KTP adalah Kartu Tanda Penduduk. KTP (Kartu Tanda Penduduk) diganti menjadi e-KTP (elektronik Kartu Tanda Penduduk). Di Indonesia apa saja bisa diproyekkan, misalnya sapi, sembako (bawang putih atau bawang merah), BBM (Bahan Bakar Minyak), SIM (Surat Izin Mengemudi), dan banyak lagi, dan sekarang e-KTP.

Sembilan puluh perseratus lembaga di Indonesia baik negeri ataupun swasta demam korupsi, bagaimana tidak semua yang ada bisa dikorupsikan, bahkan waktu pun bisa dikorupsikan oleh para guru atau PNS yang lainnya. Sekarang ini KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) lagi banyak masalah, mereka memeriksa Akhmad Fathonah dan koleganya. KPK menjadi sibuk, dengan sibuknya KPK yang kurang kaki dan tangan, maka dengan leluasa pula para koruptor untuk mengerok uang negara.

e-KTP Proyek, belum keciuman baunya saat ini. Akan tetapi dilapangan alat-alat atau sarana untuk memproses e-KTP apakah semuanya bagus atau sebaliknya? Barang-barang itu cuci gudang, barang-barang yang sudah kadaluarsa, dibeli dengan harga murah. Barang-barang itu bisa dipakai, masih bagus, akan tetapi tidak bertahan lama. Berdasarkan pantauan penulis dari sumber yang dapat di percaya, untuk proyek upah (jasa) bagi operaor saja, dikurangi oleh unsur-unsur terkait. Biaya operasional, lembur mereka yang bekerja, dan lain-lain.

Dengan melihat keadaan seperti itu, semua itu adalah bagian kecil dari lapangan. Coba kita lihat ke atas, apakah praktek semacam itu juga dilakukan oleh oknum-oknum terkait?

Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours