KTP adalah Kartu Tanda Penduduk, sedangkan e-KTP adalah elektronik-Kartu Tanda Penduduk, dengan kata lain KTP elektronik. Saya atas nama pribadi bukan tidak mendukung program Pemerintah khususnya dibidang e-KTP, ujung-ujungnya pasti PROYEK dan UUD.
Indonesia mengikuti perkembangan zaman dan teknologi memang sudah pantas untuk mempunyai e-KTP, tapi pada kenyataannya dalam proses pembuatan e-KTP banyak yang diselewengkan. Apa coba? Ada... komputernya, kyboarnya, kameranya, tongkat atau kaki kameranya (tempat menyiman kamera). Di Kabupaten A, ada dan lengkap, kemudian di Kabupaten B, tidak lengkap dan barang bekas yang dikirim ke salah satu kecamatan di Indonesia, itu yang ketahuan. Yang tidak ketahuan... mana kita tahu. KPK belum memeriksa nanti lah ya, pasti ada....kita lihat saja nanti. Tulisan saya ini akan benar-benar terjadi.
Masalah e-KTP yang akan difhoto kopi, silakan saja, tidak apa-apa, itukan kebutuhan kita selaku rakyat. Sedikit-sedikit fhotokopi KTP, sedikit-sedikit fhoto kopi KTP, katanya chipnya akan rusak. Jika untuk kita petani ini, atau buruh ini, wong cilik ini, pedagang ini, tukang becak ini, untuk apa sih chip itu, apa sih gunanya chip itu? Urusanya saja masih ke kecamatan atau kabupaten yang terkait. Fasilitasnya saja tidak ada.
Dulu sebelum di Kabupaten Sambas ada pembuatan e-KTP, saya bicara pada teman saya yang betugas (dikontrak) oleh Kabupaten untuk melayani masyarakat dalam proses pembuatan e-KTP. Saya bilang ke dia, hati-hati ya, kamu nanti bisa berentem dengan rakyat jika tidak bisa bijaksana. Kenapa? tanyanya. Di dalam televisi juga gitu, iyakan?
Ada sih solusi jika tidak sering mefhotokopi e-KTP, caranya fhotokopi e-KTP yang asli 1 kali bolak-balik, kemudian di pres (laminating), setelah itu fhotokopilah yang sudah di press tersebut sesuai kebutuhan kita. Cara yang kedua, kita scan e-KTP yang asli, baru di press, aman deh chipnya...gampangkan? jadi silakan aja fhotokopi e-KTPnya, tidak apa-apa, kita lihat lima tahun ke depan apakah e-KTP tetap jalan programnya. Pasti kita tetap berurusan ke CAPIL tuk buat yang namanya KTP,,,, katanya Gratis,,,nyatanya masih bayar,,, bahkan semakin mahal jika ke CAPIL,,,
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours