Allah Subhanahu wataala berfirman dalam QS. Arad ayat 14 yang artinya “Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar. Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatupun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sampai ke mulutnya*. Dan doa (ibadat) orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka” (Ar-Rad: 14).

Keterangan*: Orang-orang yang mendoa kepada berhala dimisalkan seperti orang yang mengulurkan telapak tangannya yang terbuka ke air supaya air sampai ke mulutnya. Hal ini tidak mungkin terjadi karena telapak tangan yang terbuka tidak dapat menampung air.

Allah SWT juga berfirman dalam Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 186, yang artinya “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186).

Jadi, dengan janji Allah seperti itu, jangan lagi kita ragu, berdo’alah kepada Allah sebanyak-banyak sesuai dengan apa yang kita inginkan, karena do’a adalah senjata orang-orang mu’min. namun perlu disertai dengan DUIT (do’a, usaha, ikhtiar, dan tawakal), serta berdo’a pada waktu-waktu yang di ijababah, misalnya: pada hari jum’at, antara dua khutbah, pada saat hari hujan, pada tengah malam (sholat tahajut, hajat), pada sholat dhuha, dan ketika sujud yang terakhir.    

Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours