Kamis, 30 April 2015

“Didik anak untuk puasa”: Kultum Malam Ke 6 Ramadhan


Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagian oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam keenam kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “didik anak untuk puasa”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat TarawihMalam Keenam 1434 H”).    

Adat nenek moyang, kebiasaan kakek dan nenek serta bapak dan ibu kita, apabila seorang anak mengandung, maka diberikanlah bermacam-macam nasehat seperti “jangan menyembelih ayam, nanti anaknya akan pendek lehernya, jangan makan sayur atau gulai sayur rebung, nanti anaknya akan banyak bulunya, dan banyak lagi pantangan yang lainnya”.

Pantangan yang ada semua itu adalah cegahan, ada juga yang namanya anjuran, seperti “pergi ke kebun bunga dan selalu tersenyum atau tertawa, agar anaknya menjadi periang, manis dan cantik atau ganteng, dan banyak lagi anjuran yang lainnya.

Namun di dalam agama Islam, semenjak ibu mengandung harus berbuat baik, sopan, mengaji (membaca Al-Quran), sholat, puasa, dan lain-lainnya. Memang kata para Ulama mendidik anak itu sejak dari dalam kandungan sampai ia lahir dan sampai ia bisa mendidik dirinya sendiri. Maka dari itu, didiklah anak kita tentang agama seperti, sholat, puasa, dan lain sebagainya. Dalam masalah ini yang membentuk anak adalah orang tua dan masyarakat. Rasulullah SAW bersabda yang artinya “setiap anak yang dilahirkan adalah suci, terserah pada orang tua yang mendidiknya, mereka laksana kain putih dan nanti ia akan berubah warna”.

Demikianlah kultum pada malam ini yang dapat saya sampaikan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...