersihkan harta dan jiwa kita, serta mendatangkan kepuasan tersendiri secara psikologis pada batin kita, serta kita dapat merasakan penderitaan orang lain.

Lalu, apa manfaatnya bagi orang lain? Beban atau penderitaan orang lain akan menjadi ringan, orang akan senang dan bahagia merasa diperdulikan atau diperhatikan. Kemudian, berapa pahala yang akan kita dapatkan? Allah subhanahu wata’ala sudah berjanji dalam firmannya yang artinya barang siapa yang bersedekah atau berinfak serta membelanjakan hartanya di jalan Allah, maka Allah akan melipatgandakan pahalanya serta rezkinya.

Perhatikan firman Allah SWT dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 261 yang artinya “perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah* adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui” (QS. Albaqarah: 261).

Keterangan* Pengertian menafkahkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain.

Nah, dengan adanya ayat di atas, atau janji Allah SWT, maka tunggu apalagi,,, sekarang lakukanlah, infakkanlah pada yang membutuhkannya.
Dengan ini, saya berbagi kepada pemirsa online yang berhati emas untuk meringankan beban saudara/i atau untuk memberinya pekerjaan yang lebih layak sesuai dengan ilmu yang didapatkan oleh mereka, ataupula memberikan bea siswa untuk kelanjutan sekolah atau kuliah anak-anak yang tidak mampu ke S1 atau ke S2 di Jakarta atau di Malang.

Jika Bapak/Ibu, Saudara (i), yang ingin menyumbangkan sedikit hartanya, dukung saya, bantu saya untuk membantu mereka. Saya akan menyalurkannnya harta Bapak/Ibu, Saudara (i) kepada yang membutuhkannya.

Bapak/Ibu, Saudara (i), boleh percaya boleh juga tidak, ini dunia maya,,, banyak sekali penipuan lewat online (internet). Akan tetapi saya siap mempertanggung jawabkannya di hadapan Tuhan (Allah Subhanahu Wata’ala) dan kepada Bapak/Ibu sekalian.

Kini saya mengetuk hati Bapak/Ibu, Saudara (i) sekalian, tolong kirimkan uang seikhlas dan seadanya kepada saya dengan No Rekening 3478-01-027191-53-3 atas nama Sugianto, BRI Unit Singkawang Kota.

Andaikan kita tahu, bahwa susungguhnya orang-orang cacat (disebilitas), orang-orang miskin, orang-orang lansia (jompo) itu mulia di hadapan Allah, sebagaimana firman Allah dalam QS. Abasa: 1-16. manusia dipandang oleh Allah hanyalah iman dan taqwanya.

Ingat Bapak/Ibu, Saudara (i) sekalian, sekali lagi tolong kirimkan uang seikhlas dan seadanya ke No Rekening 3478-01-027191-53-3 atas nama Sugianto, BRI Unit Singkawang Kota.


(Siswa SDN 22 Mak Tangguk Berkelas di Garasi)

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sambas melalui UPT Dinas Kecamatan Tebas, menggelar suvervisi gabungan, yang diikuti oleh pegawas, Ahkmadi serta anggota DPRD Kabupaten Sambas, Muazah Al-Adawiyah. Mereka melakukan kunjungan ke SD Negeri 22 Mak Tangguk Kecamatan Tebas, Rabu (27/2). Dari kunjungan tersebut, tim menemukan bagaimana kondisi sekolah tersebut begitu memprihatinkan. Oleh sebab itu, Muazah Al-Adawiyah berharap agar Disdik dapat memprioritaskan penambahan ruang kelas baru, bagi sekolah yang kondisinya memprihatinkan ini.

Bayangkan saja, dia menggambarkan bagaimana dengan jumlah murid sebanyak 235 siswa, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, dalam sehari-harinya harus menjalankan aktivitas belajar dalam kondisi terbatas, hanya empat ruang belajar. Sedangkan untuk tiga ruang kelas lain masih menumpang di mushola, dengan kondisi yang memprihatinkan. Dan satunya lagi, di tempat garasi, dan itu berlangsung sejak 2006 hingga kini.

Bahkan, dari diskusi yang mereka lakukan Muazah mengungkapkan khusus di Kecamatan Tebas,kekurangan ruang kelas ini mencapai 30 persen. Tentunya dengan kondisi yang riil dilapangan ini, sangat berdmpak kepada murid-murid yang belajar di ruangan yang serba terbatas. Oleh sebab itu pemerintah daerah serta pemerintah pusat harus memperhatikan sarana dan prasarana yang ada di daerah, bukan hanya memenitingkan saku dan perut saja, serta memainkan proyek orang bodoh dan orang-orang miskin yang tidak mampu dan tidak mahu tahu. Sampai kapan Indonesia akan maju, jika selalu dijajah oleh bangsa sendiri. Mari berbenah diri dari yang kurang rapi menjadi lebih baik.


Kita semua tahu, bahwa jembatan atau geratak sabbok adalah khazanah kerajaan sambas yang masih tersisa selain istana dan makam-makan kesultanan sambas. Dengan bergantinya hari menjadi minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, tahun berganti abad, kini Gerattak sabbok sudah semakin tua. Mungkin dengan semakin tuanya gerattak sabbo' itulah pemerintah daerah kabupaten sambas akan merobohkan gerattak sabbok tersebut. Kondisi gerattak sabbo' mungkin dilihat sangat membahayakan bagi para pengguna jalan, baik berjalan kaki atau sepeda motor. Karena besi yang menjadi pengunci papan atau lantai jembatan sudah mulai tanggal.

namun, bagi saya jika dirobohkan dan diganti dengan proyek beton, itu bukan solusi yang tepat. Jika dirobohkan, maka kita akan kehilangan khazanah atau aset budaya kerajaan sambas. Roh para leluhur akan murka dan marah jika kita merusak khazanah yang ada. Coba kita lestarikan, kita jaga, dirawat dengan baik. Jika membahayakan bagi pengguna jalan, maka perbaikilah, jika tidak layak untuk digunakan, jangan lagi digunakan sebagai akses tranfortasi, akan tetapi sebagai aset warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya.

Saya punya ide atau gagasan, jika setuju, buat jembatan proyek beton (duplikat gerattak sabbok, sebagaimana bistek proyek) akan tetapi tidak merobohkan gerattak sabbok (jembatan) tersebut. Buatlah jembatan duplikat (proyek baru) disamping jembatan sabbok, sebagaimana jembatan batu peninggalan belanda di sebangkau. Jadi jembatan sabbok tetap terjaga dan dilestarikan (direhab atau renovasi). Gerattak sabbok tidak boleh dijalani dengan sepeda motor, hanya untuk pejalan kaki saja (sebagai sarana untuk santai) menjaga situs sejarah kesultanan sambas. Karena kita sudah ada jembatan baru disampingnya.

Biar bagaimanapun saya tidak setuju jika gerattak sabbok dirobohkan. Jika dirobohkan “gerattak sabbok” akan tinggal nama. “gerattak sabbok tinggal namanya”. Kalau tidak saya (kita), siapa lagi yang akan peduli. Apakah selama ini tidak kita pikirkan, sudah berapa banyak peninggalan kesultanan sambas yang telah terjual keneeri jiran (malaysia atau brunai darussalam). Klik di sini “Bupati, Tolong Hentikan Proyek Jembatan Sabbok”. Dan klik di sini “Sambas Bumi Terigas Kebanjiran Geratak (Jembatan) Sabbok Bepatahan”.


Dunia semakin tua, dunia semakin padat, dunia semakin edan, dunia semakin panas, dunia semakin kecil, dunia semakin gerah, dunia semakin marah, dunia semakin indah, dunia semakin berubah, dunia semakin ... dan semakin ... apalagi setelah itu? Mengapa penulis bicara seperti ini, karena manusia-lah yang merbah semua itu. Gunung yang tinggi menjulang, perlahan-lahan akan musnah, pohon-pohon yang rindang dan rimbun serta asri, perlahan-lahan menjadi debu dan bara api. Air laut laut yang dingin, perlahan-lahan akan panas.

Begitupulalah yang ada pada kerajaan ini, kesultanan sambas. Seperti batu canggar dan batu lappak di kecamatan jawai, musnah dan terkikis oleh waktu, banyak anak negeri yang pada tidak tahu. Kemudian banyak pula khazanah sambas yang terjual kenegeri jiran, dan sekarang “jembatan Sabbok” akan dimusnahkan dengan diganti jembatan baru (jembatan gantung beton).

Jika proyek ini disetujui dan dilaksanakan, maka gerattak sabbok tinggal cerittenye serta lagunye. Maka dari itu,,, pikirlah cagar budaya akan hilang dibumi sambas terigas, bumi serambi mekah. Apalagi yang bisa kita ceritakan atau banggakan kepada dunia? Yang jelekpun (maksudnya jembatan sabbok, bukan dimaksudkan jelek beneran) tidak bisa kita lestarikan. Kasihan aku.....................


Rakyat kabupaten sambas atau masyarakat sambas, apakah setuju jika jembatan sabbok dibumi hanguskan? Jembatan sabbok akan tinggal namanya di sambas ini. Apakah kita tidak menghargai jerih payah para leluhur kita yang sudah membuat jembatan tersebut? Saya bukan siapa-siapa, saya bukan pejabat, saya bukan ahli politik, saya bukan pegawai, saya bukan LSM, saya bukan teroris, saya bukan pecundang, saya hanyalah seorang jurnalis. Setelah menjual aset kerajaan dan tanah pusaka leluhur sambas, apalagi yang akan digadaikan oleh para pemimpin kita. Jangan sampai jembatan sabbok sebagai alasan untuk meng-gol-kan proyek yang besar dengan nilai uang yang milyaran rupiah.

Cukuplah sudah dengan apa yang ada, jangan lagi memanfaatkan kebodohan atau ketidaktahuan masyarakat serta rakyat. Ada cara lain untuk menyelamatkan jembatan sabbok tersebut, coba study dulu kelapangan, mungkin jembatan itu tidak menguntungkan, mungkin jembatan itu tidak mendatangkan kekayaan bagi kalangan masyarakat sambas atau pejabat, maka jembatan tersebut akan dimusnahkan dan diganti dengan yang baru.

Dengan adanya proyek tersebut pasti akan ada pro dan kontra, terserah mereka mau buang apa, yang penting saya sudah mengemukakan pendapat saya, “Bupati, Tolong Hentikan Proyek Jembatan Sabbok”, setelah itu terserah.... bagi kawan-kawan pemuda, warga masyarakat sambas, pejabat, pegawai, mahasiswa, pelajar, yang tidak setuju dengan jembatan sabbok dirobohkan dan diganti dengan proyek jembatan beton, dukung saya, like artikel ini, mari kita ke sambas ke kantor DPRD, suarakan inspirasi kita.

Buat saja jembatan baru disampingnya, macam jembatan sebangkau, yang satunya masih bisa untuk orang-orang atau masyarakat santai macing dan jalan-jalan, begitu juga hendaknya jembatan sabbok tersebut. Sekali lagi tolong pikirkan.... “Bupati, Tolong Hentikan Proyek Jembatan Sabbok” klik disini “Saya Tidak Setuju Geratak Sabbok Dirobohkan”. Dan klik di sini “Sambas Bumi Terigas Kebanjiran Geratak (Jembatan) Sabbok Bepatahan.”


Selaku seorang hamba pasti akan meminta kepada Tuhannya. Proses meminta itu disebut dengan permohonan atau do’a. kita selaku hamba apakah sudah berdo’a kepada Sang Pencipta ketika selesai sholat? Atau pada saat berbaring, duduk, dan berdiri? Apabila kita selesai sholat, berdo’a kepada Allah SWT, hanya sesaat kita berdo’a, apa yang kita minta kadang tidak jelas, hanya asal ucapkan saja. “Ya Allah aku minta kaya, aku minta harta, aku minta wanita, aku minta rumah” dan banyak lagi do’a-do’a yang lain. Namun hanya asal ucapkan saja, tidak dihayati, tidak serius. Dan pula kadang selesai sholat, terus bangkit tanpa berdo’a sama sekali.

 

Mengapa kita demikian? Sedangkan Nabi Muhammad SAW saja berdo’a untuk ummatnya, untuk kita semua. Nabi Muhammad SAW berdo’a saja dengan do’a yang agak panjang untuk berdialog kepada Allah SWT. Klik di sini “Do’a Rasulullah yang tidak diKabulkan oleh Allah”.

 

Apa yang dipinta oleh Nabi Muhammad SAW untuk umatnya? Do’a yang dimohonkan nabi Muhammad SAW kepada Allah adalah Nabi meminta kepada Allah agar umatnya tidak dibinasakan dengan bencana tenggelam seperti banjir besar yang telah menimpa umat Nabi Nuh, a.s. kemudian Nabi Muhammad juga memohon kepada Allah agar umatnya tidak dibinasakan karena kegaduhan sesama Islam.

 

Dengan demikian, mengapa kita tidak memohon kepada Allah SWT? Sedangkan Nabi Muhammad SAW, yang sudah mendapatkan jaminan pun, meminta kepada Allah SWT. Semoga setelah membaca artikel ini, para pembaca yang budiman terus berdo’a kepada Allah SWT, dan meminta apa saja agar dikabulkannya. Semoga berhasil…amin…      



Banyak orang yang ingin anaknya sukses setelah sekolah atau kuliah. Bukan lagi bicara soal banyak orang yang ingin anaknya sukses setelah sekolah atau kuliah, tapi semua orang di dunia ini menginginkan kesuksesan dan kebahagian. Dan banyak pula dari orang tua yang telah berjuta menghabiskan uang demi keusksesan anak-anaknya. Dan banyak pula yang berani main sogok-sogokan untuk sebuah kesuksesan di dunia.

Setelah mendapatkan ilmu pendidikan dan mejadi sarjana, semua orang asik mencari pekerjaan. Setelah pekerjaan itu didapat, maka sibuk pula untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut biar cepat selesai. Sekolah tinggi-tinggi hingga mendapatkan gelar sarjana diujung nama. Dengan adanya titel diujung nama, mungkin akan mudah mendapatkan pekerjaan. Setelah sarjana banyak pertanyaan yang dikemukakan. Seperti; setelah sarjana apa yang bisa dilakukan, mau kerja apa, kerja di mana?

Banyak sarjana yang telah mendapatkan pekerjaannya dengan layak (sesuai dengan keahliannya) disegala aspek pemerintahan dan lembaga swasta. Namun lain halnya dengan sarjana yang satu ini, ia adalah seorang sarjana lulusan pada salah satu perguruan tinggi yang ada di Kota Singkawang. Pekerjaan keseharainnya hanyalah sebagai “pembantu rumah tangga”. Antar jemput anak majikan, nyuci, ngepel, masak nasi, disuruh itu-disuruh ini, dan banyak lagi pekerjaan lainnya.

Ia telah mendapatkan gelar sarjana pada tahun 2012 bulan April tanggal 29 di Kota Singkawang. Ia mempunyai sebuah mimpi yang harus digapainya, namun mimpi itu buyar sudah sebelum sempat terjaga dari tidur. Angan-angan melayang tinggi bagaikan burung yang dilepas pergi. Sampai kapan “sarjana” menjadi pembantu rumah tangga? (nama dan identitas dilindungi oleh penulis).


Allah Subhanahu Wata’ala berfirman yang artinya “… Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu… (QS. Al-Mu’min: 60). Dengan meihat arti dari ayat tersebut, Allah SWT menyuruh kita memohon atau meminta kepadanya. Apalagi kita, hanya manusia biasa, sedangkan para nabi pun meminta kepada Sang Pencipta dunia.

 

Siang malam kita berdo’a dan meminta kepada Allah SWT, kita meminta bahagia, senang, kaya, wanita dan harta serta sehat. Namun belum juga Tuhan jawab. Kapan Tuhan akan mengabulkan do’a kita? Setiap hari kita sholat, puasa, infaq dan sedaqah serta melaksanakan kewajiban yang lainnya, akan tetapi do’a kita masih belum diijabah oleh Allah SWT.

 

Dengan tidak diijabahnya do’a kita, kita menjadi berputus asa dan kecewa. Kita akan mengatakan bahwa “Allah tidak adil, Allah pilih kasih, Allah tidak sayang kepada kita, Allah telah meninggalkanku”. Apapun kata yang tersimpan di dalam hati diucapkan sebagai ungkapan rasa kekesalan kepada Tuhan.

 

Tuhan punya rahasia yang kita tidak mengetahuinya, kita hanyalah seorang hamba, kita punya rencana Tuhan jualah yang menentukannya. Apalagi do’a kita, sedangkan do’a Nabi pun tidak dikabulkan oleh Allah SWT. Siapakah dia, dan apakah do’anya yang dimohonkannya kepada Allah SWT? Dia tiada lain adalah Nabi Muhammad SAW, lalu, apa do’anya sehingga Allah SWT tidak memperkenankan do’anya? Klik di sini “Do’a Nabi Muhammad untuk umatnya”. Do’a yang diucapkan oleh Nabi Muhammad (Rasulullah SAW) kepada Allah adalah “agar umatnya tidak dibinasakan kerena pergaduhan sesama mereka (peperangan, pergaduhan antara sesama Islam).

 

Permohonan semacam itulah yang tidak diperkenankan oleh Allah SWT. Kita lihat sekarang disetiap negara terjadi pergaduhan, perkelahian, bertengkar, dan saling “bunuh”. Saat ini pula, dinegar-negara Islam, bergaduh sesame sendiri, sedangkan orang kafir menepuk tangan dari belakang. Apakah semua itu bagus kita melihatnya. 

 

Jadi, berdasarkan uraian materi di atas maka dapat disimpulkan bahwa kini banyak terjadi peperangan dan pergaduhan antara sesama Islam. Itulah permohonan Nabi Muhammad SAW yang tidak dikabulkan oleh Allah SWT, dan orang-orang kafir (nasrani atau yahudi dan lainnya), tertawa dan bertepuk-tepuk kegirangan dengan kejadian semacam itu.



Bukit adalah tanah yang tinggi lebih rendah daripada gunung. Di Indonesia banyak sekali daerah yang mempunyai bukit atau perbukitan. Selain gunung, bukit juga menyimpan berjuta keindahan yang masih asri, tak luput pula di Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia. Kota Singkawang mempunyai bukit yang cukup banyak, salah satunya adalah “Bukit Bintang”. Bukit Bintang terletak di Kelurahan Sejangkung, Kecamatan Singkawang Timur. Bukit Bintang masih belum dikenal oleh warga Singkawang secara keseluruhan. Namun, nama Bukit Bintang tidak asing lagi ditelinga para remaja dari anak SMP hingga anak SMA serta Mahasiswa. Mengapa? Karena di Bukit Bintang para remaja sering ngumpul pada saat sore hari melihat keindahan Kota Singkawang dan matahari tenggelam (sunsheet) dari atas bukit. 
Keindahan Bukit Bntang tidak terlalu mencolok seperti tempat wisata yang lainnya yang ada di Kota Singkawang. Penampilan Bukit Bintang diibaratkan seorang gadis kampung yang bersahaja (bukan norak). Bukan seperti tempat rekreasi yang lainnya yang serba “wah” dan “glamour”. Dari atas Bukit Bintang, kita dapat melihat sebagian Kota Singkawang yang tertata dengan rapi, serta “semrautan” juga terlihat. Masjid raya yang jauh juga terlihat dengan jelas dari Bukit Bintang. Jika kita berjalan ke arah timur, maka kita akan melihat keindahan gunung Poteng dan Gunung Sari serta bukit-bukit yang lainnya. Seolah-olah Bukit Bintang dikelilingi oleh gunung dan perbukitan. 
Diatas ketinggian (diperkirakan 50-70 meter) Bukit Bintang kita akan disuguhkan dengan pemandangan Kota Singkawang dan lahan pertanian serta perkebunan rakyat yang menghampar luas dan menghijau. Di atas bukit Bintang juga terdapat perkuburan Cina yang tertata rapi dan indah. Para ahli waris sengaja membangun kuburan dengan begitu indah, agar para pengunjung (sanak saudara ahli waris) kerasan untuk ziarah kubur, serta nuansa kubur tidak lagi menyeramkan, dan bahkan menjadi tempat untuk menikmati pemndangan alam Kota Singkawang.


Setiap insan yang diciptakan ke dunia ini tidak akan terlepas dari sebuah do’a. Baik agama Buddha, Hindu, Kristen (Protestan dan Katolik), Islam, dan bahkan manusia yang tidak beragama sekalipun mengucapkan do’a ataupun mereka tetap berdo’a.

Bagi umat Islam berdo’anya kepada Allah SWT, Allah-lah yang akan mengabulkan segala permohonan atau pun do’a kita. Nanun apakah kita tahu apakah do’a itu? Do’a adalah tempat di mana kita dapat berkomunikasi dengan Tuhan, di dalam do’a kita bisa bersyukur, bahkan curhat dengan Tuhan disaat kita susah ataupun galau. Do’a adalah senjata orang-orang mu’min, karena dengan do’a dapat menghancurkan orang-orang yang zalim. Do’a orang teraniaya selalu diijabah oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Maka dari itu, jangan melakukan tindakan yang dapat menzholimi orang lain.

Perhatikan hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzhi yang artinya “Tiada satupun yang lebih mulia bagi Allah melainkan do’a”. karena do’a adalah senjata, do’a adalah bukti begitu kecilnya kita sebagai hamba. Tidak pantas dan tidak patut serta tidak layak bagi kita untuk menyombongkan diri kepada orang lain atau Allah. Karena hanya kepada Allah sajalah kita memohon dan meminta pertolongan serta perlindungan.

Maka dari itu, berdo’alah pada Allah SWT, karena do’a mempunyai makna atau pengertian "permintaan" atau "permohonan." Seperti dalam Al-Quran surah Al-Mu'minûn ayat 60 yang artinya: "Mohonlah (mintalah) kamu kepada-Ku, pasti Aku perkenankan (permintaan) kamu itu."

Berdasarkan uraian di atas, jadi kapan waktu berdo’a yang mustajab? Waktu-waktunya adalah, waktu sujud terakhir, ketika hari hujan, pada hari Jum’at, antara dua khutbah, pagi hari (sholat dhuha), malam hari (sholat tahajud), dan banyak lagi yang lainnya.


Apakah anda mengetahui apa itu Mrs V? Mrs V adalah Vagina, vagina mempunyai makna atau arti yaitu "selongsong" atau “sarung pedang” atau Vagina. Vagina adalah saluran berbentuk tabung yang menghubungkan uterus ke bagian luar tubuh pada mamalia dan marsupilia betina. Semua binatang di dunia ini yang betina mempunyai vagina. Karena vagina adalah alat reproduksi bagi betina atau perempuan (manusia). Jika laki-laki disebut penis atau zakar.

Lalu, bagaimana dengan pertanyaan di atas? Pertanyaan di atas merupakan hal unik yang patut kita pikirkan kenapa anak bayi keluar dari lubang Mrs. V atau vagina ?. Tahukah ibu-Ibu mengapa anak ibu-ibu termasuk “penulis” keluar dari Mrs. V? karena struktur tulang bayi sewaktu dikandungan ibu sangat elastis. Hal itu bertujuan untuk memudahkan proses melahirkan melalui vagina. Bisa kita bayangkan jikalau struktur tulang bayi sudah padat tentunya seorang Ibu akan sangat kesakitan dan tidak mungkin melahirkan melalui cara normal.

Dan pula, lubang Mrs. V ini sangat elastis, bias membesar dan mengecil, bias membuka lebar, hingga bayi sebesar 2-3 kg pun dapat keluar, sedangkan masuknya hanya kebesar sosis. Ketika bayi (anak bayi) akan keluar melalui Mrs. V, maka otot-otot vagina akan melentur menjelang kelahiran karena tekanan dari kontraksi rahim. Itulah sebabnya sebelum melahirkan ada momen-momen yang dinamakan kontraksi. Jadi bayi tidak langsung keluar begitu saja, seperti kita buang air besar, butuh proses untuk mengeluarkan tinja, apalagi bagi seorang ibu-ibu yang telah melahirkan kita (generasi manusia penerus).  


Profil Sekolah SDN 09 Sungai Kelambu Kecamatan Tebas

Sungai Kelabu adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Sebenarnya Desa Sungai Kelambu ini mempunyai suatu cerita tentang asal muasal nama Desa Sungai Kelambu. Berdasarkan cerita dari mulut ke mulut akhirnya desa ini (belum punya nama) disebut oleh masyarakat Desa Sungai Kelambu. Di Desa Sungai Kelambu ini terdapat 2 Sekolah Dasar, yaitu SDN 09 Sungai Kelambu, dan SDN 24 Sungai Kelambu, serta 1 buah Pondok Pesantren Hafiz Al-Quran dan 1 buah SMA Negeri, yaitu SMA Negeri 2 Tebas.

SDN 09 Sungai Kelambu sejak awal berdirinya sudah banyak menurunkan alumni dan mencetak pejabat-pejabat yang ulung di dunia pemerintahan. Sekarang SDN 09 Sungai Kelambu di bawah pimpinan Bapak Mulyadi, S.Pd.Sd yang berasal dari desa setempat (Sungai Kelambu). Pada saat ini di bawah kepemimpinannya, SDN 09 Sungai Kelambu mengalami peningkatan, yang dulunya hanya mendapatkan rangking 45 dari 70 Sekolah Dasar termasuk MIS, kini mendapatkan prestasi 35 dari 70 sekolah se-kecamatan.  

 
Namun sebelum Bapak Mulyadi, S.Pd.Sd, SDN 09 Sungai Kelambu dipimpin oleh Bapak Sarmani, S.Pd.Sd yang berasal dari Desa Serindang. Kini Bapak Sarmani, S.Pd.SD telah menjadi Pengawas di UPT Kecamatan Tebas. Atas prestasi dan kinerja dari beliau selama ini, yang tidak putus asa untuk meningkatkan prestasi anak-anak SDN 09 Sungai Kelambu, maka pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas memberikan tanggung jawab kepada Bapak Sarmani untuk menjadi Pengawas di UPT Kecamatan Tebas.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai SDN 09 Sungai Kelambu, lihat propil SDN 09 Sungai Kelambu di bawah ini.  

A.           Identitas Sekolah
1.      NPSN                       :     30100607
2.      Nama Sekolah           :     SDN 09 Sungai Kelambu
3.      Alamat                      :     Jln. Raya Sungai Kelambu
4.      Desa                         :     Sungai Kelambu
5.      Kecamatan                :     Tebas
6.      Kabupaten                :     Sambas
7.      Provinsi                     :     Kalimantan Barat
8.      Jenjang                      :     SD (Sekolah Dasar)
9.      Status                        :     Negeri
10.  Hasil Akreditasi         :     B

B.           Kepala Sekolah
1.      NUPTK                                                           :  2952 7376 4020 0002
2.      Nama Kepala Sekolah                                      :  Mulyadi, S.Pd. SD
3.      Ijazah Tertinggi                                                 :  S. 1           
4.      Jurusan                                                             :  PGSD       
5.      Bidang Sertifikasi                                              :  Guru Kelas
6.      Tahun Sertipikat                                               :  2011
7.      No. Sertipikat                                                   :  -
8.      Memiliki Sertipikat Diklat Kepala Sekolah        :  -
9.      Tahun Mulai Menjabat                                      :  2011         
10.  Lama Mengajar                                                :  32 Tahun

C.           Siswa dan Rombongan Belajar

NO
KET
KELAS
TOTAL
1
2
3
4
5
6
1
ROMBEL
2
2
1
1
1
1
8
2
LAKI-LAKI
23
21
18
22
18
17
119
3
PEREMPUAN
21
21
12
10
10
13
96
4
TOTAL
24
42
30
32
28
30
215
5
SISWA/ROMBEL
22
21
30
32
28
30
215/8

D.           KKM, Hasil Ujian Sekolah, Raport Siswa, dan Hasil Ujian Nasional

1.            KKM, Hasil Ujian Sekolah & Raport Siswa

No
Mata Pelajaran
KKM
Ujian Sekolah
Raport Siswa Kelas VI
KKM
Ujian Sekolah
Raport Siswa Kelas VI
1
Pend. Agama
60
8,22
7,09



2
PPKn
50
7,00
6,80



3
B. Indonesia
53
8,40
6,84



4
Matematika
33
7,17
6,80



5
IPA
45
7,97
6,92



6
IPS
35
5,92
6,66



7
SBK
60
6,65
6,81



8
Penjas, Orkes
65
8,59
7,39



9
Mulok
50
8,31
7,68



10
Rata-Rata






11
Jumlah Peserta

31




12
Jlh Peserta Lulus

31




13
% Lulus

100




 Nilai skala 1-100

2.            Ujian Nasional 1 Tahun Terakhir

No
UJIAN NASIONAL
KET
1
B. Indonesia

2
Matematika

3
IPA

4
Rata-Rata

5
Jumlah Peserta

6
Jlh Peserta Lulus

7
% Lulus

Nilai skala 1-100

E.            Pendidik dan Tenaga Kependidikan


1.            Guru

No
Nama Guru
NUPTK
Ijazah Tertinggi
Nama Perguruan Tinggi
Jurusan/
Prodi
Mata Pelajaran yang diampu
1.
MULYADI, S.Pd.SD
NIP. 195906201980...





2.
KARTINI, S.Pd.SD
NIP. 196002201980...





3.
HANAFI, S.Pd
NIP. 195912121982...





4.
NAZIFAH, S.Pd.SD
NIP. 196110221982...





5.
ERNAWATI
NIP. 195407041972...





6.
MARDIAH, S.Pd.SD
NIP. 196309141988...





7.
PATIAH, A.Ma
NIP. 196606291987...





8.
JUS’AN, S.Pd.I
NIP. 196810252001





9.
DALIMA
NIP. 196605092007...





10.
AGUSTINA
NIP. -





11.
EPI YANTI
NIP. -





12.
SRI RENIYANTI
NIP. -






2.            Pstakawan

No
Nama Guru
NUPTK
Ijazah Tertinggi
Nama Perguruan Tinggi
Jurusan/
Prodi
Mata Pelajaran yang diampu
1.
AGUSTINA
NIP. -





2.







3.







4.









F.            Sarana Prasarana

No
Prasarana Minimum Sekolah
Status
Ket
1.
Ruang Kelas


2.
Ruang Perpustakaan


3.
Ruang Laboratorium


4.
Ruang Guru


5.
Ruang Ibadah


6.
Ruang UKS


7.
Ruang Sirkulasi


8.
Ruang  Pimpinan


9.
Gudang


10.
Jamban


11.
Tempat Bermain/Berolahraga