Ibarat kembang setaman yang berada diujung negeri yang berada diantara dua negara sebuah objek wisata yang masih belum terjamah sama sekali. Tanjung Dato’ memiliki pasir putih murni yang indah dengan sebuah taman yang tertata rapi. Perbukitan dengan pepohonan yang menghijau menambah suasana alam yang indah, air yang masih jernih dan bening serta fresh. Tanjung Dato’ adalah sebuah objek wisata yang tiada duanya di Kalimantan Barat. Pantai Tanjung Dato’ adalah sebuah  pantai terindah setelah Pulau Bali.

Sumber Gambar : sambas-borneo.blogspot.com
Dengan keindahan alam semacam itulah pihak luar ingin menguasai atau ingin memiliki Pantai Tanjung Dato’ yang memukai mata setiap pengunjung. Pihak luarpun memuat sebuah taman yang cantik di sekitar taman tersebut untuk menarik para wisatawan manca negara dan pelancong lokal untuk singgah ke Taman Eden di Tanjung Dato’ yang diperebutkan dua Negara.
 
Pantai Tanjung Dato’ masih murni dan terjaga, terumbu karang masih indah dipandang mata. Ubur-ubur dan ombak yang sangat dahsyat dan sangat cocok untuk berselancar. Pantai Tanjung Dato’ adalah salah satu terindah di Kalimantan barat dan mungkin pula Pantai Tanjung Dato’ ini satu-satunya pantai terindah sorganya Pulau Borneo.

Keindahan sorga dunia Pantai Tanjung Dato’ diantara dua negara ini sangat terpencil yang terletak paling utara di Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Keanekaragaman flora dan fauna masih lestari dan asri, terdiri dari ratusan spesies burung. Berbagai hewan primata masih banyak dijumpai disekitar pantai ini seperti kera, lutung, orang utan, gibbons, kancil, dan berbagai jenis tupai. Di pantai ini juga terdapat spesies burung merak dengan bulu-bulunya yang cantik menawan mata hati para pengunjung dari luar.

Perseteruan antar dua negara mengenai keindahan Pantai Tanjung Dato’ dikencah dunia politik membuat pemerintah pusat terjun langsung ke lokasi untuk memastikan apakah pihak luar telah mengobok-obok negeri yang tercinta ini. Sebenarnya dengan kejadian seperti itu dapat dijadikan pelajaran oleh rakyat dan pemerintah. Khususnya pemerintah, agar pemerintah pusat, pemerintah daerah mengambil berat tentang kehidupan rakyat di perbatasan, serta aset-aset negara ini yang masih banyak di perbatasan. Kecuali jika mereka betul-betul ingin menjual negeri dan rakyatnya ke negeri luar.
   
Sumber Gambar : www.thefairview.com.my
Pesona Wisata Negeriku Objek Wisata Pantai Tanjung Dato’ sorganya West Borneo berhadapan langsung dengan laut Natuna dan Laut Cina Selatan, sehingga membuat ombak sangat cocok untuk snorkeling, scuba diving, dan aktivitas penyelaman. Terumbu karang di Tanjung Dato’ juga merupakan rumah bagi sejumlah hewan berbisa diantaranya ialah ular laut, ular coral, dan kerang cone.

Pantai Tanjung Dato’ masih virgin ini harus bisa dikembangkan sebagai aset devisa negara atau PAD (Penghasilan Asli Daerah) khususnya daerah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat Indonesia. Pantai Tanjung Dato’ jika dikelola dengan baik dan benar maka akan mengalahkan indahnya Pantai Kuta di Bali. Sekarang saja tanpa campur tangan manusia sama sekali, keindahan Pantai Tanjung Dato’ dapat menaklukkan hati setiap pelancong lokal dan luar daerah Kabupaten Sambas.  

Panorama lain yang dapat kita lihat dilokasi pantai Tanjung Dato’ ini adalah adanya katak langka yang masih dapat kita temukan ditempat ini. Ubur-ubur dan penyu menambah keanekaragaman makhluk ciptaan Tuhan di Pantai Tanjung Dato’ diantara dua negara (Indonesia dan Malaysia). Dipantai Tanjung Dato’ juga menjadi rumahnya para kura-kura, penyu, lumba-lumba, ikan paus, dan beberapa spesies lain yang tidak dikenal berada dikawasan pantai sorganya Kalimantan Barat.

Batas Tanjung Datu'
Keindahan Pantai Tanjung Dato’ yang diperebutkan dua negara itu terletak di Kabupaen Sambas Pantai Utara Provinsi Kalimantan Barat. Sebenarnya di Kabupaten Sambas ini banyak sekali mempunyai tempat rekreasi atau wisata alam yang masih asri, misalnya Danau Sebedang dan Makam Dara Nandung dan Bujang Nadi di Kecamatan Sebawi, Bukit Piatus di Kecamatan Sejangkung, Air Terjun Selindung di Kecamatan Salatiga, Pantai Sinam dan Tanjung Batu di Kecamatan Pemangkat, Pantai Selimpai di Kecamatan Paloh, dan yang tidak kalah menariknya adalah Pantai Sorga Dunia Pantai Tanjung Dato’ yang dulunya diperebutkan oleh dua negara, dikarenakan batas wilayah antar dua negara ini yang "kurang jelas".  

Kini polemik Pantai Tanjung Datu' sudah reda, dikarenakan Pantai yang bernama Tanjung Datu' tersebut  juga ada yang menjadi milik Malaysia dan juga ada milik Indonesia. Perbedaan yang sangat mencolok antara Pantai Tanjung Datu' milik Indonesia dengan Malaysia adalah pengembangan pariwisata dan transportasi untuk menuju tempat tersebut. Dari pihak pemerintah Malaysia, pantai ini dijadikan sebagai Taman Negara dengan transportasi baik, penginapan yang tersedia menjadikan Pantai Tanjung Datu' milik Malaysia mudah dikunjungi, sedangkan Pantai Tanjung Datu' yang menjadi milik Negara tercinta ini, kurang mendapat perhatian dari pemerintah, seolah tidak peduli dengan pesona keindahan alam yang di janjikan oleh Pantai Tanjung Datu' yang berlokasi di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours