Tugu Monumen Bambu Runcing/Buluh Tajor
PEJUANG KEMERDEKAN REPUBLIK INDONESIA
KELASKARAN KECAMATAN SEJANGKUNG
tahun 1940 – 1949 Kabupaten Sambas Kalimantan Barat

Secara umum ada tiga tingkatan veteran, yang tertinggi adalah veteran perang kemerdekaan, kemudian veteran perang untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa dari agresi luar negeri, dan yang ketiga adalah veteran perang untuk membela kepentingan bersama bangsa-bangsa yang menjadi sekutunya, atau membela kepentingan politik tertentu negaranya. Pensiunan tentara yang tidak pernah berperang melawan musuh dari luar tidak mendapat predikat veteran, hanya purnawirawan.

Berdasarkan tiga tingkatan veteran tersebut dapat disimpulkan bahwa veteran adalah orang yang telah berjuang mempertahankan Republik Indonesia dalam mengusir atau melawan agresi dari luar pada zaman dahulu sebelum atau sesudah kemerdekaan NKRI.
Piagam Monumen Bambu Runcing/Buluh Tajor
Di bawah ini belum dapat penulis cantumkan nama-nama Legium Veteran atau Pejuang Kemerdekan Republik Indonesia Kelaskaran Kecamatan Sejangkung tahun 1940–1949 Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, karena penulis belum dapat menghimpun dari beberapa tokoh masyarakat Sejangkung Kabupaten Sambas. Dan pula pada Tugu atau Monumen Bambu Runcing atau Buluh Tajor tidak terdapat Prasati atau nama-nama veteran sejangkung yang terpahat di monumen tersebut.

Monumen itu dibuat pada tanggal 20 Mei 1990 oleh tokoh masyarakat atau tokoh pemuda Kecamatan Sejangkung yang mengambil berat tentang peninggalan sejarah para pahlawan melawan penjajah Jepang dan Belanda serta Portugis, agar generasi penerus dapat mengetahui peninggalan itu. Peninggalan itu adalah sebuah khazanah warisan para pahlawan kepada rakyat Kabupaten Sambas khususnya Kecamatan Sejangkung.

Ketika penulis berkunjung ke Monumen tersebut, penulis hanya menemukan sebuah goresan “Piagam”.
Piagam itu berbunyi:

Pembangunan Monumen Bambu Runcing/Buluh Tajor
10 Januari 1949 di Sejangkung
Sebagai ungkapan terima kasih
Kami generasi pewaris atau generasi muda
Jasa dan pengorbanan para pejuang generasi 1945
pada peristiwa pengorbanan Tangsi NICA Sambas pada tanggal 10 Januari 1949
Dengan menyongsong hari esok yang lebih baik

Sejangkung, 20 Mei 1990
Panitia Pembangunan Monumen
Bambu Runcing/Buluh Tajor
10 Januari 1949


 Ketua          Sekretaris




    Drs. RAHADI BZ        ALI MARHAN ALI AKBAR




Demikianlah isi dari Piagam Tugu atau Monumen Bambu Runcing/Buluh Tajor Sejangkung. Jika ada para blogger yang mengetahui nama-nama pahlawan dari Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas, boleh infokan ke kami demi warisan atau khazanah masyarakat Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat Indonesia.
           

       

Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours