Selasa, 19 Mei 2015

Marhaban ya Idul Fitri 2015


Idul Fitri adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan tahun Hijriyah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda.

Pada hari ini seluruh umat di dunia mengumandangkan takbir, tahmid, yang menggema di mana-mana dari mulai malam pertama hingga siang harinya setiap selesai sholat. Masyarakat takbir keliling dengan mengendarai mobil atau sepeda motor sebagai perwujudan rasa syukur dan kemenangan. Umat Islam telah menang dalam melawan hawa nafsunya selama satu bulan penuh pada siang dan malam hari.

Takbir mulai dikumandangkan setelah bulan Syawal dimulai. Selain menunaikan Salat Sunnah Idul Fitri, kaum muslimin juga harus membayar zakat fitrah sebanyak 2,5 kilogram bahan pangan pokok. Tujuan dari zakat fitrah sendiri adalah untuk memberi kebahagiaan pada kaum fakir miskin. Kemudian, Khutbah diberikan setelah Salat Idul Fitri berlangsung, dan dilanjutkan dengan do'a. Setelah itu, kaum muslimin di Indonesia memiliki tradisi saling bermaaf-maafan, terkadang beberapa orang akan berziarah mengunjungi kuburan.

Firman Allah SWT yang artinya “Perkataan yang baik dan pemberian maaf* lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun” (QS. Al-Baqarah: 167). Keterangan*: Perkataan yang baik Maksudnya menolak dengan cara yang baik, dan maksud pemberian ma'af ialah mema'afkan tingkah laku yang kurang sopan dari si penerima.

Pada hari ini, seluruh umat Islam saling bermaaf-maafan, agar dosa dan kesalahan sesame manusia akan diampunkan oleh Allah SWT, karena selama 1 bulan penuh manusia minta ampun kepada Allah secara pribadi. Karena dosa dibagi menjadi dua, yaitu dosa kepada makhluk dan kepada khalik. Seorang anak ketika pulang dari sholat Id, jika dirumah harus minta ampun atau sungkemen kepada kedua orang tua, kepada paman, bibi, abang, kakak, kakek dan nenek, serta handataulan, kemudian para tetangga.

Kegiatan pada bulan Syawal atau hari raya yang bahagia ini, makan-makan lontong, lemang, ketupat, motong ayam, dan lain-lainnya. Mainkan mercun, bunga api (kembang api), dan banyak lagi yang lain. Marhaban ya Idul Fitri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...