Kamis, 30 April 2015

“Silaturahmi manusia”: Kultum Malam Ke 15 Ramadhan


Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagikan oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam kelima belas kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “silaturahmi manusia”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat TarawihMalam Kelima Belas 1434 H”).    

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang berbahagia, pada mulanya Allah menjadikan Nabi Adam a.s sebagai manusia pertama. Setelah Nabi Allah Adam a.s Allah menciptakan Siti Hawa. Kemudian mereka berdua hidup dalam pergaulan suami istri yang sah menurut ketentuan atau peraturan Allah SWT. Kemudian daripada Adam dan Hawa, berkembang biaklah umat manusia yang banyak, laki-laki dan perempuan. Mereka menjadi bangsa barat dan bangsa timur, kulit hitam dan kulit putih, semuanya berasal dari Nabi Adam dan Hawa, tidak ada yang berasal dari monyet, kecuali Carles Darwin, he he he .... (gurau). Akan tetapi meskipun sama yang membedakan manusia dihadapan Allah adalah iman dan taqwanya.

Para jamaah yang berbahagia, Allah SWT telah berfirman dalam Quran Surah An Nisaa’ ayat 1 yang artinya “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya* Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain**, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu” (QS. An Nisaa’: 1).

Keterangan*: Maksud dari padanya menurut jumhur mufassirin ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim. di samping itu ada pula yang menafsirkan dari padanya ialah dari unsur yang serupa Yakni tanah yang dari padanya Adam a.s. diciptakan.

Keterangan**: Menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau memintanya kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti :As aluka billah artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.

Taqwa dan iman bersarang di dalam dada setiap insan, itulah pengikat silaturahmi pada manusia yang tidak memandang warna kulit, keturunan, ras, kedudukan, (pangkat dan jabatan), atau kaya dan miskin, cacat dan cantik, lemah dan kuat, dan lain-lainnya. Namun Allah hanya memandang iman dan taqwa, serta amal-amal shaleh lainnya. Pada bulan puasa ini, mari kita saling memberi, bersedekah, saling tukar-menukar kue, dan lain sebagainya.

Demikianlah kultum pada malam ini yang dapat saya sampaikan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...