Selasa, 19 Mei 2015

Wisata Religi Ke Makam Dara Nandung Bujang Nadi Yang Penuh Aroma Mistis Di Bukit Sebedang



Danau Sebedang, salah satu tempat tujuan wisata local yang terletak di desa Sebedang Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas. Danau Sebedang kira-kira 12 km dari ibukota Kabupaten Sambas. Danau sebedang ini cukup luas dikelilingi oleh pegunungan dan bukit yang memberikan pesona pemandangan alam yang menarik.

Namun, banyak orang tidak mengetahui bahwa dilokasi Danau Sebedang ada salah satu bukit tempat dimakamkannya dua insan anak raja, yaitu Raja Tan Unggal. Mereka adalah “Dare Nandung dan Bujang Nadi”. Dare Nandung dan Bujang Nadi ini adalah dua beradik, mereka mati dikubur hidup-hidup oleh ayahnya sendiri (Tan Unggal) karena fitnah. Mereka di khabarkan melakukan percintaan sesama saudara, padahal semua itu hanyalah fitnah belaka.  

Dari jalan raya ke lokasi makam Dara Nandung dan Bujang Nadi kurang lebih 150 meter. Sedangkan makam Dara Nandung dan Bujang Nadi berada di atas bukit kurang lebih 150 meter. Dari dasar bukit sudah dibuatkan tangga dari beton (semen) agar para pengunjung dapat dengan mudah naik ke atas menuju makam Dara Nandung dan Bujang Nadi. Anak tangga menuju makam kurang lebih 150 buah.

Makam Dara Nandung dan Bujang Nadi ini masih menyimpan mistis yang tidak terpecahkan secara akal. Konon, menurut orang-orang terdahulu, keduan insan ini dikubur hidup-hidup dengan peti besi yang terbuat dari emas bertemankan seekor ayam jago dan alat tenun punya si Dara Nandung. Menurut penduduk setempat, bahwa makam Dara Nandung dan Bujang Nadi pernah ingin digali untuk mengambil emasnya dengan bantuan orang luar negeri, akan tetapi keadaan alam dengan cepat berubah, langit menjadi gelap, angin berhembus dengan kencang, kemudian haripun hujan dengan deras.

Saat ini makam Dara Nandung dan Bujang Nadi banyak dikunjungi oleh masyarakat Kabupaten Sambas maupun dari luar daerah Sambas. Menurut Darwadi salah satu pengunjung yang sudah beberapa kali datang ke makam ini mengatakan bahwa “mistik lain dari makam ini adalah, kayu dapat memanjang atau memendek bila ditancapkan ke dasar makam dengan disertai niat di dalam hati. Biarkan kayu itu sekitar 5 menitan, kemudian baru di cabut. Setelah itu bentangkan kayu tersebut sesuai dengan depa masing-masing. Setelah itu lihat, apakah kayu itu memanjang atau sebaliknya menjadi pendek, jika panjang maka cita-cita atau permohonan akan dikabulkan, jika kayu tersebut menjadi pendek, maka cita-cita atau permohonan tidak akan tercapai (ditunda).  


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...