Juni 2013

Sunatan Massal
sumber foto : trisnopalpres.blogspot.com
Sya’ban adalah bulan ke delapan di tahun Hijriyah yang sangat ditunggu oleh oleh umat Islam, karena bulan Sya’ban ini adalah bulan pintu gerbang untuk memasuki bulan Ramadhan. Dan pula pada bulan Sya’ban ini banyak kejadian-kejadian yang bersejarah, diantaranya ialah:

1.      1 hari bulan Sya’ban, kelahiran Zainab binti ‘Ali.
2.      3 hari bulan Sya’ban, kelahiran Imam Syiah, Husain bin ‘Ali.
3.      4 hari bulan Sya’ban, kelahiran ‘Abbas bin ‘Ali.

Untuk lebih lengkapnya untuk mengetahui kejadian-kejadian yang bersejarah pada bulan Sya’ban  klik di sini (ZiarahKubur Tradisi Bulan Sya’ban Di Tanah Terigas).

Pada bulan Sya’ban ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan misalnya acara makan di bulan Sya’ban. Acara makan di bulan Sya’ban itu dilakukan secara saprahan yang merupakan ciri khas suatu acara yang bersifat religius masyarakat melayu Sambas, contohnya. Jika di Kabupaten Sambas acara makan-makan selalu dilaksanakan dengan acara saprahan, seperti acara sunatan, pernikahan, tepung tawar, antar uang atau ngantar cikram (ngancik), syukuran, arisan, dan lain-lainnya.

Melihat dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya di Indonesia, dan pada rumpun Melayu maka pada bulan Sya’ban ini adalah bulan yang baik untuk melaksanakan sunatan, apalagi saat ini pas bertepatan dengan liburan sekolah.



Selama ini aku tidak mengetahui apa yang namanya dunia maya, selama ini aku tidak mengetahui apa yang namanya blogger, selama ini aku tidak pernah mengenal yang namanya twitter, selama ini aku tidak mengetahui apa yang namanya website, selama ini aku tidak pernah mengenal yang namanya facebook, selama ini aku tidak pernah mengenal yang namanya line, setelah aku kuliah baru aku mengenal semua itu, kini aku telah sarjana, akan tetapi takbanyak yang bisa aku lakukan saat ini.

Kemudian, aku telah mengenal dunia maya sebulan yang lalu, aku bukan siapa-siapa di dunia maya ini, usiaku baru satu purnama, namun aku punya berjuta keinginan, aku ingin karya-karyaku dibaca oleh seluruh manusia di muka bumi dan langit serta alam ghaib, pada saat ini, aku akan katakan kepada dunia, bahwa Kau adalah bidadari Goggle.
Foto Pembajak Artikel
sumber foto : beritagoogle.com

Mengapa kau sembunyikan wajah cantikmu dibalik kerudung birumu, mengapa kau miringkan wajahmu padaku, mengapa kau sembunyikan senyuman manismu padaku, mengapa kau sembunyiakan lentik alismu yang menawan itu padaku, mengapa? Apakah kau sengaja menutupi kedok wajah kelelakianmu atau keperkasaanmu padaku? Apakah karena aku hanya seorang pecundang dimatamu? Atau mungkin karena ketidak berdayaanku dengan dunia ini?

Siapa kau sebenarnya? Senyumanmu itu telah membelah dadaku yang kerempeng, yang siap untuk Kau bercocok tanam disana, bibirmu yang halus dan lembut ingin rasanya kunikmati dan kulahap hingga tiada lagi yang tersisa untuknya, aku tidak perduli jika kau saat ini telah mendua, aku juga tidak perduli jika kau sudah berbadan dua atau berbadan tiga, aku tidak perduli lagi apa kata dunia maya tentangmu, semakin aku menatap wajahmu, semakin kuat getar cinta membara di dadaku, semakin aku menatap sorotan matamu yang tajam itu, semakin hancur sukmaku karenanya.

Namun, siapakah kau kerudung biru? Apakah kau seorang bidadari yang turun dari kahyangan atau dari negeri bunian? Apakah kau tidak pernah wujud di dunia ini? Apakah kau hanya seorang gadis hologram yang dapat menghipnotis setiap insan yang ada di dunia maya ini? Dan apakah kau menyukaiku? Karena kau selalu mengintaiku dengan lirikan matamu yang tajam bak sembilu itu, kata-katamu itu membuat aku sakit dan hancur, dan pula kehobianmu menyukai artikelku.

Siapakah aku sebenarnya? Kau.... Aku .... mengapa?  


Semua orang punya benda pusaka yang tidak ternilai harganya. Akan tetapi kadang-kadang pula, benda pusaka tersebut yang ada pada dirinya tidak mendatangkan faidah sama sekali, dan bahkan hanya merugikan dirinya sendiri serta keluarganya. Setiap benda pusaka pasti mempunyai khasiat tersendiri bagi pemiliknya. Misalnya menjadikan pemiliknya kaya, sakti mandraguna, cantik, disegani, rumahnya dijaga oleh pasukan jin seperti Eyang Subur, dan banyak lagi khasiat yang lainnya.

Namun, apakah kita mengetahui suatu benda pusaka yang tidak ternilai harganya di dunia ini serta benda pusaka tersebut dapat menghasilkan ratusan juta rupiah dan bahkan milyaran rupiah?. Batu delima merah saja dapat dihargai orang dengan 1 Milyar atau 2 Milyar. Namun harta pusaka kita lebih harganya dari pada 1 M atau 2 M. Namun selama ini kita tidak pernah mengetahuinya dan tidak pernah memikirkannya serta tidak menghiraukannya, dan mungkin telah melupakannya. Siapakah dia yang saya maksud? Dia adalah orang tua kita, kedua orang tua kitalah yang telah menjadikan kita sukses, menjadikan kita kaya, menjadikan kita pintar, menjadikan kita ada, menjadikan kita hebat, dan lain sebagainya.

Ambil salah satu contoh kehidupan satu keluarga yang anak-anaknya telah sukses, yaitu keluarga Sholihin dan Jamilah. Mereka mempunyai 9 orang anak, 2 laki-laki dan 7 orang perempuan. Kesemua anak-anaknya kini sukses semua. Sedangkan dulu latar belakang ekonomi atau kehidupan Sholihin dan Jamilah adalah orang yang tidak punya. Berkat usaha dan kegigihannya serta do’a, ikhtiar dan tawakal, dapat menjadikan mereka sukses.

Sekarang kita coba berhitung, dengan pengeluaran yang telah dikeluarkan anak-anaknya demi sebah cita-cita dan kesiksesan di dunia:

1.      Anak yang nomor satu menjadi ABRI (laki-laki).
2.      Anak yang nomor dua menjadi Polisi (laki-laki).
3.      Anak yang nomor tiga menjadi Guru Sekolah Dasar (perempuan).
4.      Anak yang nomor empat menjadi Guru Sekolah Dasar (perempuan).
5.      Anak yang nomor lima menjadi Guru SMP (perempuan).
6.      Anak yang nomor enam menjadi Guru SMP (perempuan).
7.      Anak yang nomor tujuh menjadi Guru TK (perempuan).
8.      Anak yang nomor delapan menjadi Polwan (perempuan). 
9.      Anak yang anak yang nomor sembilan menjadi Guru Paud (perempuan).

Ketujuh anak-anaknya adalah sarjana, sedang dua anaknya yang laki-laki adalah SMA (Sekolah Menengah Atas). Jika kita hitung, sudah berapa banyak biaya yang telah Bapak Sholihin dan Ibu Jamilah habskan untuk biaya anak-anaknya sekolah agar menjadi manusia yang berguna bagi agama,  bangsa dan negara.  

Namun kini, kedua orang tua mereka sudah tidak tinggal dengan mereka lagi, kini mereka tinggal jauh di Sukabumi, sedangkan anak-anaknya tinggal di Sukaramai. Kini kehidupan orang tua mereka tersisih begitu saja. Tidak ada lagi yang peduli sama mereka di sana. Anak-anaknya hanya datang setahun sekali, pada bulan ini “Sya’ban”, dan bahkan ada yang tidak datang sama sekali karena sibuk oleh pekerjaannya masing-masing. Maklum mereka adalah abdi negara, harus patuh pada aturan negara, serta perintah “kampung tengah” (perut).

Dengan melihat keadaan seperti itu, adakah harta atau pusaka yang lebih berharga selain dari orang tua kita? Dan berapa banyak, berapa juta yang telah mereka hasilkan, serta berapa milyar yang telah mereka habiskan. Misalnya Aburizal Bakri (beliaukan pusaka anaknya tu), berapa milyar atau triliun yang telah dihasilkan olehnya buat anak-anaknya?

Selagi pusaka kita hidup, berbaktilah pada mereka. Dan jika mereka sudah tiada, maka ziarahilah kuburan mereka paling tidak setahun sekali, jika bisa 1 minggu sekali setiap hari Jum’at.

Batik saat ini tidak lagi asing ditelinga masyarakat Indonesia. Dan pula saat ini batik sudah dikenal oleh masyarakat manca negara (luar negeri). Mungkin selama ini ada orang yang belum mengetahui apa itu batik? Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian yang dilakukan oleh ahlinya. Selain itu batik mengacu kepada dua hal diantaranya ialah pewarnaan kain dan busana yang dibuat dengan sedemikian rupa dengan motif-motif tertentu. Di Indonesia banyak sekali penghasil batik diantaranya ialah batik Jawa, batik Madura, batik Jombang, batik Megamendung, batik kampung batik Laweyan, batik Jawa Hokokai, batik Cap, batik Solo, batik Singkawang (batik Tidayu), batik Sambas (batik Parang Mannang), dan banyak lagi batik yang lainnya.  

Dengan populernya batik di Indonesia dan manca negara, para perancang atau pencipta (montir) untuk menciptakan sesuatu yang tampil beda dimata dunia, yaitu “mobil batik”. Begitu juga dengan siswa  SMK Negeri 2 Surakarta punya inovasi baru untuk menciptakan atau menerobos gebrakan baru yaitu membatikkan seluruh mobil yang ada. Tujuan dari semua itu adalah untuk membatikkan Indonesia, memperkenalkan budaya Indonesia ke mata dunia, menerobos trend baru abad ke-21, menguji masyarakat Indonesia,  apakah masih menyukai budaya Nasional (daerah) ataupun sebaliknya.

SMK Negeri 2 Surakarta yang pernah berprestasi dengan menciptakan mobil “Kiat Esemka” yang telah dipesan oleh beberapa pejabat Negara, termasuk Fauzi Bowo, mantan Gubernur DKI Jakarta dan beberapa camat di Jakarta, dan begitu juga dengan Pak Jokowi. Dengan ketertarikan para pejabat melirik ciptaan dan kreatif anak-anak SMK Negeri tersebut, tidak menutup kemungkinan “mobil batik Indonesia” akan mendunia. Batik adalah budaya Indonesia, kapan lagi akan mengharumkan nama Indonesia. Jika kita tidak bisa seperti Agnes Monica, atau Joe Taslim, mari kita berkreasi dan berinovasi untuk membawa nama Indonesia ke manca negara lewat batik.

Dalam tulisan ini, saya bukan siapa-siapa…saya mencoba menyumbangkan gagasan atau ide kepada pihak terkait untuk mengembangkan bakat yang telah ada. Dan maaf jika kepada pihak terkait tersinggung dengan tulisan ini. Dan pula, jika pihak terkait sudah mempunyai ide atau gagasan yang lebih baik, alhamdulillah…. Semoga bermanfaat bagi kita semua.  

Serindang, adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Tebas. Desa Serindang ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Salatiga. Siapa tahu dan siapa sangka ternyata di Desa yang terpencil ini dan jauh dari keramaian kota terdapat aset wisata yang dapat dikembangkan. Pemerintahan desa telah mengusulkan tempat ini yang disebut oleh orang-orang kampung dengan nama “Matang Nangka”. Kata mattang berasal dari artian bahwa tempat itu tanahnya tinggi seperti bukit kecil, yang disebut munggok atau mattang dalam bahasa Sambas. Sedangkan kata Nangka adalah pohon tinggi yang menjulang dengan buah berwarna hijau berduri kecil serta memiliki daging buah berwarna kuning. Disebut dengan Mattang Nangka karena pohon nangka tersebut tumbuh disekitar mattang (tanah tinggi) tersebut. Dengan dasar itulah masyarakat Desa Serindang Kecamatan Tebas dan sekitarnya menyebut tempat itu dengan nama “Mattang Nangka”.


