Rasulullah Saw bersabda, “Setiap amalan kebaikan anak Adam akan di lipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali dari kebaikan yang semisal. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya), “Kecuali puasa, amalan tersebut untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya karena dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya demi Aku.” (HR. Muslim).

Kemudian Rasulullah SAW. bersabda, “Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Rayyan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka,”Di mana orang-orang yang berpuasa?” Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Satu keistimewaan bulan Muharram adalah bahwa di bulan ini terdapat satu hari yang mulia, yaitu tanggal 10 Muharram, yang biasa disebut “Hari ‘Asyura”. Rasulullah Saw. bersabda, ”‘Asyura ialah hari tanggal 10 (Muharram).”(HR. Imam Ad-Daraquthni). Di sisi lain Rasulullah SAW bersabda: Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim).

Para ulama tidak 100% sepakat tentang puasa Asyura ini. Para Ulama Ahlul bait (Syiah) menganggap hadits-hadits puasa Asyura lemah. Namun para Ulama Ahlusunnah sepakat bahwa hukum puasa ‘Asyura adalah sunnah, berdasarkan Hadits Rasulullah Saw yang artinya: “Hari ini adalah hari ‘Asyura, dan saya puasa pada hari tersebut, siapa yang suka maka hendaklah dia puasa dan siapa yang suka dia berbuka”. Dalam riwayat lain, Rasul SAW. bersabda, “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram. Dan shalat yg paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam”. (HR. Muslim). Rasul Saw. juga bersabda,“Puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yg lalu” (HR. Muslim 1162, HR Abu Daud).

Dari beberapa hadits di atas dapat disimpulkan bahwa puasa pada hari ‘Asyura akan mendapatkan manfaat yaitu dapat menghapus dosa-dosanya setahun penuh. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan dalam shahih Muslim dari Abi Qatadah bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang puasa ‘Asyura, maka beliau bersabda: “Puasa itu bisa menghapuskan dosa-dosa setahun sebelumnya“. (Hadits Shahih Riwayat Muslim 2/818-819, Abu Daud 2425, Ahmad 5/297, 308, 311, Baihaqi 4.286, 300 Abdurrazaq 4/284, 285).
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours