Sabtu, 30 Mei 2015

Bulan Ramadhan Penjara Bagi Umat Islam


Islam adalah agama penyempurna agama-agama samawi terdahulu. Agama samawi adalah agama yang diturunkan dari langai oleh Sang Pencipta yaitu Allah Subhanahu Wata’ala. Setiap agama yang ada di dunia ini, ada yang namanya puasa. Puasa atau shaum dalam agama Islam adalah menahan rasa lapar dan dahaga. Perlu kita ketahui pada bulan puasa itu bukan hanya menahan dari lapar dan dahaga saja, akan tetapi semuanya tidak boleh kita lakukan yang berkaitan dengan nafsu dan panca indra kita.

Ambil contoh misalnya:
1.            Mata tidak boleh melihat yang tidak layak dilihat, misalnya punya wanita bagi laki-laki (paha, pantat, susu, dan lain sebagainya. Punya laki-laki (bagi wanita) senjata yang perkasa, tubuh yang kekar dengan menimbulkan sahwat, dan lain sebagainya.
2.            Hidung tidak boleh mencium bau-bauan yang dapat menimbulkan nafsu birahi atau bau masakan. Nanti dapat menimbulkan nafsu lapar untuk makan, akhirnya puasanya batal.
3.            Telinga dilarang untuk mendegar perkataan-perkataan yang kotor-kotor.
4.            Lisan dilarang untuk mengunjingkan atau memfitnah, serta berbicara yang kotor-kotor.
5.            Kaki dan tangan dilarang untuk melakukan kejahatan.
6.            Otak dilarang untuk memikirkan yang jelek-jelek.
7.            Hati dilarang untuk dengki, hasut dan shuuzon dengan orang.

Dengan dilarangnya semua pada diri kita (manusia) banyak pula orang-orang yang mengatakan bahwa bulan Ramadhan atau bulan puasa ini adalah “penjara bagi umat Islam”. Terserah pada maanusia itu sendiri, mau bilang apa. Padahal pada bulan ini adalah bulan yang penuh berkah, dan pada bulan ini pintu sorga dibuka selebar-lebarnya, sedangkan pintu neraka ditutup seerat-eratnya. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...