Pada Mattang Nangka ini memiliki pemandangan yang indah dan asri, karena posisinya terletak diantara dua sisi jalan Desa Serindang (dua dusun) yaitu Dusun Rindang dan Dusun Rimbun. Di Desa Serindang ini telah dikembangkan berbagai tanaman holtikultura dan agro, serta ikan, diantaranya ialah karet, kelapa sawit, nenas, durian, jeruk, ikan nila, ikan lele, dan ikan bawal. Pemerintah kecamatan, kabupaten dan bahkan provinsi sering berkunjung ke Desa Serindang ini, karena Desa Serindang adalah desa percontohan di Provinsi Kalimantan Barat. 
Berdasarkan usulan dari bawah ke pemerintah pusat, maka dapatlah Desa Serindang ini khususnya di Mattang Nangka menjadi aset wisata Provinsi Kalimantan Barat sebagai agrowisata. Beberapa bulan sebelum diresmikannya Mattang nangka ini sebagai tempat agrowisata oleh menteri Pariwisata yaitu Ibu Mari Elka Pangestu beserta jajaran Pemda Sambas pada tahun lalu tepatnya tanggal 5 Januari 2012.   
Di desa Serindang ini, banyak sekali tanaman nenas yang dikembangkan oleh masyarakat Desa Serindang. Penghasil nenas terbanyak di Kecamatan Tebas ini adalah Desa Serindang, dan imbasnya ke desa-desa terdekat, misalnya desa Matang Labung (Dusun Senyawan, Dusun Sidang Jirak), dan Desa Maktagguk (Dusun Sengada), serta Desa Bukit Segoler.
Kegiatan proyek pengembangan agrowisata sebelum diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Pemda Sambas, beberapa bulan sebelumnya. Para aparatur desa beserta kelompok tani yang dipercayakan untuk mengurus kegiatan tersebut, sangat antusias sekali. Mereka bekerja tidak kenal lelah dan semangat waja. Salah satu diantaranya adalah “Bapak Tayeb, A.Md” dan “Bapak Hasnan, S.Pd.I”, mereka bekerja dengan giat dengan dibantu oleh Bapak Kepala Desa (Suhardi) demi mengembangkan Mattang Nangka ini menjadi aset wisata Kalimantan Barat.

Kini, usaha mereka tidak sia-sia, Mattang Nangka telah disulap menjadi cantik dan indah dengan tidak meninggalkan kultur alamnya yang asri. Mattang Nangka bukan tempat yang melagenda, akan tetapi sebuah tempat agrowisata buah nenas yang manis (semanis madu) dan dara Serindang. Mari datang ke Serindang sebagai Agrowisata Serambi Mekah di Bumi Terigas, Kalimantan Barat. 

ilustrasi Belajar Bahasa inggris
sumber gambar : zone-klik.blogspot.com
Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional, diseluruh negara yang ada di dunia jika ingin saling berkomunikasi akan menggunakan B. Inggris. Para TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dan TKW (Tenaga Kerja Wanita) yang berasal dari Indonesia, akan diberikan pembinaan terlebih dahulu sebelum berangkat ke luar negeri untuk bekerja sebagai pembantu, karyawan, buruh pabrik, atau mandor, dan lain sebagainya. Namun ada juga yang tidak dibina sama sekali, mereka langsung berangkat begitu saja ke luar negeri. Tanpa modal pendidikan dan bahasa, mereka nekad dan memberanikan diri demi kebahagian dimasa yang akan datang.  

Dengan kekurangan mereka yaitu bahasa, maka pada akhirnya mereka mengalami banyak masalah di luar negeri khususnya Bahasa Inggris. Banyak kasus yang telah pemrintah hadapi dengan masalah TKI/TKW ini. Dan banyak pula yang telah diselesikan oleh pemerintah Indonesia, dan banyak pula yang masih belum terpecahkan permasalahannya. Tidak luput pula mengenai Bahasa Inggris, banyak para siswa SMP, SMA dan Mahasiswa, yang merasa kesusahan dalam memahami pelajaran Bahasa Inggris. Hanya beberapa orang saja setipakelasnya yang mengetahui dan menyukai pelajaran Bahasa Inggris ini.

