Google Apakah bisa, Sampah tebu menjadi kertas? - Cakra Wawasan
News Update :
Klik Salah satu Link, untuk menutup BANNER ini...
Home » » Apakah bisa, Sampah tebu menjadi kertas?

Apakah bisa, Sampah tebu menjadi kertas?

Penulis : ANTS EDUCATION on Selasa, 25 Juni 2013 | 21.47


Yoga Pengusaha Muda Es Tebu Singkawang

Tebu adalah pohon yang beruas-ruas mempunyai air dengan rasa yang manis dengn panjang 2-5 meter. Tebu banyak sekali tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi, khususnya di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Sekarang ini, tebu banyak sekali dicari oleh pengusaha es tebu yang menjajakan es tebunya di pinggiran jalan raya atau mangkal dikios-kios yang sederhana serta pula dengan gerobak dorong  yang agak kecil. 
Sampah-sampah tebu
Es tebu saat ini juga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya dengan berbagai rasa yang ditawarkan oleh para penjual kepada konsumen. Misalnya es tebu + susu, atau es tebu + cendol, dengan harga bervariasi mulai dari harga Rp. 1.000,00 hingga Rp. 3.000,00. Di mana saat ini, mulai dari Pulau Jawa hingga Pulau Kalimantan khususnya Provinsi Kalimantan Barat hingga Pantai Utara Bumi Terigas, banyak orang-orang yang menjual es tebu dipinggir jalan raya. Yang sangat menjadi sorotan adalah sampah tebu menumpuk di mana-mana.

Disetiap kios atau gerobak, banyak sekali sampah-sampah tebu yang berserakan dan tidak terurus oleh penjaja, dan kadang-kadang dibiarkan begitu saja. Hingga banyak lalat atau bau yang tidak sedap menusuk-nusuk hidung. Lain halnya dengan kios es tebu seorang pembisnis muda bernama Yoga yang baru kelas VIII SMP Negeri 8 Singkawang Utara atau dengan nama lain SMP Negeri Planet yang kesehariannnya menjual es tebu di depan rumahnya yang berdomisili di Jalan Pramuka, Rt. 11/Rw. 04, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah. 
Tebu yang di impor dari Sambas
Sampah-sampah es tebu Yoga 3 hari sekali selalu diangkut oleh mobil sampah punya pengkot Singkawang. Biasanya sampah-sampah tebu tersebut mencapai 10 karung dengan menghabiskan 300-500 kg tebu pertiga harinya. Tebu-tebu sengaja ia datangkan dari Kabupaten Sambas khususnya di Tekarang dan Sempadian. Karena tebu-tebu dari Kabupaten Sambas sudah sangat tua dan rasanya manis.

Tebu-tebu yang ada di Kota Singkawang bukannya tidak manis, akan tetapi sudah menipis karena penjual es tebu sudah sangat banyak di Kota Singkawang ini, sehingga persaigan antara penjual es tebu semakin ketat.

Dengan banyaknya penjual es tebu tersebut, semakin banyak pula sampah-sampah tebu yang tidak terurus hingga menjadi bukit kecil sarang semut. Dengan banyaknya sampah-sampah tebu tersebut, apakah tidak ada yang kreatif untuk membuat sampah-sampah tebu itu menjadi bubur dan membuatnya menjadi kertas? Jika tidak bisa di Kalimantan Barat untuk membuat kertas, maka jadilah pengepul sampah-sampah tebu tersebut agar bisa dikirim ke Jawa untuk dibuat kertas ke salah satu pabrik kertas yang ada di Indonesia, yaitu Djwi Kimia.

Jika tidak anda siapa lagi,,,,, Aku?! Aku bukan siapa-siapa.... Aku hanya mengusulkan...mudah-mudahan setelah membaca artikelku, ada yang peduli pada sampah-sampah tebu tersebut yang bisa dimanfaatkan unuk membuat kertas yang bernilai tinggi. Karena aku bukannya orang kaya...

Protected by Copyscape Web Plagiarism Checker
Agar Lebih Bermanfaat, Ayo Bagikan / Share artikel ini di Sosial Media anda.... :

Daftar Judul Yang Berkaitan Dengan Artikel di Atas...

Comments
0 Comments

Poskan Komentar

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Cakra Wawasan . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger