Selasa, 02 Juni 2015

Allah itu dekat denganmu!


Allah (God) merupakan satu perwujudan dari zat yang Maha-berkuasa, Maha-mengetahui, dan Maha-Penyanyang; yang disembah oleh manusia. Tanggapan mengenai Allah berbeda-beda pada tiap-tiap agama, seperti dalam agama Abrahamik (Ibrahim) yakni Kristen, Yahudi, dan Islam, serta agama politeis. Tetapi walaupun demikian, Allah merupakan satu konsep yang boleh dijumpai secara universial pada setiap bangsa.

Allah adalah satu-satunya Tuhan (tanpa sekutu), Sang Pencipta, Hakim dari seluruh makhluk, Maha Kuasa, Maha Penyayang, Maha Pemurah dan Tuhan dari Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yakub, Musa, Dawud, Sulaiman, Isa, dan Muhammad. Dan sesungguhnya Allah itu dekat dengan kita, kitalah yang telah menjauh darinya.

Perhatikanlah firman Allah SWT dalam Al-Quran yang artinya “dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186).

Dan perhatikan pula firman-Nya, yang artinya “dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (QS. Qaaf: 16).

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman yang artinya “Katakanlah: "Jika aku sesat Maka Sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk Maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha mendengar lagi Maha Dekat” (QS. Saba’: 50).

Dalam Al-Quran Surah Huud ayat 61 diterangkan “dan kepada Tsamud (kami utus) saudara mereka shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya*, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku Amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)”.
Keterangan*: Maksudnya ialah manusia dijadikan penghuni dunia untuk menguasai dan memakmurkan dunia. (QS. Huud: 61).

Firman Allah SWT yang artinya “dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik” (QS. Al-A’raaf: 56).

Jadi, mengapa kita ragu dengan kebesaran Allah, dan mengapa kita menjahui segala rahmat Allah yang telah diberikannya kepada kita (manusia). Mari kita berjalan pada jalur yang telah ditentukan Allah. Dekatlah dengannya, karena kita sudah jauh,,, jauh,,, dan jauh,,,, mendekatlah kepada-Nya, selagi kita diberi WAKTU. Semoga bermanfaat buat kita semua….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...