Dengan adanya permasalahan kesulitan para TKI/TKW dalam memahami Bahasa Inggris, dengan ini kami sajikan 10 trik kehadapan anda agar anda mudah dalam memahami pelajaran Bahasa Inggris, serta anda akan dapat berdialog dengan para turis. Kesepuluh trik itu ialah: 

1.            Pelajari setiap kata.
Kata itu sangat penting, karena setiap kata bisa menjadi kata-kata atau kalimat untuk berbicara dengan orang lain. Tanpa kata-kata maka kita tidak bisa berkomunikasi dengan masyarakat bule’ (orang asing). 

2.            Sering membaca peljaran Bahasa Inggris.
Bacalah setiap buku pelajaran Bahasa Inggris dengan santai tanpa merasa ada beban yang membebani. Tujuan dari membaca tersebut adalah untuk mebentuk lafaz atau penyebutan pada lidah, agar huruf-huruf yang terucap menjadi benar dan kita sudah terbiasa. Ingat dengan kata bijak? “Ala bisa karena biasa”.  

3.            Jika ada kata atau kalimat yang kurang dimengerti, cepat-cepat buka kamus atau tanyakan pada yang ahlinya. Akan tetapi, yang lebih baik adalah dengan kita mencarinya sendiri pada kamus.

4.            Ingat setiap kata (kosakata atau vacubulari).
Ingatlah setiap kata yang telah kita hafal sesuai dengan kebutuhan kita. Jika lagi sendiri atau tidak ada pekerjaan sebaiknya mengingat-ngingat kata-kata yang telah dihapal (daripada melamun).

5.            Sering diucapkan.
Ucapkanlah kata-kata yang telah dipelajari agar lafaz atau penyebutan kita akan terbiasa, secara tidak langsung kita akan ingat kata-kata tersebut.

6.            Ajak teman berdialog dengan menggunakan bahasa Inggris.
Ajaklah teman sebangku atau teman sekelas atau teman sejawat dengan menggunakan Bahasa Inggris. Jika lawan bicara kita tidak mengetahui apa yang telah kita ucapkan, kita boleh menterjemahkannya ke dalam bahasa Indinesia. Secara tidak langsung kita sudah menguasai dua bahasa, yaitu bahasa kita sendiri (Indonesia) serta bahasa asing (Inggris). 

7.            Tempel kata-kata yang sukar pada lemari, pintu, dan sebagainya sesuai selera.
Tulis dan tempellah setiap kata-kata yang telah kita pelajari pada pintu, lemari, dinding kamar, kaca cermin, dan lain sebagainya. Tujuan dari itu semua adalah agar kita tidak lupa dengan apa yang telah kita hapal atau pelajari.

8.            Bawa buku saku bahasa Inggris.
Bawalah buku saku bahasa Inggris kemanapun kita pergi. Tujuan dari semua itu adalah pada saat kita mendengar atau melihat bahasa asing atau kata bahasa Inggris yang tidak kita mengerti. Kita langsung dapat membuka kamus bahasa Inggris kita. Kemudian berilah tanda centang pada kamus tersebut. Tujuannya adalah bahwa kata dalam kamus tersebut sudah kita lihat dan sudah digunakan, dengan kata lain, untuk mengingatkan kita kembali.

9.            Menulis dengan bahasa Inggris.
Menulis dengan bahasa Inggris harus dilakukan setiap hari, meskipun hanya beberapa kata atau kalimat. Tujuannya adalah untuk melatih kita dalam mengatur tatabahasa dan menguji kita dalam mengingat abjad atau hurup (angka) dalam bahasa Inggris.

10.        Merekam hafalan.
Rekamlah hafalan yang sudah dihapal pada handpone atau media yang lain. Dan ketika waktu santai atau waktu olahraga sambil lari-lari kecil, joging, maka dengarkanlah hapalan tersebut dengan headshets.

Itulah sepuluh dari Trik Belajar Cepat Dan Mudah Untuk Memehami Bahasa Inggris. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para siswa SMP, SMA dan Mahasiswa serta masyarakat umum.

Apakah anda seorang pegawai pemerintah? Apakah anda seorang pegawai swasta? Apakah anda seorang buruh pasar atau pegawai hotel kaki lima?
Ataukah anda seorang jurnalis google atau seorang wartawan?
Atau mungkin pula seorang pegawai CV?
Bagaimana cara anda untuk memperkenalkan diri anda kepada khalayak ramai mengenai kerja anda?
Dengan ini, kami suguhkan kehadapan anda contoh kartu nama yang telah kami buat secara sederhana, tidak apa sederhana, yang penting karya kita....


CV. HIKMAH

SUGIANTO
081 345 904 965
Alamat :
Jl. Pramuka
Kel. Bukit Batu, Kec. Singkawang  Tengah Rt 12 Rw 04



CV. FIRMAN

MS. TURNADO, JOB
0852 4571 6578
Alamat :
Jl. Sei kelambu
Desa Seikelambu, Kec. Tebas, Rt 10 Rw 08


FOKUS
CV. SINDHUNATA

FIRMANSYAH
08125797115
Alamat :
Jl. Pramuka
Kel. Bukit Batu, Kec. Singkawang  Tengah












Setelah anda melihat contoh ersebut dari kartu nama kami, silakanlah untuk membuat dengan hal yang sama atau anda mempunyai kreasi yang baru... selamat mencoba!



Setitik Noktah Buat Mu Yang Tersayang
di angkat dari diari usang sang penulis (Sugianto, S.PdI) kenangan indah sewaktu menjadi guru PPL


Sendiri ku terpaku
 Menatap awan di langit biru
  Baru ku ingat dan ku sadari
   Sudah satu minggu ku di SMA Negeri 10 Singkawang ini

Pertama sekali ku injakkan kaki
 Tak ku sangka dan tak pernah ku duga sama sekali
  Ada cewek yang kenal sama aku di SMA Negeri 10 ini
   Siapa dia bisik hati kecil ku

Hati ku bertanya-tanya siapa namanya
 Dia salaman dengan ku ,,,
  Lalu dia pun mencium tangan ku
   Aku tambah bingung
    Namun aku tetap tersenyum dan SKSD dan SA
     (sok kenal sok dekat dan sok akrab)

Kembali ku ingat masa lalu
 Dimana aku ketemu
  Baru ku ingat ,,,
   Nun waktu lalu di desa Sei Kelambu
    Dia murid ku SD waktu Pramuka
     Dan dia juga punya Abang yang menjadi murid ku SMP Negeri 3

Tak ku sangka ternyata dia sudah sebesar ini
 Dan tak kalah cantiknya dengan yang lain
  Bodynya montok dan aduhai
   Namun aku belum ingat siapa namanya


Sabtu, 5 Nopember 2011

Pemasangan Bendera Setengah Tiang
di Puskesmas Tebas

Pada hari ini tepatnya tanggal 28 Juni di Kalimantan Barat banyak orang memasang bendera  setengah tiang di tepi jalan raya dan juga instansi-instansi pemerintahan. Hal ini disebabkan karena pada tanggal 28 Juni tersebut merupakan tanggal peringatan atas kejadian pembunuhan massal yang dilakukan saat Jepang pada tahun 1944.

Didapatkan data bahwa orang-orang Kalimantan barat yang mejadi korban pembunuhan tersebut bukan hanya rakyat biasa saja, Tokoh-Tokoh masyarakat juga dibunuh oleh jepang, ini dikarenakan jepang mencurigai para cendikiawan yang ada di Kalimantan Barat berkomplot dengan pihak yang nantinya mengancam posisi Jepang sebagai penjajah di kala itu. Tidak diketahui dengan jelas berapa jumlah orang yang menjadi korban pembunuhan massal tersebut, namun diperkirakan sekitar 21.037 nyawa yang dibabat habis oleh tentara jepang, dari Para Raja hingga rakyat jelata yang tidak mengetahui apa-apa pun menjadi korban.

setelah jepang menyerah pada sekutu maka ditemukan banyak sekali tulang-tulang berserakan, dan semua tulang belulang tersebut terpisah dengan tengkorak kepalanya, bisa diindikasikan bahwa pembunuhan tersebut kebanyakan dilakukan dengan Hukuman Pancung.

Bendera setengah tiang yang di tunjukkan masyarakat KalBar memang sangat tepat sebagai tanda memperingati kejadian yang sangat memilukan ini, dan memberikan pembelajaran untuk para kaum muda-mudi Kal-Bar menghargai jerih payah para pejuang yang mengorbankan nyawanya untuk memperjuangkan Kemerdekaan RI. Sangatlah disayangkan jikalau para anak-anak muda khususnya Kal-Bar tidak mengetahui akan peringatan bendera setengah tiang pada tanggal 28 Juni. 

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
PONDOK BELAJAR
Alamat : Jln. Pramuka, Kel. Bukit Batu, Kec. Singkawang Tengah


Nama Lembaga   :     Pondok Belajar
Jumlah Anak        :     33 orang
Kecamatan          :     Singkawang Tengah
Kota                   :     Singkawang
Propinsi               :     Kalimantan Barat


                                                                                                Kepada
                                                                                      Yth. Dinas Pendidikan Kota Singkawang 
                                                                                              Bidang Pendidikan InFormal dan
                                                                                              Nonformal 
                                                                                                Di –
                                                                                                          Singkawang


Rincian Penggunaan Dana Bantuan
Pada PAUD PONDOK BELAJAR Singkawang
Tahun Anggaran 2013


No
Pelaksana Kegiatan
Penggunaan Anggaran
A. Pembuatan Lemari Dinding
1.
2.
3.
4.
03/PB-PAUD/2010
04/PB-PAUD/2010
05/PB-PAUD/2010
06/PB-PAUD/2010
Rp.    ..................
Rp.    ..................
Rp.    ..................
Rp.    ..................
B. Pengadaan Sarana Edukation
5.
6.
01/PB-PAUD/2010
02/PB-PAUD/2010
Rp.    ..................
Rp.    ..................
C. Insentif Penyelenggara / Pendidik
7.

Rp.    ..................
D. Administrasi dan Pelaporan


Rp.    ..................
JUMLAH
Rp.    ..................



                                                                                                               Singkawang,                        2013
                                                                                                                                 Pengelola




                                                                                                                       FIRMANSYAH, S.Pd


PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
PONDOK BELAJAR
Alamat : Jln. Pramuka, Kel. Bukit Batu, Kec. Singkawang Tengah


No
U raian
Jumlah Dana
Pajak ( Rp )
Ket
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
Pembelian 1 bh KIT Bhs Inggris
Pembelian 2 bh KIT B. Indonesia
Pembelian Papan
Pembelian Kasau
Upah Kerja Tukang
Pembelian Cat Dasar dan Minyak
Insentif Pendidik
Insentif Pengelola
Administrasi dan Pelaporan
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp. Rp.
Rp. Rp.
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................

119.000,00


Jumlah
Rp.
.......................
...................



                                                                                                                 Singkawang,                   2015
                                                                                                                                 Pengelola




                                                                                                                       FIRMANSYAH, S.Pd


PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
PONDOK BELAJAR
Alamat : Jln. Pramuka, Kel. Bukit Batu, Kec. Singkawang Tengah


LAPORAN AWAL
PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN
ANAK USIA DINI



A.     LEMBAGA PENYELENGGARA

  1. Nama Lembaga            :        PONDOK BELAJAR                                                    
  2. Alamat                         :        Jln. Pramuka, Bukit Batu Singkawang Tengah
  3. Nama Pengelola           :        FIRMANSYAH, S.Pd

B.     LAPORAN AWAL

  1. Dana untuk penyelenggaraan Program Pendidikan Anak Usia Dini melalui Dana Dekontrasi Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013 telah diterima pada :

a.             Tanggal               :        ...........................  2013
b.            Dengan Jumlah    :        .......................
c.             Melalui Bank       :        BRI Cabang Singkawang
d.            No. Rekening      :        3478-01-020519-53-6

  1. Penyelenggaraan kegiatan – kegiatan Program Pendidikan Anak Usia Dini akan segera dimulai dengan perencanaan sebagai berikut :

a.             Pelaksanaan proses belajar mengajar dilaksanakan 12 bulan
b.            Pelaksanaan dimulai bulan Juli 2012 dan berakhir bulan Juni 2013


                                                                                                                Singkawang,                      2013
                                                                                                                                 Pengelola





                                                                                                                       FIRMANSYAH, S.Pd

LAPORAN PENGELUARAN




No
U raian
JUMLAH
Jumlah Dana
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Ale-ale
Plastik ULTAH
4.500
Better + Tanggo
Alpen Loly
Bingkisan Anak
Aqua
Plastik
Nasi
4 dus
2 bks
24
8 bks
5 bks



3 kotak
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................
.......................



Rp.
.......................


                                                                                                                Singkawang,                     2013
                                                                                                                                 Pengelola




                                                                                                                       FIRMANSYAH, S.Pd