Selasa, 19 Mei 2015

Membayar Puasa Pada Bulan Syawal


Puasa Ramadhan dilaksanakan selama 29 hari atau sebanyak 30 hari, sesuai dengan kalender Hijriyah yang ditetapkan oleh Ulama, Ustazd atau MUI (Majelis Ulama Indonesia). Puasa pada bulan Ramadhan ini wajib dilakukan oleh umat Islam yang sudah baliq sebagaimana firman Allah SWT dalam Quran Surah Al-Baqarah ayat 183 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 183).

Jika ada dalam pelaksanaa puasa Ramadhan ada yang ketinggalan karena pekerjaan, karena melakukan perjalanan, atau sakit serta haid, maka setelah sembuh, atau setelah tidak haid lagi, hendaklah membayar atau mengqada’ puasa Ramadhan pada bulan lain, misalnya pada bulan Syawal. Bagi yang merasa berhutang bayar dulu hutang baru melaksanakan puasa sunat 6 hari di bulan Syawal.

Allah SWT berfirman yang artinya “(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi Makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan*, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (QS. Al-Baqarah: 184-185).
Keterangan*: Maksudnya memberi Makan lebih dari seorang miskin untuk satu hari.

Maka dengan itu, bayarlah puasa wajib bulan Ramadhan di bulan Syawal atau pada bulan lainnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...